Detail Katalog
ID: 28522Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Partisipasi Tokoh Masyarakat Melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dalam Pilkada 2024 di Kota Pontianak / Febea Dewanti Heidyanti
Pengarang:
Febea Dewanti Heidyanti ; Meltarini
Febea Dewanti Heidyanti ; Meltarini
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Partisipasi Politik
Deskripsi Fisik:
11
11
Nomor Panggil:
324.625 983 232 FEB p
324.625 983 232 FEB p
Control Number:
INLIS000000001191778
INLIS000000001191778
BIB ID:
0010-0126000223
0010-0126000223
Catatan
Problem Statement/Background (GAP): Fokus penulis adalah pengawasan pemerintah dan
menjaga stabilitas sosial di masyarakat. Peningkatan kewaspadaan terhadap potensi konflik
harus menjadi fokus khusus bagi pemerintah untuk memastikan kelancaran tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan Pemilihan Umum
Daerah (Pilkada) 2024 di Pontianak. Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik)
merupakan lembaga pemerintah yang bertugas membantu pemerintah daerah dalam
mengelola persatuan dan kesatuan bangsa serta urusan politik. Berdasarkan Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, FKDM
(Forum Deteksi Dini Konflik Masyarakat) berada di bawah Kesbangpol untuk mendeteksi dan mencegah potensi konflik di masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis partisipasi anggota FKDM dalam melakukan sosialisasi politik sebagai bentuk kewaspadaan dini menjelang Pilkada 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota FKDM telah melaksanakan berbagai program sosialisasi politik untuk mengurangi potensi konflik selama proses pemilihan umum di Pontianak. Badan Kesbangpol Kota Pontianak menyediakan sarana, prasarana, dan dukungan program berupa sosialisasi dan dialog untuk membantu mencegah konflik. Kesimpulan: Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada sangat penting untuk mencapai tujuan demokrasi. Badan Kesbangpol tidak dapat bekerja sendiri, sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan satuan kerja perangkat daerah lainnya di Pontianak diperlukan untuk upaya preventif guna meminimalisir potensi konflik. Namun demikian, masih terdapat kendala terutama pada aspek pengawasan teknologi yang menghambat pengawasan penyebaran berita bohong di tengah masyarakat.
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Konflik Sosial, FKDM ; ;
menjaga stabilitas sosial di masyarakat. Peningkatan kewaspadaan terhadap potensi konflik
harus menjadi fokus khusus bagi pemerintah untuk memastikan kelancaran tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan Pemilihan Umum
Daerah (Pilkada) 2024 di Pontianak. Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik)
merupakan lembaga pemerintah yang bertugas membantu pemerintah daerah dalam
mengelola persatuan dan kesatuan bangsa serta urusan politik. Berdasarkan Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, FKDM
(Forum Deteksi Dini Konflik Masyarakat) berada di bawah Kesbangpol untuk mendeteksi dan mencegah potensi konflik di masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis partisipasi anggota FKDM dalam melakukan sosialisasi politik sebagai bentuk kewaspadaan dini menjelang Pilkada 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota FKDM telah melaksanakan berbagai program sosialisasi politik untuk mengurangi potensi konflik selama proses pemilihan umum di Pontianak. Badan Kesbangpol Kota Pontianak menyediakan sarana, prasarana, dan dukungan program berupa sosialisasi dan dialog untuk membantu mencegah konflik. Kesimpulan: Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada sangat penting untuk mencapai tujuan demokrasi. Badan Kesbangpol tidak dapat bekerja sendiri, sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan satuan kerja perangkat daerah lainnya di Pontianak diperlukan untuk upaya preventif guna meminimalisir potensi konflik. Namun demikian, masih terdapat kendala terutama pada aspek pengawasan teknologi yang menghambat pengawasan penyebaran berita bohong di tengah masyarakat.
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Konflik Sosial, FKDM ; ;
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06512/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191778 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260113095117 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000223 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Partisipasi Tokoh Masyarakat Melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dalam Pilkada 2024 di Kota Pontianak /$c Febea Dewanti Heidyanti | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Febea Dewanti Heidyanti | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 11 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20450 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Meltarini | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 324.625 983 232 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 324.625 983 232 FEB p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Partisipasi Politik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Problem Statement/Background (GAP): Fokus penulis adalah pengawasan pemerintah dan menjaga stabilitas sosial di masyarakat. Peningkatan kewaspadaan terhadap potensi konflik harus menjadi fokus khusus bagi pemerintah untuk memastikan kelancaran tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan Pemilihan Umum Daerah (Pilkada) 2024 di Pontianak. Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) merupakan lembaga pemerintah yang bertugas membantu pemerintah daerah dalam mengelola persatuan dan kesatuan bangsa serta urusan politik. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, FKDM (Forum Deteksi Dini Konflik Masyarakat) berada di bawah Kesbangpol untuk mendeteksi dan mencegah potensi konflik di masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis partisipasi anggota FKDM dalam melakukan sosialisasi politik sebagai bentuk kewaspadaan dini menjelang Pilkada 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota FKDM telah melaksanakan berbagai program sosialisasi politik untuk mengurangi potensi konflik selama proses pemilihan umum di Pontianak. Badan Kesbangpol Kota Pontianak menyediakan sarana, prasarana, dan dukungan program berupa sosialisasi dan dialog untuk membantu mencegah konflik. Kesimpulan: Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada sangat penting untuk mencapai tujuan demokrasi. Badan Kesbangpol tidak dapat bekerja sendiri, sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan satuan kerja perangkat daerah lainnya di Pontianak diperlukan untuk upaya preventif guna meminimalisir potensi konflik. Namun demikian, masih terdapat kendala terutama pada aspek pengawasan teknologi yang menghambat pengawasan penyebaran berita bohong di tengah masyarakat. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Konflik Sosial, FKDM | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 13 Jan 2026