Detail Katalog
ID: 28905Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KOLABORASI OPERASI YUSTISI KEPENDUDUKAN BAGI PEKERJA MIGRAN DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA / Mehue, Abraham Christo
Pengarang:
Mehue, Abraham Christo ; Uluputty, Irfan
Mehue, Abraham Christo ; Uluputty, Irfan
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Permasalahan Kependudukan
Deskripsi Fisik:
14 : ilus
14 : ilus
Nomor Panggil:
363.959 881 74 MEH k
363.959 881 74 MEH k
Control Number:
INLIS000000001192156
INLIS000000001192156
BIB ID:
0010-0126000601
0010-0126000601
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketidakpatuhan administratif di kalangan populasi migran menjadi tantangan signifikan bagi tata kelola perkotaan, terutama di wilayah yang mengalami arus masuk migran yang besar seperti Kota Jayapura. Penelitian ini mengkaji tata kelola kolaboratif melalui operasi yustisi kependudukan yang menargetkan pekerja migran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran. Metode: Studi berbasis eksplorasi menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama di Kota Jayapura dari pihak Satpol PP, Dukcapil, pekerja migran, dan tokoh masyarakat. Penggunaan teori Collaborative Governance dalam penelitian dengan data hasil wawancara dianalisis secara tematik dan dilakukan triangulasi dengan data observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi kondisi awal ditemukan sumber daya yang memadai dari pihak pelaksana namun adanya kendala keterbatasan anggaran yang tidak sesuai dengan distribusi populasi migran; pada dimensi proses kolaborasi ditemukan minimnya keterlibatan sektor swasta; pada dimensi hasil sementara ditemukan koordinasi yang baik antara pihak pelaksana meskipun ditemukan sedikit kendala. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran di Kota Jayapura telah berjalan efektif. Saran penelitian yakni perlunya penyediaan alokasi anggaran yang memadai agar selaras dengan realitas demografis dan pembentukan mekanisme integrasi sektor swasta formal, yang berdampak mengubah Kota Jayapura menjadi model kepatuhan administratif sambil menyeimbangkan penegakan dengan pertimbangan kesejahteraan migran. Kata kunci: Ketertiban, Kolaborasi Pemerintahan, Pekerja Migran
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00149/IPDN/2026 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192156 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260121071403 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000601 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KOLABORASI OPERASI YUSTISI KEPENDUDUKAN BAGI PEKERJA MIGRAN DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA /$c Mehue, Abraham Christo | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Mehue, Abraham Christo | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/25036 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Uluputty, Irfan | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.959 881 74 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.959 881 74 MEH k | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Permasalahan Kependudukan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketidakpatuhan administratif di kalangan populasi migran menjadi tantangan signifikan bagi tata kelola perkotaan, terutama di wilayah yang mengalami arus masuk migran yang besar seperti Kota Jayapura. Penelitian ini mengkaji tata kelola kolaboratif melalui operasi yustisi kependudukan yang menargetkan pekerja migran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran. Metode: Studi berbasis eksplorasi menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama di Kota Jayapura dari pihak Satpol PP, Dukcapil, pekerja migran, dan tokoh masyarakat. Penggunaan teori Collaborative Governance dalam penelitian dengan data hasil wawancara dianalisis secara tematik dan dilakukan triangulasi dengan data observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi kondisi awal ditemukan sumber daya yang memadai dari pihak pelaksana namun adanya kendala keterbatasan anggaran yang tidak sesuai dengan distribusi populasi migran; pada dimensi proses kolaborasi ditemukan minimnya keterlibatan sektor swasta; pada dimensi hasil sementara ditemukan koordinasi yang baik antara pihak pelaksana meskipun ditemukan sedikit kendala. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran di Kota Jayapura telah berjalan efektif. Saran penelitian yakni perlunya penyediaan alokasi anggaran yang memadai agar selaras dengan realitas demografis dan pembentukan mekanisme integrasi sektor swasta formal, yang berdampak mengubah Kota Jayapura menjadi model kepatuhan administratif sambil menyeimbangkan penegakan dengan pertimbangan kesejahteraan migran. Kata kunci: Ketertiban, Kolaborasi Pemerintahan, Pekerja Migran | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Jan 2026