Detail Katalog
ID: 10603Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRUKTURALISME SASTRA ARAB : Teori dan Aplikasi / SANGIDU
Pengarang:
SANGIDU
SANGIDU
Penerbit:
GADJAH MADA UNIVERSITY PRESS,
GADJAH MADA UNIVERSITY PRESS,
Tempat Terbit:
YOGYAKARTA :
YOGYAKARTA :
Tahun Terbit:
2018
2018
Bahasa:
ind
ind
Subjek
SATRA ARAB
Deskripsi Fisik:
212 hlm : xvi ; 23 cm
212 hlm : xvi ; 23 cm
ISBN:
978-602-386-302-0
978-602-386-302-0
Nomor Panggil:
823 SAN s
823 SAN s
Control Number:
INLIS000000001174706
INLIS000000001174706
BIB ID:
0010-0524000435
0010-0524000435
Catatan
Berbicara tentang struktur, struktural, strukturalis, strukturalisme, atau apa pun itu istilahnya yang berkaitan dengan “struktur”, tidak selalu dalam arti yang sama dan banyak dipakai dalam berbagai bidang ilmu. Bidang ilmu tersebut meliputi matematika, logika, fisika, biologi, psikologi, antropologi, bahasa, sastra, agama, ilmu-ilmu kemanusiaan, dan lain sebagainya.
Struktur karya sastra merupakan susunan atau bangunan yang terdiri atas sejumlah unsur sebagai pembangun yang saling bergayutan satu sama lain. Setiap unsur mempunyai fungsi dan potensi masing-masing dalam membentuk sebuah struktur sehingga semua unsur saling membutuhkan dan dibutuhkan, walaupun di dalamnya terdapat unsur yang dominan. Akan tetapi, unsur yang dominan tersebut tidak boleh meremehkan unsur yang dipandang kurang dominan karena unsur tersebut juga berfungsi sebagai pembentuk kepaduan dan kesatuan makna. Artinya, sejumlah unsur dalam karya sastra membangun karya sastra itu sendiri sebagai sebuah struktur yang bulat dan utuh. Kebulatan dan keutuhan sebuah struktur terlihat dari keharmonisan, kesinergian, kekoherenan, dan keterjalinan unsur-unsur tersebut yang ada dalam karya sastra sesuai genrenya masing-masing.
Teori struktural dalam sastra Arab disebut al-Bin?’iyyah, al-biny?wiyyah, atau at-tark?biyyah, yaitu suatu disiplin yang memusatkan amatannya pada karya sastra yang dipandang sebagai suatu struktur yang bulat dan utuh serta memuat kesatuan makna atau makna totalitas. Metode analisis struktural karya sastra adalah cara kerja dalam membongkar satu per satu unsur-unsurnya dan memaparkan secermat, seteliti, sedetail, dan semendalam mungkin keterkaitan dan keterjalinan semua unsur karya sastra yang secara bersama-sama menghasilkan makna menyeluruh. Teknik yang dikerjakan untuk melaksanakan metode struktural tidak pernah dapat dirumuskan dengan pasti. Artinya, dalam membongkar, mengungkap, dan menguraikan unsur-unsur karya sastra, metode struktural (dalam hal ini metode bongkar, metode ungkap, dan metode urai) secara teknis dapat bermula dari unsur mana saja yang ada dalam karya sastra. Oleh karena itu, teknik pendeskripsian dan penjelasan sejumlah unsur struktur, dapat mengikuti teknik Robert Stanton (1965), Jean Piaget (1970), Sy?dzil? Farhud wa Ashdiq?’uhu (1981), A. Teeuw (1984), `Abdul-Basith `Abdurrazzak Badr (1991), dan teknik-teknik lainnya. Semua ini dapat diaplikasikan dalam karya sastra Arab modern, baik yang berupa puisi Arab, prosa Arab, maupun drama Arab. Karena itulah, dalam buku Strukturalisme dalam Sastra Arab: Teori dan Aplikasinya ini memanfaatkan pendeskripsian, analisis, dan teknik yang telah dilakukan oleh Robert Stanton, Sy?dzil? Farhud wa Ashdiq?’uhu, dan `Abdul-Basith `Abdurrazzak Badr.
Struktur karya sastra merupakan susunan atau bangunan yang terdiri atas sejumlah unsur sebagai pembangun yang saling bergayutan satu sama lain. Setiap unsur mempunyai fungsi dan potensi masing-masing dalam membentuk sebuah struktur sehingga semua unsur saling membutuhkan dan dibutuhkan, walaupun di dalamnya terdapat unsur yang dominan. Akan tetapi, unsur yang dominan tersebut tidak boleh meremehkan unsur yang dipandang kurang dominan karena unsur tersebut juga berfungsi sebagai pembentuk kepaduan dan kesatuan makna. Artinya, sejumlah unsur dalam karya sastra membangun karya sastra itu sendiri sebagai sebuah struktur yang bulat dan utuh. Kebulatan dan keutuhan sebuah struktur terlihat dari keharmonisan, kesinergian, kekoherenan, dan keterjalinan unsur-unsur tersebut yang ada dalam karya sastra sesuai genrenya masing-masing.
Teori struktural dalam sastra Arab disebut al-Bin?’iyyah, al-biny?wiyyah, atau at-tark?biyyah, yaitu suatu disiplin yang memusatkan amatannya pada karya sastra yang dipandang sebagai suatu struktur yang bulat dan utuh serta memuat kesatuan makna atau makna totalitas. Metode analisis struktural karya sastra adalah cara kerja dalam membongkar satu per satu unsur-unsurnya dan memaparkan secermat, seteliti, sedetail, dan semendalam mungkin keterkaitan dan keterjalinan semua unsur karya sastra yang secara bersama-sama menghasilkan makna menyeluruh. Teknik yang dikerjakan untuk melaksanakan metode struktural tidak pernah dapat dirumuskan dengan pasti. Artinya, dalam membongkar, mengungkap, dan menguraikan unsur-unsur karya sastra, metode struktural (dalam hal ini metode bongkar, metode ungkap, dan metode urai) secara teknis dapat bermula dari unsur mana saja yang ada dalam karya sastra. Oleh karena itu, teknik pendeskripsian dan penjelasan sejumlah unsur struktur, dapat mengikuti teknik Robert Stanton (1965), Jean Piaget (1970), Sy?dzil? Farhud wa Ashdiq?’uhu (1981), A. Teeuw (1984), `Abdul-Basith `Abdurrazzak Badr (1991), dan teknik-teknik lainnya. Semua ini dapat diaplikasikan dalam karya sastra Arab modern, baik yang berupa puisi Arab, prosa Arab, maupun drama Arab. Karena itulah, dalam buku Strukturalisme dalam Sastra Arab: Teori dan Aplikasinya ini memanfaatkan pendeskripsian, analisis, dan teknik yang telah dilakukan oleh Robert Stanton, Sy?dzil? Farhud wa Ashdiq?’uhu, dan `Abdul-Basith `Abdurrazzak Badr.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07708/IPDN/2019 |
823 SAN s |
Tandon | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 16 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001174706 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20241119093644 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0524000435 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
241119################g##########0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a 978-602-386-302-0 | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 823 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 823 SAN s | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a SANGIDU | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRUKTURALISME SASTRA ARAB : $b Teori dan Aplikasi /$c SANGIDU | 10 |
| 260 | # |
# |
$a YOGYAKARTA :$b GADJAH MADA UNIVERSITY PRESS,$c 2018 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a 212 hlm : $b xvi ; $c 23 cm | 12 |
| 500 | # |
# |
$a Berbicara tentang struktur, struktural, strukturalis, strukturalisme, atau apa pun itu istilahnya yang berkaitan dengan “struktur”, tidak selalu dalam arti yang sama dan banyak dipakai dalam berbagai bidang ilmu. Bidang ilmu tersebut meliputi matematika, logika, fisika, biologi, psikologi, antropologi, bahasa, sastra, agama, ilmu-ilmu kemanusiaan, dan lain sebagainya. Struktur karya sastra merupakan susunan atau bangunan yang terdiri atas sejumlah unsur sebagai pembangun yang saling bergayutan satu sama lain. Setiap unsur mempunyai fungsi dan potensi masing-masing dalam membentuk sebuah struktur sehingga semua unsur saling membutuhkan dan dibutuhkan, walaupun di dalamnya terdapat unsur yang dominan. Akan tetapi, unsur yang dominan tersebut tidak boleh meremehkan unsur yang dipandang kurang dominan karena unsur tersebut juga berfungsi sebagai pembentuk kepaduan dan kesatuan makna. Artinya, sejumlah unsur dalam karya sastra membangun karya sastra itu sendiri sebagai sebuah struktur yang bulat dan utuh. Kebulatan dan keutuhan sebuah struktur terlihat dari keharmonisan, kesinergian, kekoherenan, dan keterjalinan unsur-unsur tersebut yang ada dalam karya sastra sesuai genrenya masing-masing. Teori struktural dalam sastra Arab disebut al-Bin?’iyyah, al-biny?wiyyah, atau at-tark?biyyah, yaitu suatu disiplin yang memusatkan amatannya pada karya sastra yang dipandang sebagai suatu struktur yang bulat dan utuh serta memuat kesatuan makna atau makna totalitas. Metode analisis struktural karya sastra adalah cara kerja dalam membongkar satu per satu unsur-unsurnya dan memaparkan secermat, seteliti, sedetail, dan semendalam mungkin keterkaitan dan keterjalinan semua unsur karya sastra yang secara bersama-sama menghasilkan makna menyeluruh. Teknik yang dikerjakan untuk melaksanakan metode struktural tidak pernah dapat dirumuskan dengan pasti. Artinya, dalam membongkar, mengungkap, dan menguraikan unsur-unsur karya sastra, metode struktural (dalam hal ini metode bongkar, metode ungkap, dan metode urai) secara teknis dapat bermula dari unsur mana saja yang ada dalam karya sastra. Oleh karena itu, teknik pendeskripsian dan penjelasan sejumlah unsur struktur, dapat mengikuti teknik Robert Stanton (1965), Jean Piaget (1970), Sy?dzil? Farhud wa Ashdiq?’uhu (1981), A. Teeuw (1984), `Abdul-Basith `Abdurrazzak Badr (1991), dan teknik-teknik lainnya. Semua ini dapat diaplikasikan dalam karya sastra Arab modern, baik yang berupa puisi Arab, prosa Arab, maupun drama Arab. Karena itulah, dalam buku Strukturalisme dalam Sastra Arab: Teori dan Aplikasinya ini memanfaatkan pendeskripsian, analisis, dan teknik yang telah dilakukan oleh Robert Stanton, Sy?dzil? Farhud wa Ashdiq?’uhu, dan `Abdul-Basith `Abdurrazzak Badr. | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a SATRA ARAB | 14 |
| 856 | # |
# |
$a - | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 07708/IPDN/2019 | 16 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 31 May 2024