Detail Katalog
ID: 28720Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI PROGRAM JAKARTA ENTREPRENEUR (JAKPRENEUR) DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR PROVINSI DKI JAKARTA / Razaq Ahnaf Naufal
Pengarang:
Razaq Ahnaf Naufal ; Pratiwi Nurhascaryani
Razaq Ahnaf Naufal ; Pratiwi Nurhascaryani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pengangguran
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
14 : Ilus
Nomor Panggil:
331.137 598 225 RAZ i
331.137 598 225 RAZ i
Control Number:
INLIS000000001191975
INLIS000000001191975
BIB ID:
0010-0126000420
0010-0126000420
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengangguran terbuka masih menjadi permasalahan yang
serius yang dihadapi pemerintah, termasuk di Provinsi DKI Jakarta. Kota Administrasi Jakarta
Timur menjadi salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi di provinsi
ini. Sebagai respon, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jakarta
Entrepreneur (Jakpreneur), guna memberdayakan masyarakat melalui pengembangan
kewirausahaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan
implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota
Administrasi Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena memiliki ciri khas berupa penjelasan yang mendalam
dan rinci pada suatu topik yang memang harus dilakukan pendeskripsian lengkap tidak hanya
menggunakan rangkaian angka angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan
dokumentasi pada beberapa dokumen pendukung dan juga foto. Teori utama yang dipakai untuk
menganalisis topik ini adalah Teori Implementasi kebijakan Charles O Jones (1996). Infoman yang
dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 8 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi
data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini menggunakan
human instrument atau penulis sebegai instrument tunggal. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa analisis masing masing dimensi dilakukan, dimana pada dimensi organisasi
sebenarnya sudah terdapat badan pelaksana yang jelas akan tetapi peran sumber daya manusia yang ada
didalamnya masih belum maksimal, selanjutnya pada dimensi interpretasi diketahui bahwa hasil
penelitian menunjukkan belum adanya pemahaman yang baik ditengah Masyarakat terhadap tujuan
adanya Jakpreneur ini, selanjutnya pada dimensi aplikasi, sebenarnya sudah terdapat aplikasi SOP
Pelaksanaan yang baik namun dalam praktiknya masih menemui beberapa kendala teknis yang perlu
diperbaiki. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi program
Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur masih
belum optimal, karena beberapa indikator yang masih belum mencapai hasil yang diharapkan.
Kata Kunci: Jakpreneur, Pengangguran Terbuka, Kewirausahaan, Implementasi Kebijakan, Jakarta
Timur.
serius yang dihadapi pemerintah, termasuk di Provinsi DKI Jakarta. Kota Administrasi Jakarta
Timur menjadi salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi di provinsi
ini. Sebagai respon, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jakarta
Entrepreneur (Jakpreneur), guna memberdayakan masyarakat melalui pengembangan
kewirausahaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan
implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota
Administrasi Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena memiliki ciri khas berupa penjelasan yang mendalam
dan rinci pada suatu topik yang memang harus dilakukan pendeskripsian lengkap tidak hanya
menggunakan rangkaian angka angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan
dokumentasi pada beberapa dokumen pendukung dan juga foto. Teori utama yang dipakai untuk
menganalisis topik ini adalah Teori Implementasi kebijakan Charles O Jones (1996). Infoman yang
dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 8 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi
data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini menggunakan
human instrument atau penulis sebegai instrument tunggal. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa analisis masing masing dimensi dilakukan, dimana pada dimensi organisasi
sebenarnya sudah terdapat badan pelaksana yang jelas akan tetapi peran sumber daya manusia yang ada
didalamnya masih belum maksimal, selanjutnya pada dimensi interpretasi diketahui bahwa hasil
penelitian menunjukkan belum adanya pemahaman yang baik ditengah Masyarakat terhadap tujuan
adanya Jakpreneur ini, selanjutnya pada dimensi aplikasi, sebenarnya sudah terdapat aplikasi SOP
Pelaksanaan yang baik namun dalam praktiknya masih menemui beberapa kendala teknis yang perlu
diperbaiki. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi program
Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur masih
belum optimal, karena beberapa indikator yang masih belum mencapai hasil yang diharapkan.
Kata Kunci: Jakpreneur, Pengangguran Terbuka, Kewirausahaan, Implementasi Kebijakan, Jakarta
Timur.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06638/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191975 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260119085755 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000420 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI PROGRAM JAKARTA ENTREPRENEUR (JAKPRENEUR) DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR PROVINSI DKI JAKARTA /$c Razaq Ahnaf Naufal | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Razaq Ahnaf Naufal | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24386 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Pratiwi Nurhascaryani | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 331.137 598 225 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 331.137 598 225 RAZ i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengangguran | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengangguran terbuka masih menjadi permasalahan yang serius yang dihadapi pemerintah, termasuk di Provinsi DKI Jakarta. Kota Administrasi Jakarta Timur menjadi salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi di provinsi ini. Sebagai respon, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur), guna memberdayakan masyarakat melalui pengembangan kewirausahaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena memiliki ciri khas berupa penjelasan yang mendalam dan rinci pada suatu topik yang memang harus dilakukan pendeskripsian lengkap tidak hanya menggunakan rangkaian angka angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi pada beberapa dokumen pendukung dan juga foto. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Implementasi kebijakan Charles O Jones (1996). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 8 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini menggunakan human instrument atau penulis sebegai instrument tunggal. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis masing masing dimensi dilakukan, dimana pada dimensi organisasi sebenarnya sudah terdapat badan pelaksana yang jelas akan tetapi peran sumber daya manusia yang ada didalamnya masih belum maksimal, selanjutnya pada dimensi interpretasi diketahui bahwa hasil penelitian menunjukkan belum adanya pemahaman yang baik ditengah Masyarakat terhadap tujuan adanya Jakpreneur ini, selanjutnya pada dimensi aplikasi, sebenarnya sudah terdapat aplikasi SOP Pelaksanaan yang baik namun dalam praktiknya masih menemui beberapa kendala teknis yang perlu diperbaiki. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur masih belum optimal, karena beberapa indikator yang masih belum mencapai hasil yang diharapkan. Kata Kunci: Jakpreneur, Pengangguran Terbuka, Kewirausahaan, Implementasi Kebijakan, Jakarta Timur. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 19 Jan 2026