Detail Katalog
ID: 28864Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ARTIFICIAL NEURAL NETWORK UNTUK MEMPREDIKSI PRODUKSI TANAMAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION DI DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN MAGELANG PROVINSI JAWA TENGAH (STUDI PADA PRODUKSI TAMANAN CABAI) / Sakti Wira Adi Utomo
Pengarang:
Sakti Wira Adi Utomo ; Rina Wahyuni
Sakti Wira Adi Utomo ; Rina Wahyuni
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Produksi tanaman hortikultura
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
15 : Ilus
Nomor Panggil:
631.659 826 SAK a
631.659 826 SAK a
Control Number:
INLIS000000001192115
INLIS000000001192115
BIB ID:
0010-0126000560
0010-0126000560
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten
Magelang menghadapi tantangan dalam menyediakan data produksi cabai yang akurat dan mendetail. Hal ini menjadi persoalan penting mengingat Kabupaten Magelang merupakan salah satu sentra penghasil cabai terbesar di Jawa Tengah, dengan total produksi mencapai 880.983,19 kuintal pada tahun 2024. Keterbatasan sumber daya, khususnya dalam hal perhitungan produksi di lapangan, menjadi hambatan utama dalam menghitung besaran produksi secara rutin di seluruh wilayah kabupaten. Padahal, data produksi cabai sangat krusial sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pengendalian pasar dan stabilisasi harga pangan.Tujuan: Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan membangun model prediksi produksi cabai menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) dengan algoritma Backpropagation, guna membantu estimasi produksi secara lebih efisien dan akurat.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan
pengumpulan data melalui dokumentasi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang,situs web SIPEDAS, serta wawancara(12 Informan) Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ANN yang dibangun menggunakan Altair AI Studio berhasil menghasilkan prediksi yang baik. Arsitektur terbaik yang diperoleh adalah 12-25-1 untuk produksi cabai besar, dan 12-15-1 untuk cabai rawit. Kesimpulan: Model ini terbukti mampu membantu perencanaan langkah strategis stabilisasi pasokan dan harga pangan oleh instansi terkait. Penelitian ini juga merekomendasikan beberapa pengembangan lanjutan untuk meningkatkan kualitas model, antara lain dengan mengeksplorasi arsitektur model yang lebih variatif, menambahkan atribut pendukung seperti luas lahan dan curah hujan, serta membandingkan performa ANN dengan algoritma prediksi lainnya.
Kata Kunci: Artificial Neural Network, Prediksi Produksi, Backpropagation
Magelang menghadapi tantangan dalam menyediakan data produksi cabai yang akurat dan mendetail. Hal ini menjadi persoalan penting mengingat Kabupaten Magelang merupakan salah satu sentra penghasil cabai terbesar di Jawa Tengah, dengan total produksi mencapai 880.983,19 kuintal pada tahun 2024. Keterbatasan sumber daya, khususnya dalam hal perhitungan produksi di lapangan, menjadi hambatan utama dalam menghitung besaran produksi secara rutin di seluruh wilayah kabupaten. Padahal, data produksi cabai sangat krusial sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pengendalian pasar dan stabilisasi harga pangan.Tujuan: Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan membangun model prediksi produksi cabai menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) dengan algoritma Backpropagation, guna membantu estimasi produksi secara lebih efisien dan akurat.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan
pengumpulan data melalui dokumentasi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang,situs web SIPEDAS, serta wawancara(12 Informan) Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ANN yang dibangun menggunakan Altair AI Studio berhasil menghasilkan prediksi yang baik. Arsitektur terbaik yang diperoleh adalah 12-25-1 untuk produksi cabai besar, dan 12-15-1 untuk cabai rawit. Kesimpulan: Model ini terbukti mampu membantu perencanaan langkah strategis stabilisasi pasokan dan harga pangan oleh instansi terkait. Penelitian ini juga merekomendasikan beberapa pengembangan lanjutan untuk meningkatkan kualitas model, antara lain dengan mengeksplorasi arsitektur model yang lebih variatif, menambahkan atribut pendukung seperti luas lahan dan curah hujan, serta membandingkan performa ANN dengan algoritma prediksi lainnya.
Kata Kunci: Artificial Neural Network, Prediksi Produksi, Backpropagation
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00131/IPDN/2026 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192115 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260120112426 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000560 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ARTIFICIAL NEURAL NETWORK UNTUK MEMPREDIKSI PRODUKSI TANAMAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION DI DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN MAGELANG PROVINSI JAWA TENGAH (STUDI PADA PRODUKSI TAMANAN CABAI) /$c Sakti Wira Adi Utomo | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Sakti Wira Adi Utomo | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22053 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Rina Wahyuni | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 631.659 826 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 631.659 826 SAK a | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Produksi tanaman hortikultura | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang menghadapi tantangan dalam menyediakan data produksi cabai yang akurat dan mendetail. Hal ini menjadi persoalan penting mengingat Kabupaten Magelang merupakan salah satu sentra penghasil cabai terbesar di Jawa Tengah, dengan total produksi mencapai 880.983,19 kuintal pada tahun 2024. Keterbatasan sumber daya, khususnya dalam hal perhitungan produksi di lapangan, menjadi hambatan utama dalam menghitung besaran produksi secara rutin di seluruh wilayah kabupaten. Padahal, data produksi cabai sangat krusial sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pengendalian pasar dan stabilisasi harga pangan.Tujuan: Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan membangun model prediksi produksi cabai menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) dengan algoritma Backpropagation, guna membantu estimasi produksi secara lebih efisien dan akurat.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui dokumentasi dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang,situs web SIPEDAS, serta wawancara(12 Informan) Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ANN yang dibangun menggunakan Altair AI Studio berhasil menghasilkan prediksi yang baik. Arsitektur terbaik yang diperoleh adalah 12-25-1 untuk produksi cabai besar, dan 12-15-1 untuk cabai rawit. Kesimpulan: Model ini terbukti mampu membantu perencanaan langkah strategis stabilisasi pasokan dan harga pangan oleh instansi terkait. Penelitian ini juga merekomendasikan beberapa pengembangan lanjutan untuk meningkatkan kualitas model, antara lain dengan mengeksplorasi arsitektur model yang lebih variatif, menambahkan atribut pendukung seperti luas lahan dan curah hujan, serta membandingkan performa ANN dengan algoritma prediksi lainnya. Kata Kunci: Artificial Neural Network, Prediksi Produksi, Backpropagation | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2026