Detail Katalog
ID: 28863Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BULELENG DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA KEKERINGAN DI KABUPATEN BULELENG PROVINSI BALI / Kadek Radithya Bagus Kusuma Jingga
Pengarang:
Kadek Radithya Bagus Kusuma Jingga ; Petrus Polyando
Kadek Radithya Bagus Kusuma Jingga ; Petrus Polyando
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Penanggulangan Bencana
Deskripsi Fisik:
20 : Ilus
20 : Ilus
Nomor Panggil:
363.345 959 859 862 12 KAD k
363.345 959 859 862 12 KAD k
Control Number:
INLIS000000001192114
INLIS000000001192114
BIB ID:
0010-0126000559
0010-0126000559
Catatan
Latar Belakang/Masalah: Kabupaten Buleleng merupakan wilayah dengan curah hujan yang rendah, sehingga sangat rentan terhadap bencana kekeringan. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan yang optimal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang bertanggung jawab atas mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Buleleng dalam menghadapi ancaman bencana kekeringan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta mengacu pada kerangka teori Hidayati et al. (2006) yang mencakup lima indikator: pengetahuan dan sikap terhadap risiko bencana, kebijakan dan pedoman, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini bencana, dan mobilisasi sumber daya. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan BPBD Buleleng masih berfokus pada pendistribusian air bersih dan kurang memperhatikan upaya edukasi masyarakat terkait konservasi air. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan kompetensi staf, tidak adanya sistem peringatan dini, infrastruktur yang belum memadai, serta mobilisasi anggaran yang belum optimal. Kesimpulan: Meskipun menghadapi berbagai tantangan, BPBD Buleleng telah melakukan langkah-langkah seperti pemetaan wilayah rawan kekeringan, pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC), dan penyediaan fasilitas penampungan air bersih. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi staf melalui pelatihan, pelaksanaan edukasi publik tentang penggunaan air yang efisien, serta pengadaan peralatan penting seperti truk tangki air untuk meningkatkan kesiapsiagaan BPBD Buleleng dalam menghadapi bencana kekeringan di masa depan. Kata kunci: Kesiapsiagaan, BPBD, Ancaman Bencana Kekeringan
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06722/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192114 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260120112105 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000559 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BULELENG DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA KEKERINGAN DI KABUPATEN BULELENG PROVINSI BALI /$c Kadek Radithya Bagus Kusuma Jingga | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Kadek Radithya Bagus Kusuma Jingga | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 20 : $b Ilus | 6 |
| 700 | _ |
# |
$a Petrus Polyando | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 363.345 959 859 862 12 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 363.345 959 859 862 12 KAD k | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Penanggulangan Bencana | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Latar Belakang/Masalah: Kabupaten Buleleng merupakan wilayah dengan curah hujan yang rendah, sehingga sangat rentan terhadap bencana kekeringan. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan yang optimal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang bertanggung jawab atas mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Buleleng dalam menghadapi ancaman bencana kekeringan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta mengacu pada kerangka teori Hidayati et al. (2006) yang mencakup lima indikator: pengetahuan dan sikap terhadap risiko bencana, kebijakan dan pedoman, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini bencana, dan mobilisasi sumber daya. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan BPBD Buleleng masih berfokus pada pendistribusian air bersih dan kurang memperhatikan upaya edukasi masyarakat terkait konservasi air. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan kompetensi staf, tidak adanya sistem peringatan dini, infrastruktur yang belum memadai, serta mobilisasi anggaran yang belum optimal. Kesimpulan: Meskipun menghadapi berbagai tantangan, BPBD Buleleng telah melakukan langkah-langkah seperti pemetaan wilayah rawan kekeringan, pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC), dan penyediaan fasilitas penampungan air bersih. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi staf melalui pelatihan, pelaksanaan edukasi publik tentang penggunaan air yang efisien, serta pengadaan peralatan penting seperti truk tangki air untuk meningkatkan kesiapsiagaan BPBD Buleleng dalam menghadapi bencana kekeringan di masa depan. Kata kunci: Kesiapsiagaan, BPBD, Ancaman Bencana Kekeringan | 12 |
| 856 | # |
# |
$a - | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2026