Detail Katalog
ID: 28801Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA / Bella Riskyanda Novandhani
Pengarang:
Bella Riskyanda Novandhani ; Dr. Irfan Setiawan, S.IP M.Si
Bella Riskyanda Novandhani ; Dr. Irfan Setiawan, S.IP M.Si
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pengelolaan sampah
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
14 : Ilus
Nomor Panggil:
363.725 983 9 BEL c
363.725 983 9 BEL c
Control Number:
INLIS000000001192053
INLIS000000001192053
BIB ID:
0010-0126000498
0010-0126000498
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Tarakan menjadi isu strategis dengan meningkatnya jumlah penduduk dan volume sampah yang tidak sebanding dengan kapasitas pengelolaan. Tujuan:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses kolaboratif dalam pengelolaan sampah di Kota Tarakan. Metode: Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasi penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya kolaboratif yang signifikan dalam
Pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), TPS3R, dan inisiatif Bank Sampah telah meningkatkan partisipasi masyarakat, namun masih terdapat kendala utama seperti keterbatasan sumber daya manusia terutama terkait rendahnya tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan baik serta sarana prasarana yang kurang memadai. Sehingga masih diperlukan peningkatan komitmen dan koordinasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Kesimpulan: Penerapan collaborative governance dalam pengelolaan sampah di Kota Tarakan telah memberikan perubahan positif, tetapi masih memerlukan penguatan dalam aspek kelembagaan dan peningkatan kapasitas masyarakat dan pelaku pengelola sampah untuk mencapai sistem pengelolaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Collaborative Governance, Pengelolaan Sampah, Kota Tarakan
Pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), TPS3R, dan inisiatif Bank Sampah telah meningkatkan partisipasi masyarakat, namun masih terdapat kendala utama seperti keterbatasan sumber daya manusia terutama terkait rendahnya tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan baik serta sarana prasarana yang kurang memadai. Sehingga masih diperlukan peningkatan komitmen dan koordinasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Kesimpulan: Penerapan collaborative governance dalam pengelolaan sampah di Kota Tarakan telah memberikan perubahan positif, tetapi masih memerlukan penguatan dalam aspek kelembagaan dan peningkatan kapasitas masyarakat dan pelaku pengelola sampah untuk mencapai sistem pengelolaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Collaborative Governance, Pengelolaan Sampah, Kota Tarakan
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00110/IPDN/2026 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192053 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260120093343 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000498 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA /$c Bella Riskyanda Novandhani | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Bella Riskyanda Novandhani | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23014 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Dr. Irfan Setiawan, S.IP M.Si | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.725 983 9 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.725 983 9 BEL c | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengelolaan sampah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Tarakan menjadi isu strategis dengan meningkatnya jumlah penduduk dan volume sampah yang tidak sebanding dengan kapasitas pengelolaan. Tujuan:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses kolaboratif dalam pengelolaan sampah di Kota Tarakan. Metode: Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasi penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya kolaboratif yang signifikan dalam Pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), TPS3R, dan inisiatif Bank Sampah telah meningkatkan partisipasi masyarakat, namun masih terdapat kendala utama seperti keterbatasan sumber daya manusia terutama terkait rendahnya tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan baik serta sarana prasarana yang kurang memadai. Sehingga masih diperlukan peningkatan komitmen dan koordinasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Kesimpulan: Penerapan collaborative governance dalam pengelolaan sampah di Kota Tarakan telah memberikan perubahan positif, tetapi masih memerlukan penguatan dalam aspek kelembagaan dan peningkatan kapasitas masyarakat dan pelaku pengelola sampah untuk mencapai sistem pengelolaan yang inklusif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Collaborative Governance, Pengelolaan Sampah, Kota Tarakan | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2026