Detail Katalog

ID: 28555
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENDEKATAN PERSUASIF SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PELAKSANAAN PATROLI DI KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH / Shaecyllia Cindy Awanda

Pengarang:
Shaecyllia Cindy Awanda
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Satuan Polisi Pamong Praja
Deskripsi Fisik:
16 : Ilus
Nomor Panggil:
353.365 982 6 SHA p
Control Number:
INLIS000000001191811
BIB ID:
0010-0126000256
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Patroli oleh Satuan Polisi Pamong Praja telah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia untuk menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Patroli rutin yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja menunjukkan masih banyaknya gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pendekatan Persuasif Satuan Polisi Pamong Praja dalam Pelaksanaan Patroli di Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah. Metode:Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara, dan dokumentasi. Adapun teori yang digunakan peneliti yaitu teori AIDDA oleh Wilbur Schram. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa metode komunikasi persuasif berhasil menarik perhatian masyarakat, dengan penggunaan media sosial dan sosialisasi yang efektif. Namun, meskipun minat dan keinginan untuk mematuhi peraturan meningkat, keputusan masyarakat untuk mematuhi atau melanggar masih dipengaruhi oleh kesadaran yang rendah dan kurangnya alternatif lokasi yang menarik. Tindakan masyarakat menunjukkan adanya pergeseran, di mana sebagian telah mematuhi peraturan, sementara yang lain
masih melanggar dengan kembali ke lokasi terlarang setelah patroli. Kendala yang dihadapi
termasuk kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan daerah, serta kurangnya sumber daya operasional dan personal Satpol PP. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan strategi sosialisasi dan sumber daya untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam penegakan peraturan daerah.
Kata Kunci: Pendekatan Persuasif, Patroli, Satuan Polisi Pamong Praja
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00028/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001191811 1
005 _ _ 20260113113024 2
035 # # $a 0010-0126000256 3
245 1 # $a PENDEKATAN PERSUASIF SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PELAKSANAAN PATROLI DI KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH /$c Shaecyllia Cindy Awanda 4
100 _ # $a Shaecyllia Cindy Awanda 5
300 # # $a 16 : $b Ilus 6
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 7
082 # # $a 353.365 982 6 8
084 # # $a 353.365 982 6 SHA p 9
650 # 4 $a Satuan Polisi Pamong Praja 10
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Patroli oleh Satuan Polisi Pamong Praja telah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia untuk menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Patroli rutin yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja menunjukkan masih banyaknya gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pendekatan Persuasif Satuan Polisi Pamong Praja dalam Pelaksanaan Patroli di Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah. Metode:Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara, dan dokumentasi. Adapun teori yang digunakan peneliti yaitu teori AIDDA oleh Wilbur Schram. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa metode komunikasi persuasif berhasil menarik perhatian masyarakat, dengan penggunaan media sosial dan sosialisasi yang efektif. Namun, meskipun minat dan keinginan untuk mematuhi peraturan meningkat, keputusan masyarakat untuk mematuhi atau melanggar masih dipengaruhi oleh kesadaran yang rendah dan kurangnya alternatif lokasi yang menarik. Tindakan masyarakat menunjukkan adanya pergeseran, di mana sebagian telah mematuhi peraturan, sementara yang lain masih melanggar dengan kembali ke lokasi terlarang setelah patroli. Kendala yang dihadapi termasuk kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan daerah, serta kurangnya sumber daya operasional dan personal Satpol PP. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan strategi sosialisasi dan sumber daya untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam penegakan peraturan daerah. Kata Kunci: Pendekatan Persuasif, Patroli, Satuan Polisi Pamong Praja 11
856 # # $a - 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name