Detail Katalog

ID: 28776
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PELAKSANAAN POLITICAL WILL PEMERINTAH DAERAH DALAM PENURUNAN STUNTING DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Fadhil Dimas Hernady

Pengarang:
Fadhil Dimas Hernady ; Andi Azikin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
penurunan stunting
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
Nomor Panggil:
363.859 836 13 FAD p
Control Number:
INLIS000000001192031
BIB ID:
0010-0126000476
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan isu strategis yang berdampak pada
kualitas sumber daya manusia dan menuntut adanya political will yang kuat dari pemerintah.
Meskipun Kota Banjarbaru telah menunjukkan penurunan yang signifikan pada prevalensi
2 stunting. Namun meskipun demikian permasalahan stunting belum sepenuhnya terselesaikan.
Hal ini menuntut upaya berkelanjutan untuk mencapai target zero stunting. Tujuan: Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan political will Pemerintah Daerah dalam
menurunkan angka stunting di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini dipilih karena model kualitatif memberikan
keleluasaan penuh bagi peneliti untuk mengubah arah penelitian ditengah kegiatan demi tercapainya tujuan utama penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalahTeori Political will oleh (Brinkerhoff, 2010), Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak10 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: hasil penelitian terkait peran political will dalam
menyelesaikan kasus stunting di Kota Banjarbaru dianalisis melalui beberapa dimensi dengan hasil, pada dimensi inisiatif pemerintah diketahui Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan inisiatif yang kuat melalui peluncuran program BASINGSING, pada dimensi prioritas menunjukan bahwa Isu stunting dijadikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, dimensi mobilisasi para pihak menghasilkan Pemerintah berhasil membangun kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, dimensi Komitmen Publik dan Alokasi Sumber Daya menunjukan Terdapat pengalokasian anggaran yang memadai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), dana insentif fiskal APBN dan dukungan CSR dari mitra swasta seperti PT PLN Kalselteng, dimensi penegakan hukum Perwali Nomor 1 Tahun 2023 tentang Percepatan Penurunan Stunting menjadi dasar hukum yang memberikan legitimasi, pada dimensi kontinuitas usaha menunjukan Upaya penurunan stunting dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, pada dimensi Adaptasi dan Belajar dengan hasil Pemerintah Kota Banjarbaru aktif melakukan evaluasi program melalui sistem pelaporan rutin. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian terkait Political will Pemerintah Kota Banjarbaru khususnya pada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru yang dikaji peneliti menggunakan teori Brinkerhoff tahun 2010 sudah berjalan dengan baik dengan beberapa perbaikan.
KataKunci:Political Will, Keberhasilan, Stunting, Pemerintah Daerah.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06680/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192031 1
005 _ _ 20260120090400 2
035 # # $a 0010-0126000476 3
245 1 # $a PELAKSANAAN POLITICAL WILL PEMERINTAH DAERAH DALAM PENURUNAN STUNTING DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c Fadhil Dimas Hernady 4
100 _ # $a Fadhil Dimas Hernady 5
300 # # $a 15 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23537 7
700 _ # $a Andi Azikin 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.859 836 13 10
084 # # $a 363.859 836 13 FAD p 11
650 # 4 $a penurunan stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan isu strategis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan menuntut adanya political will yang kuat dari pemerintah. Meskipun Kota Banjarbaru telah menunjukkan penurunan yang signifikan pada prevalensi 2 stunting. Namun meskipun demikian permasalahan stunting belum sepenuhnya terselesaikan. Hal ini menuntut upaya berkelanjutan untuk mencapai target zero stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan political will Pemerintah Daerah dalam menurunkan angka stunting di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan penuh bagi peneliti untuk mengubah arah penelitian ditengah kegiatan demi tercapainya tujuan utama penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalahTeori Political will oleh (Brinkerhoff, 2010), Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak10 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: hasil penelitian terkait peran political will dalam menyelesaikan kasus stunting di Kota Banjarbaru dianalisis melalui beberapa dimensi dengan hasil, pada dimensi inisiatif pemerintah diketahui Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan inisiatif yang kuat melalui peluncuran program BASINGSING, pada dimensi prioritas menunjukan bahwa Isu stunting dijadikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, dimensi mobilisasi para pihak menghasilkan Pemerintah berhasil membangun kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, dimensi Komitmen Publik dan Alokasi Sumber Daya menunjukan Terdapat pengalokasian anggaran yang memadai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), dana insentif fiskal APBN dan dukungan CSR dari mitra swasta seperti PT PLN Kalselteng, dimensi penegakan hukum Perwali Nomor 1 Tahun 2023 tentang Percepatan Penurunan Stunting menjadi dasar hukum yang memberikan legitimasi, pada dimensi kontinuitas usaha menunjukan Upaya penurunan stunting dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, pada dimensi Adaptasi dan Belajar dengan hasil Pemerintah Kota Banjarbaru aktif melakukan evaluasi program melalui sistem pelaporan rutin. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian terkait Political will Pemerintah Kota Banjarbaru khususnya pada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru yang dikaji peneliti menggunakan teori Brinkerhoff tahun 2010 sudah berjalan dengan baik dengan beberapa perbaikan. KataKunci:Political Will, Keberhasilan, Stunting, Pemerintah Daerah. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name