Detail Katalog
ID: 28888Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH INDUK PATRIOT DI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT / Wirapraja Yudinia Putera
Pengarang:
Wirapraja Yudinia Putera ; Tjahjo Suprajogo
Wirapraja Yudinia Putera ; Tjahjo Suprajogo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
sampah
Deskripsi Fisik:
16 : Ilus
16 : Ilus
Nomor Panggil:
363.728 598 242 1 WIR i
363.728 598 242 1 WIR i
Control Number:
INLIS000000001192139
INLIS000000001192139
BIB ID:
0010-0126000584
0010-0126000584
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pada tahun 2021 jumlah sampah yang terkelola
sebesar 21,03% dari jumlah sampah yang masuk ke Bank Sampah Unit. Pada tahun 2022,
terjadi peningkatan jumlah sampah yang terkelola yakni sebesar 26,67%. Kemudian pada
tahun 2023, jumlah sampah yang terkelola meningkat sebesar 100%. Dilihat dari jumlah
sampah yang masuk ke Bank Sampah Unit tiga tahun tersebut selalu mengalami penurunan,
sementara jumlah Bank Sampah Unit yang aktif mengalami penambahan sebanyak 108 unit .
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui program Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) di Kota Bekasi Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan dan memahami secara mendalam kebijakan publik yang terjadi, khususnya implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Bekasi. Penelitian dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Informan utama terdiri dari 7 informan, yang terdiri dari Kepala Bidang pada Dinas Lingkungan Hidup, Direktur Bank Sampah Induk Patriot, Bendahara Bank Sampah, Sekretaris Bank Sampah, Petugas Bank Sampah dan Nasabah Bank Sampah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman secara tematik melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari Knill & Tosun (2020). Hasil/Temuan: Penelitian menemukan bahwa implementasi kebijakan BSIP secara umum telah sesuai dengan regulasi yang ada, namun belum berjalan maksimal. Faktor penghambat utama meliputi minimnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, kurangnya monitoring dan evaluasi, keterbatasan
pelaporan dari unit bank sampah, serta keterbatasan anggaran. Di sisi lain, faktor pendukung
mencakup adanya regulasi daerah yang mendukung dan kemitraan dengan CSR. Kesimpulan:
Diperlukan upaya penguatan monitoring dan evaluasi, edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, pelaporan yang sistematis dan berjenjang, serta alokasi anggaran yang proporsional agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan untuk pengembangan kebijakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara lebih optimal dan partisipatif.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Sampah, Bank Sampah Induk
Patriot
sebesar 21,03% dari jumlah sampah yang masuk ke Bank Sampah Unit. Pada tahun 2022,
terjadi peningkatan jumlah sampah yang terkelola yakni sebesar 26,67%. Kemudian pada
tahun 2023, jumlah sampah yang terkelola meningkat sebesar 100%. Dilihat dari jumlah
sampah yang masuk ke Bank Sampah Unit tiga tahun tersebut selalu mengalami penurunan,
sementara jumlah Bank Sampah Unit yang aktif mengalami penambahan sebanyak 108 unit .
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui program Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) di Kota Bekasi Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan dan memahami secara mendalam kebijakan publik yang terjadi, khususnya implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Bekasi. Penelitian dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Informan utama terdiri dari 7 informan, yang terdiri dari Kepala Bidang pada Dinas Lingkungan Hidup, Direktur Bank Sampah Induk Patriot, Bendahara Bank Sampah, Sekretaris Bank Sampah, Petugas Bank Sampah dan Nasabah Bank Sampah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman secara tematik melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari Knill & Tosun (2020). Hasil/Temuan: Penelitian menemukan bahwa implementasi kebijakan BSIP secara umum telah sesuai dengan regulasi yang ada, namun belum berjalan maksimal. Faktor penghambat utama meliputi minimnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, kurangnya monitoring dan evaluasi, keterbatasan
pelaporan dari unit bank sampah, serta keterbatasan anggaran. Di sisi lain, faktor pendukung
mencakup adanya regulasi daerah yang mendukung dan kemitraan dengan CSR. Kesimpulan:
Diperlukan upaya penguatan monitoring dan evaluasi, edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, pelaporan yang sistematis dan berjenjang, serta alokasi anggaran yang proporsional agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan untuk pengembangan kebijakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara lebih optimal dan partisipatif.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Sampah, Bank Sampah Induk
Patriot
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06736/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192139 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260120060449 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000584 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH INDUK PATRIOT DI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT /$c Wirapraja Yudinia Putera | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Wirapraja Yudinia Putera | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 16 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23233 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Tjahjo Suprajogo | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.728 598 242 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.728 598 242 1 WIR i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a sampah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pada tahun 2021 jumlah sampah yang terkelola sebesar 21,03% dari jumlah sampah yang masuk ke Bank Sampah Unit. Pada tahun 2022, terjadi peningkatan jumlah sampah yang terkelola yakni sebesar 26,67%. Kemudian pada tahun 2023, jumlah sampah yang terkelola meningkat sebesar 100%. Dilihat dari jumlah sampah yang masuk ke Bank Sampah Unit tiga tahun tersebut selalu mengalami penurunan, sementara jumlah Bank Sampah Unit yang aktif mengalami penambahan sebanyak 108 unit . Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui program Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) di Kota Bekasi Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan dan memahami secara mendalam kebijakan publik yang terjadi, khususnya implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Bekasi. Penelitian dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Informan utama terdiri dari 7 informan, yang terdiri dari Kepala Bidang pada Dinas Lingkungan Hidup, Direktur Bank Sampah Induk Patriot, Bendahara Bank Sampah, Sekretaris Bank Sampah, Petugas Bank Sampah dan Nasabah Bank Sampah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman secara tematik melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari Knill & Tosun (2020). Hasil/Temuan: Penelitian menemukan bahwa implementasi kebijakan BSIP secara umum telah sesuai dengan regulasi yang ada, namun belum berjalan maksimal. Faktor penghambat utama meliputi minimnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, kurangnya monitoring dan evaluasi, keterbatasan pelaporan dari unit bank sampah, serta keterbatasan anggaran. Di sisi lain, faktor pendukung mencakup adanya regulasi daerah yang mendukung dan kemitraan dengan CSR. Kesimpulan: Diperlukan upaya penguatan monitoring dan evaluasi, edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, pelaporan yang sistematis dan berjenjang, serta alokasi anggaran yang proporsional agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan untuk pengembangan kebijakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara lebih optimal dan partisipatif. PENDAHULUAN Latar Belakang Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Sampah, Bank Sampah Induk Patriot | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2026