Detail Katalog
ID: 28665Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Pengaruh Kearifan Lokal dan Kualitas Pelayanan Wisata terhadap Sustainable Tourism Village melalui Daya Tarik Wisata sebagai Variabel Intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem / I Made Aldy Wijaya
Pengarang:
I Made Aldy Wijaya ; Andi Pitono
I Made Aldy Wijaya ; Andi Pitono
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Deskripsi Fisik:
19 : Ilus
19 : Ilus
Nomor Panggil:
352.359 862 4 I M p
352.359 862 4 I M p
Control Number:
INLIS000000001191920
INLIS000000001191920
BIB ID:
0010-0126000365
0010-0126000365
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Integrasi antara pelestarian kearifan lokal dan sektor pariwisata berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan destinasi wisata yang kompetitif. Desa Adat Bugbug memiliki potensi wisata yang kaya akan budaya dan tradisi lokal, namun pengembangannya perlu memperhatikan aspek keberlanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kearifan lokal dan kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village melalui daya tarik wisata sebagai variabel intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan yang
berkunjung di lingkungan Desa Adat Bugbug sebanyak 100 responden yang dipilih dengan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode PLS – SEM melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil/Temuan: Kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata. Kualitas pelayanan wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata, kearifan lokal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap sustainable tourism village. Kualitas pelayanan wisata bepengaruh positif dan siginfikan terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi penuh (full mediation) pengaruh kearifan lokal terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi parsial (complementary partial mediation) pengaruh kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village. Kesimpulan: Terdapat satu hipotesis ditolak, yaitu kearifan
lokal yang ada ternyata belum berpengaruh secara signifikan terhadap implementasi sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara kearifan lokal yang ada dengan optimalisasi kualitas pelayanan wisata dan daya tarik wisata guna mendukung realisasi konsep sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem.
Kata Kunci: kearifan lokal, kualitas pelayanan wisata, daya tarik wisata, desa wisata, sustainable tourism village
berkunjung di lingkungan Desa Adat Bugbug sebanyak 100 responden yang dipilih dengan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode PLS – SEM melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil/Temuan: Kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata. Kualitas pelayanan wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata, kearifan lokal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap sustainable tourism village. Kualitas pelayanan wisata bepengaruh positif dan siginfikan terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi penuh (full mediation) pengaruh kearifan lokal terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi parsial (complementary partial mediation) pengaruh kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village. Kesimpulan: Terdapat satu hipotesis ditolak, yaitu kearifan
lokal yang ada ternyata belum berpengaruh secara signifikan terhadap implementasi sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara kearifan lokal yang ada dengan optimalisasi kualitas pelayanan wisata dan daya tarik wisata guna mendukung realisasi konsep sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem.
Kata Kunci: kearifan lokal, kualitas pelayanan wisata, daya tarik wisata, desa wisata, sustainable tourism village
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06628/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191920 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260116122825 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000365 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Pengaruh Kearifan Lokal dan Kualitas Pelayanan Wisata terhadap Sustainable Tourism Village melalui Daya Tarik Wisata sebagai Variabel Intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem /$c I Made Aldy Wijaya | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a I Made Aldy Wijaya | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 19 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20478 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Andi Pitono | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.359 862 4 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.359 862 4 I M p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Integrasi antara pelestarian kearifan lokal dan sektor pariwisata berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan destinasi wisata yang kompetitif. Desa Adat Bugbug memiliki potensi wisata yang kaya akan budaya dan tradisi lokal, namun pengembangannya perlu memperhatikan aspek keberlanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kearifan lokal dan kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village melalui daya tarik wisata sebagai variabel intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung di lingkungan Desa Adat Bugbug sebanyak 100 responden yang dipilih dengan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode PLS – SEM melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil/Temuan: Kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata. Kualitas pelayanan wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata, kearifan lokal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap sustainable tourism village. Kualitas pelayanan wisata bepengaruh positif dan siginfikan terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi penuh (full mediation) pengaruh kearifan lokal terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi parsial (complementary partial mediation) pengaruh kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village. Kesimpulan: Terdapat satu hipotesis ditolak, yaitu kearifan lokal yang ada ternyata belum berpengaruh secara signifikan terhadap implementasi sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara kearifan lokal yang ada dengan optimalisasi kualitas pelayanan wisata dan daya tarik wisata guna mendukung realisasi konsep sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem. Kata Kunci: kearifan lokal, kualitas pelayanan wisata, daya tarik wisata, desa wisata, sustainable tourism village | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 16 Jan 2026