Detail Katalog

ID: 28548
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

AKUNTABILITAS BAITUL MAL DALAM PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK MENGENTASKAN MASALAH KEMISKINAN DI KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH / Zakil Humarisi

Pengarang:
Zakil Humarisi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
zakat
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
297.545 981 11 ZAK a
Control Number:
INLIS000000001191804
BIB ID:
0010-0126000249
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Zakat merupakan instrumen ekonomi Islam yang berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah yang menerapkan syariat Islam seperti Provinsi Aceh. Namun, efektivitas pengelolaan zakat oleh Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait aspek akuntabilitas lembaga, transparansi pelaporan, dan efektivitas distribusi zakat yang berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas Baitul Mal dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Aceh Besar. Metode:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil: Penelitian menemukan bahwa secara kelembagaan, Baitul Mal telah memiliki struktur dan sistem pengelolaan zakat yang formal dan transparan, terutama pada level kabupaten. Namun, di tingkat desa, praktik pengelolaan zakat masih dilakukan secara tradisional dan belum terdokumentasi dengan baik. Faktor pendukung akuntabilitas antara lain adalah dukungan masyarakat dan pemerintah daerah serta komitmen internal pegawai. Sementara itu, penghambat utama meliputi keterbatasan SDM, lemahnya pengawasan, dan minimnya fasilitas pendukung. Selain itu, penyaluran zakat yang masih dominan bersifat konsumtif juga menjadi tantangan dalam mencapai dampak jangka panjang terhadap pengentasan kemiskinan. Kesimpulan: Akuntabilitas Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar dalam pengelolaan zakat belum sepenuhnya optimal. Diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan program zakat produktif yang berkelanjutan agar zakat benar-benar dapat berperan dalam menurunkan angka kemiskinan. Kata Kunci: Akuntabilitas, Zakat, Baitul Mal, Kemiskinan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00021/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001191804 1
005 _ _ 20260113110555 2
035 # # $a 0010-0126000249 3
245 1 # $a AKUNTABILITAS BAITUL MAL DALAM PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK MENGENTASKAN MASALAH KEMISKINAN DI KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH /$c Zakil Humarisi 4
100 _ # $a Zakil Humarisi 5
300 # # $a 11 6
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 7
082 # # $a 297.545 981 11 8
084 # # $a 297.545 981 11 ZAK a 9
650 # 4 $a zakat 10
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Zakat merupakan instrumen ekonomi Islam yang berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah yang menerapkan syariat Islam seperti Provinsi Aceh. Namun, efektivitas pengelolaan zakat oleh Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait aspek akuntabilitas lembaga, transparansi pelaporan, dan efektivitas distribusi zakat yang berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas Baitul Mal dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Aceh Besar. Metode:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil: Penelitian menemukan bahwa secara kelembagaan, Baitul Mal telah memiliki struktur dan sistem pengelolaan zakat yang formal dan transparan, terutama pada level kabupaten. Namun, di tingkat desa, praktik pengelolaan zakat masih dilakukan secara tradisional dan belum terdokumentasi dengan baik. Faktor pendukung akuntabilitas antara lain adalah dukungan masyarakat dan pemerintah daerah serta komitmen internal pegawai. Sementara itu, penghambat utama meliputi keterbatasan SDM, lemahnya pengawasan, dan minimnya fasilitas pendukung. Selain itu, penyaluran zakat yang masih dominan bersifat konsumtif juga menjadi tantangan dalam mencapai dampak jangka panjang terhadap pengentasan kemiskinan. Kesimpulan: Akuntabilitas Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar dalam pengelolaan zakat belum sepenuhnya optimal. Diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan program zakat produktif yang berkelanjutan agar zakat benar-benar dapat berperan dalam menurunkan angka kemiskinan. Kata Kunci: Akuntabilitas, Zakat, Baitul Mal, Kemiskinan 11
856 # # $a - 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 13 Jan 2026
Export