Detail Katalog

ID: 28553
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGELOLAAN KEUANGAN DESA BERBASIS APLIKASI SISKEUDES DALAM PERSPEKTIF Technology Acceptance Model (TAM) (Studi Pemerintah Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah) : Studi Pemerintah Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah / Hulwan

Pengarang:
Hulwan
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
keuangan desa
Deskripsi Fisik:
15
Nomor Panggil:
336.013 598 1132 HUL p
Control Number:
INLIS000000001191809
BIB ID:
0010-0126000254
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan rendahnya pemahaman aparat desa terhadap siskeudes dan faktor kemampuan mengadopsi teknologi di setiap desa yang masih belum merata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi siskeudes dalam perspektif Technology Acceptance Model (TAM) di Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif Teori Miles dan Huberman. Teknik
pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dianalisis sesuai model analisis Miles dan Huberman, yang mencakup teknik
reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil/Temuan: Penggunaan aplikasi Siskeudes di Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya dinilai efektif dalam mempermudah pengelolaan keuangan desa. Aplikasi ini cukup mudah dipelajari dan digunakan, terutama setelah
pelatihan. Minat dan sikap pengguna juga tinggi, ditunjukkan oleh adopsi yang konsisten dan sikap proaktif dibandingkan sistem manual sebelumnya. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti kualitas SDM yang belum optimal, pelatihan yang belum merata, keterbatasan akses internet, dan
ketidaksesuaian menu kegiatan. Pemerintah daerah mengatasi hal ini dengan meningkatkan sosialisasi dan pelatihan, menyediakan sarana prasarana, serta memperbarui versi aplikasi. Kesimpulan: Secara umum, keberadaan Siskeudes di kedua desa menunjukkan bahwa digitalisasi tata kelola keuangan desa sangat mungkin dilakukan dan memberikan manfaat nyata, selama didukung dengan strategi pendampingan bagi desa dan infrastruktur yang memadai. Kata kunci: Siskeudes, Pengelolaan Keuangan Desa, teori TAM
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00026/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001191809 1
005 _ _ 20260113112411 2
035 # # $a 0010-0126000254 3
245 1 # $a PENGELOLAAN KEUANGAN DESA BERBASIS APLIKASI SISKEUDES DALAM PERSPEKTIF Technology Acceptance Model (TAM) (Studi Pemerintah Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah) : $b Studi Pemerintah Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah /$c Hulwan 4
100 _ # $a Hulwan 5
300 # # $a 15 6
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 7
082 # # $a 336.013 598 1132 8
084 # # $a 336.013 598 1132 HUL p 9
650 # 4 $a keuangan desa 10
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan rendahnya pemahaman aparat desa terhadap siskeudes dan faktor kemampuan mengadopsi teknologi di setiap desa yang masih belum merata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi siskeudes dalam perspektif Technology Acceptance Model (TAM) di Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif Teori Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul dianalisis sesuai model analisis Miles dan Huberman, yang mencakup teknik reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil/Temuan: Penggunaan aplikasi Siskeudes di Desa Bale Redelong dan Desa Pilar Jaya dinilai efektif dalam mempermudah pengelolaan keuangan desa. Aplikasi ini cukup mudah dipelajari dan digunakan, terutama setelah pelatihan. Minat dan sikap pengguna juga tinggi, ditunjukkan oleh adopsi yang konsisten dan sikap proaktif dibandingkan sistem manual sebelumnya. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti kualitas SDM yang belum optimal, pelatihan yang belum merata, keterbatasan akses internet, dan ketidaksesuaian menu kegiatan. Pemerintah daerah mengatasi hal ini dengan meningkatkan sosialisasi dan pelatihan, menyediakan sarana prasarana, serta memperbarui versi aplikasi. Kesimpulan: Secara umum, keberadaan Siskeudes di kedua desa menunjukkan bahwa digitalisasi tata kelola keuangan desa sangat mungkin dilakukan dan memberikan manfaat nyata, selama didukung dengan strategi pendampingan bagi desa dan infrastruktur yang memadai. Kata kunci: Siskeudes, Pengelolaan Keuangan Desa, teori TAM 11
856 # # $a - 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 13 Jan 2026
Export