Detail Katalog

ID: 28851
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENGAWASAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN DI PROVINSI DKI JAKARTA / ASTRID MELIANI BASRANI

Pengarang:
ASTRID MELIANI BASRANI ; Lilis Sholihah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
administrasi pemerintahan daerah
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
352.155 982 2 AST p
Control Number:
INLIS000000001192102
BIB ID:
0010-0126000547
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Maraknya aktivitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) dalam dinamika politik lokal, khususnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, menunjukkan urgensi pengawasan yang efektif untuk menjamin netralitas serta menjaga kualitas demokrasi. Namun dalam praktiknya, peran pengawasan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal, serta koordinasi lintas lembaga yang belum maksimal. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Bakesbangpol dalam melakukan pengawasan terhadap preferensi politik Ormas di Pilkada DKI Jakarta, mengidentifikasi faktor- faktor pendukung dan penghambat dalam pengawasan tersebut, serta merumuskan upaya strategis untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dokumentasi, serta triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori peran dari Biddle & Thomas. Hasil/Temuan: Penelitian menemukan bahwa Bakesbangpol menjalankan fungsi pengawasan secara persuasif dan partisipatif melalui sosialisasi dan pembinaan kepada Ormas, namun terkendala pada aspek teknis dan koordinatif. Di sisi lain, Ormas terbukti memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik dan preferensi pemilih, terutama melalui pendekatan berbasis identitas sosial. Kesimpulan: Untuk meningkatkan kualitas pengawasan terhadap aktivitas Ormas, Bakesbangpol perlu memperkuat kapasitas
kelembagaan, meningkatkan kolaborasi dengan instansi terkait seperti KPU dan Bawaslu, serta
mengembangkan sistem digital yang mampu memantau aktivitas Ormas secara real-time dan
transparan.
Kata Kunci: Ormas, Bakesbangpol, Pilkada
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06713/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192102 1
005 _ _ 20260120110040 2
035 # # $a 0010-0126000547 3
245 1 # $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENGAWASAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN DI PROVINSI DKI JAKARTA /$c ASTRID MELIANI BASRANI 4
100 _ # $a ASTRID MELIANI BASRANI 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20785 7
700 _ # $a Lilis Sholihah 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 352.155 982 2 10
084 # # $a 352.155 982 2 AST p 11
650 # 4 $a administrasi pemerintahan daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Maraknya aktivitas organisasi kemasyarakatan (Ormas) dalam dinamika politik lokal, khususnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, menunjukkan urgensi pengawasan yang efektif untuk menjamin netralitas serta menjaga kualitas demokrasi. Namun dalam praktiknya, peran pengawasan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal, serta koordinasi lintas lembaga yang belum maksimal. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Bakesbangpol dalam melakukan pengawasan terhadap preferensi politik Ormas di Pilkada DKI Jakarta, mengidentifikasi faktor- faktor pendukung dan penghambat dalam pengawasan tersebut, serta merumuskan upaya strategis untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dokumentasi, serta triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori peran dari Biddle & Thomas. Hasil/Temuan: Penelitian menemukan bahwa Bakesbangpol menjalankan fungsi pengawasan secara persuasif dan partisipatif melalui sosialisasi dan pembinaan kepada Ormas, namun terkendala pada aspek teknis dan koordinatif. Di sisi lain, Ormas terbukti memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik dan preferensi pemilih, terutama melalui pendekatan berbasis identitas sosial. Kesimpulan: Untuk meningkatkan kualitas pengawasan terhadap aktivitas Ormas, Bakesbangpol perlu memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kolaborasi dengan instansi terkait seperti KPU dan Bawaslu, serta mengembangkan sistem digital yang mampu memantau aktivitas Ormas secara real-time dan transparan. Kata Kunci: Ormas, Bakesbangpol, Pilkada 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name