Detail Katalog

ID: 28854
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DALAM PENGANGGARAN PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR / Muhammad Octavian Noor

Pengarang:
Muhammad Octavian Noor
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Administrasi Keuangan Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
Nomor Panggil:
352.509 598 598 383 2 MUH e
Control Number:
INLIS000000001192105
BIB ID:
0010-0126000550
Catatan
Rumusan Masalah/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilakukan karena keresahan penulis dan masalah yang ditemukan penulis adanya hambatan terjadi dalam Sistem Informasi pemerintahan daerah (SIPD) dari internet serta pengalaman penulis saat praktik menggunakan SIPD saat di praja muda di kampus IPDN Sumatera Barat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam proses penganggaran di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teori efektivitas organisasi yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Duncan dalam Steers (1985:46-56), dengan tiga dimensi: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD belum efektif dalam penganggaran karena kendala teknis SIPD dan keterbatasan SDM pusat dalam melayani daerah meskipun meningkatkan koordinasi antarinstansi daerah, dan menyediakan data yang lebih terstruktur. Namun demikian, masih terdapat hambatan teknis dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemerintah daerah telah melakukan pelatihan internal dan advokasi kepada pusat untuk meningkatkan efektivitas SIPD. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini SIPD dalam penganggaran di BPKAD Kutai Kartanegara belum efektif dalam karena masih menghadapi kendala teknis dan keterbatasan SDM Pusat dalam melayani daerah sehingga menyebabkan keterlambatan proses kegiatan penganggaran. Dukungan regulasi dan komitmen tinggi menjadi faktor pendukung, sementara pelatihan teknis perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan penerapan SIPD. Kata Kunci: SIPD, efektivitas, penganggaran, keuangan daerah, BPKAD
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06716/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192105 1
005 _ _ 20260120110640 2
035 # # $a 0010-0126000550 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DALAM PENGANGGARAN PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /$c Muhammad Octavian Noor 4
100 _ # $a Muhammad Octavian Noor 5
300 # # $a 15 : $b Ilus 6
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 7
082 # # $a 352.509 598 598 383 2 8
084 # # $a 352.509 598 598 383 2 MUH e 9
650 # 4 $a Administrasi Keuangan Pemerintah Daerah 10
520 # # $a Rumusan Masalah/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilakukan karena keresahan penulis dan masalah yang ditemukan penulis adanya hambatan terjadi dalam Sistem Informasi pemerintahan daerah (SIPD) dari internet serta pengalaman penulis saat praktik menggunakan SIPD saat di praja muda di kampus IPDN Sumatera Barat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam proses penganggaran di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teori efektivitas organisasi yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Duncan dalam Steers (1985:46-56), dengan tiga dimensi: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD belum efektif dalam penganggaran karena kendala teknis SIPD dan keterbatasan SDM pusat dalam melayani daerah meskipun meningkatkan koordinasi antarinstansi daerah, dan menyediakan data yang lebih terstruktur. Namun demikian, masih terdapat hambatan teknis dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemerintah daerah telah melakukan pelatihan internal dan advokasi kepada pusat untuk meningkatkan efektivitas SIPD. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini SIPD dalam penganggaran di BPKAD Kutai Kartanegara belum efektif dalam karena masih menghadapi kendala teknis dan keterbatasan SDM Pusat dalam melayani daerah sehingga menyebabkan keterlambatan proses kegiatan penganggaran. Dukungan regulasi dan komitmen tinggi menjadi faktor pendukung, sementara pelatihan teknis perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan penerapan SIPD. Kata Kunci: SIPD, efektivitas, penganggaran, keuangan daerah, BPKAD 11
856 # # $a - 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 20 Jan 2026
Export