Detail Katalog

ID: 28862
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN / MUH. FAJAR FIKRIANSYAH B

Pengarang:
MUH. FAJAR FIKRIANSYAH B ; Lilis Sholihah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
politik pemilihan
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
324.659 847 92 MUH a
Control Number:
INLIS000000001192113
BIB ID:
0010-0126000558
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik masyarakat Kabupaten Bulukumba
dalam pemilihan kepala daerah selama ini belum mencapai target nasional sebesar 77,5%.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi politik masyarakat Kabupaten Bulukumba, mengkaji pengaruh dimensi modal sosial oleh Robert Putnam (2001)
yakni kepercayaan, jaringan sosial, dan norma terhadap partisipasi politik masyarakat tersebut,
serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan keterlibatan politik
masyarakat. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif
dengan pendekatan induktif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi
dari berbagai informan, yakni dari Kesbangpol, KPU, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat pada pemilihan
terakhir yakni Pilkada 2024 hanya mencapai 65,57%, masih di bawah target nasional.
Rendahnya partisipasi ini dipengaruhi oleh lemahnya modal sosial, seperti rendahnya
kepercayaan terhadap lembaga politik, minimnya jaringan sosial yang mendorong keterlibatan
politik, serta norma sosial yang belum sepenuhnya mendukung partisipasi aktif. Kesimpulan:
Hambatannya mencakup kurangnya sosialisasi dan pendidikan politik yang interaktif.
Sehingga, dalam peningkatan partisipasi politik dibutuhkan penguatan modal sosial masyarakat dan peran aktif pemerintah daerah. Oleh karena itu, disarankan agar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bulukumba mengoptimalkan media sosial dan platform digital sebagai sarana pendidikan politik, serta secara konsisten setiap tahunnya menyelenggarakan kegiatan seperti seminar dan diskusi publik untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi.
Kata Kunci: Partisipasi Politik, Modal Sosial, Kesbangpol.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06721/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192113 1
005 _ _ 20260120111803 2
035 # # $a 0010-0126000558 3
245 1 # $a ANALISIS PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c MUH. FAJAR FIKRIANSYAH B 4
100 _ # $a MUH. FAJAR FIKRIANSYAH B 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23779 7
700 _ # $a Lilis Sholihah 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 324.659 847 92 10
084 # # $a 324.659 847 92 MUH a 11
650 # 4 $a politik pemilihan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik masyarakat Kabupaten Bulukumba dalam pemilihan kepala daerah selama ini belum mencapai target nasional sebesar 77,5%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi politik masyarakat Kabupaten Bulukumba, mengkaji pengaruh dimensi modal sosial oleh Robert Putnam (2001) yakni kepercayaan, jaringan sosial, dan norma terhadap partisipasi politik masyarakat tersebut, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan keterlibatan politik masyarakat. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi dari berbagai informan, yakni dari Kesbangpol, KPU, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat pada pemilihan terakhir yakni Pilkada 2024 hanya mencapai 65,57%, masih di bawah target nasional. Rendahnya partisipasi ini dipengaruhi oleh lemahnya modal sosial, seperti rendahnya kepercayaan terhadap lembaga politik, minimnya jaringan sosial yang mendorong keterlibatan politik, serta norma sosial yang belum sepenuhnya mendukung partisipasi aktif. Kesimpulan: Hambatannya mencakup kurangnya sosialisasi dan pendidikan politik yang interaktif. Sehingga, dalam peningkatan partisipasi politik dibutuhkan penguatan modal sosial masyarakat dan peran aktif pemerintah daerah. Oleh karena itu, disarankan agar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bulukumba mengoptimalkan media sosial dan platform digital sebagai sarana pendidikan politik, serta secara konsisten setiap tahunnya menyelenggarakan kegiatan seperti seminar dan diskusi publik untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi. Kata Kunci: Partisipasi Politik, Modal Sosial, Kesbangpol. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name