Detail Katalog

ID: 28877
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN DISKOMINFO DALAM PENERAPAN MASTERPLAN SMART CITY MELALUI APLIKASI JENDELA PONTIANAK INTEGRASI (JEPIN) DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT / Sarah

Pengarang:
Sarah ; Dyah Poespita
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Administrasi Negara Bidang Komunikasi di Indonesia
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
354.750.959.832.32 SAR p
Control Number:
INLIS000000001192128
BIB ID:
0010-0126000573
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rendahnya tingkat pemanfaatan aplikasi Jendela Pontianak Integrasi (JEPIN) oleh masyarakat menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya mewujudkan pelayanan publik berbasis teknologi di Kota Pontianak. Padahal, aplikasi ini merupakan bentuk implementasi Masterplan Smart City yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa jumlah unduhan aplikasi JEPIN tidak mencapai 1% dari jumlah penduduk, menandakan kurang optimalnya peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam mendorong adopsi teknologi ini.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Diskominfo dalam penerapan Masterplan Smart City melalui aplikasi JEPIN. Metode: Pendekatan penelitian ini menggunakan konsep kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui Observasi, Dokumentasi, dan pelaksanaan Wawancara. Informan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 18 orang. Landasan teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori Peran oleh Soerjono Soekanto tahun 2012. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, data display, dan penarikan Kesimpulan serta verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil
penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Diskominfo berperan dalam pengembangan infrastruktur digital, integrasi layanan, serta sosialisasi aplikasi, meskipun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan SDM, kurangnya koordinasi antar-OPD, dan minimnya literasi digital masyarakat. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran Diskominfo serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penerapan konsep Smart City secara inklusif dan berkelanjutan di Kota Pontianak.
Kata Kunci: Peran Diskominfo, JEPIN, Penerapan Smart City, Peningkatan efisiensi layanan publik
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00133/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192128 1
005 _ _ 20260120022714 2
035 # # $a 0010-0126000573 3
245 1 # $a PERAN DISKOMINFO DALAM PENERAPAN MASTERPLAN SMART CITY MELALUI APLIKASI JENDELA PONTIANAK INTEGRASI (JEPIN) DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT /$c Sarah 4
100 _ # $a Sarah 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24725 7
700 _ # $a Dyah Poespita 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 354.750.959.832.32 10
084 # # $a 354.750.959.832.32 SAR p 11
650 # 4 $a Administrasi Negara Bidang Komunikasi di Indonesia 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rendahnya tingkat pemanfaatan aplikasi Jendela Pontianak Integrasi (JEPIN) oleh masyarakat menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya mewujudkan pelayanan publik berbasis teknologi di Kota Pontianak. Padahal, aplikasi ini merupakan bentuk implementasi Masterplan Smart City yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa jumlah unduhan aplikasi JEPIN tidak mencapai 1% dari jumlah penduduk, menandakan kurang optimalnya peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam mendorong adopsi teknologi ini.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Diskominfo dalam penerapan Masterplan Smart City melalui aplikasi JEPIN. Metode: Pendekatan penelitian ini menggunakan konsep kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui Observasi, Dokumentasi, dan pelaksanaan Wawancara. Informan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 18 orang. Landasan teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori Peran oleh Soerjono Soekanto tahun 2012. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, data display, dan penarikan Kesimpulan serta verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Diskominfo berperan dalam pengembangan infrastruktur digital, integrasi layanan, serta sosialisasi aplikasi, meskipun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan SDM, kurangnya koordinasi antar-OPD, dan minimnya literasi digital masyarakat. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran Diskominfo serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penerapan konsep Smart City secara inklusif dan berkelanjutan di Kota Pontianak. Kata Kunci: Peran Diskominfo, JEPIN, Penerapan Smart City, Peningkatan efisiensi layanan publik 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 20 Jan 2026
Export