Detail Katalog

ID: 28790
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERSEPSI PENGGUNA TERHADAP TRANSPARANSI INFORMASI PUBLIK PADA WEBSITE PPID DI KOTA PRABUMULIH PROVINSI SUMATERA SELATAN / Ryaas Anindya Muzhaffar

Pengarang:
Ryaas Anindya Muzhaffar ; Drs Ismail Nurdin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
sistem informasi manajemen
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
Nomor Panggil:
658.403 801 159 816 141 RYA p
Control Number:
INLIS000000001192045
BIB ID:
0010-0126000490
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Transparansi informasi publik merupakan aspek dalam pemerintahan yang akuntabel. Website PPID Kota Prabumulih disediakan sebagai sarana penyampaian informasi publik, Namun, efektivitasnya masih belum optimal karena menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses, kurangnya promosi, fitur teknis yang belum maksimal, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan informasi publik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap transparansi informasi publik pada website PPID Kota Prabumulih, dengan mengacu pada teori persepsi (Kotler & Keller, 2016) dan teori transparansi informasi (Benabou & Tirole, 2016). Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan dimensi persepsi (eksposur, perhatian, interpretasi) dan transparansi informasi (aksesibilitas, keterbukaan, kejelasan, keakuratan, ketersediaan, responsivitas). Hasil/Temuan: Pengguna umumnya memiliki persepsi positif terhadap website PPID Kota Prabumulih, namun penelitian ini menyoroti sejumlah aspek transparansi yang membutuhkan perbaikan berkelanjutan. Meskipun desain dan tata letak website dinilai baik serta kontennya mudah dipahami, kendala utama muncul dari sosialisasi yang masih rendah sehingga pengguna lebih banyak bergantung pada rekomendasi personal daripada promosi resmi. Selain itu, fitur pencarian yang belum optimal dan keterbatasan kompatibilitas dokumen pada perangkat seluler menyulitkan akses informasi. Di sisi keterbukaan, meskipun informasi publik tersedia, beberapa dokumen masih memerlukan prosedur administratif tambahan. Kejelasan informasi juga terhambat oleh minimnya ringkasan dokumen dan penggunaan istilah teknis, sementara ketiadaan penanda pembaruan menimbulkan keraguan akan keakuratan data terkini. Terakhir, meski respons pengelola umumnya baik, inkonsistensi waktu tanggapan dan tidak adanya fitur pelacakan permohonan menunjukkan perlunya peningkatan responsivitas layanan.
Kesimpulan: Website PPID Kota Prabumulih telah cukup baik dalam menerapkan prinsip
transparansi informasi public meskipun perlu perbaikan pada aspek teknis, promosi, dan
penyederhanaan akses informasi.
Kata kunci: Transparansi Informasi, Website PPID, Persepsi Pengguna, Akses Informasi
Publik
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00106/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192045 1
005 _ _ 20260120092241 2
035 # # $a 0010-0126000490 3
245 1 # $a PERSEPSI PENGGUNA TERHADAP TRANSPARANSI INFORMASI PUBLIK PADA WEBSITE PPID DI KOTA PRABUMULIH PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Ryaas Anindya Muzhaffar 4
100 _ # $a Ryaas Anindya Muzhaffar 5
300 # # $a 15 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22885 7
700 _ # $a Drs Ismail Nurdin 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 658.403 801 159 816 141 10
084 # # $a 658.403 801 159 816 141 RYA p 11
650 # 4 $a sistem informasi manajemen 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Transparansi informasi publik merupakan aspek dalam pemerintahan yang akuntabel. Website PPID Kota Prabumulih disediakan sebagai sarana penyampaian informasi publik, Namun, efektivitasnya masih belum optimal karena menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses, kurangnya promosi, fitur teknis yang belum maksimal, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan informasi publik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap transparansi informasi publik pada website PPID Kota Prabumulih, dengan mengacu pada teori persepsi (Kotler & Keller, 2016) dan teori transparansi informasi (Benabou & Tirole, 2016). Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan dimensi persepsi (eksposur, perhatian, interpretasi) dan transparansi informasi (aksesibilitas, keterbukaan, kejelasan, keakuratan, ketersediaan, responsivitas). Hasil/Temuan: Pengguna umumnya memiliki persepsi positif terhadap website PPID Kota Prabumulih, namun penelitian ini menyoroti sejumlah aspek transparansi yang membutuhkan perbaikan berkelanjutan. Meskipun desain dan tata letak website dinilai baik serta kontennya mudah dipahami, kendala utama muncul dari sosialisasi yang masih rendah sehingga pengguna lebih banyak bergantung pada rekomendasi personal daripada promosi resmi. Selain itu, fitur pencarian yang belum optimal dan keterbatasan kompatibilitas dokumen pada perangkat seluler menyulitkan akses informasi. Di sisi keterbukaan, meskipun informasi publik tersedia, beberapa dokumen masih memerlukan prosedur administratif tambahan. Kejelasan informasi juga terhambat oleh minimnya ringkasan dokumen dan penggunaan istilah teknis, sementara ketiadaan penanda pembaruan menimbulkan keraguan akan keakuratan data terkini. Terakhir, meski respons pengelola umumnya baik, inkonsistensi waktu tanggapan dan tidak adanya fitur pelacakan permohonan menunjukkan perlunya peningkatan responsivitas layanan. Kesimpulan: Website PPID Kota Prabumulih telah cukup baik dalam menerapkan prinsip transparansi informasi public meskipun perlu perbaikan pada aspek teknis, promosi, dan penyederhanaan akses informasi. Kata kunci: Transparansi Informasi, Website PPID, Persepsi Pengguna, Akses Informasi Publik 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name