Detail Katalog

ID: 28922
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN OLEH LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN / Daffa Fawwazi Fadhlurrohman

Pengarang:
Daffa Fawwazi Fadhlurrohman ; Akhmad Marzuki
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Anak jalanan
Deskripsi Fisik:
16
Nomor Panggil:
362.735.981.616.2 DAF p
Control Number:
INLIS000000001192173
BIB ID:
0010-0126000618
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Anak jalanan di Kota Palembang mencerminkan persoalan sosial kompleks yang dipicu oleh kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, dan disfungsi keluarga. Minimnya daya jangkau program pemerintah mendorong peran strategis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam upaya pemberdayaan kelompok rentan ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam melaksanakan pemberdayaan anak jalanan di Kota Palembang, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari perwakilan Dinas Sosial, pengurus LSM, aktivis HAM, masyarakat, serta anak jalanan itu sendiri. Teknik analisis data mencakup reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa LSM memiliki peran strategis dalam lima aspek pemberdayaan yaitu: penyediaan lingkungan yang mendukung (pemungkinan), peningkatan kapasitas (penguatan), perlindungan, dukungan emosional dan sosial (penyokongan), serta pemeliharaan berkelanjutan. Faktor pendukung berasal dari kerja sama lintas sektor, sedangkan hambatannya
meliputi keterbatasan dana, rendahnya partisipasi masyarakat, dan stigma sosial terhadap anak jalanan. Kesimpulannya, pemberdayaan anak jalanan memerlukan pendekatan yang menyeluruh, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kesimpulan: Peran LSM sangat penting dalam menjembatani kebutuhan anak jalanan dengan program sosial, terutama dalam aspek pendidikan, keterampilan, dan dukungan psikososial.
Kata kunci: Anak Jalanan, Pemberdayaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Kota Palembang
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00155/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192173 1
005 _ _ 20260121092819 2
035 # # $a 0010-0126000618 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN OLEH LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Daffa Fawwazi Fadhlurrohman 4
100 _ # $a Daffa Fawwazi Fadhlurrohman 5
300 # # $a 16 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24157 7
700 _ # $a Akhmad Marzuki 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 362.735.981.616.2 10
084 # # $a 362.735.981.616.2 DAF p 11
650 # 4 $a Anak jalanan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Anak jalanan di Kota Palembang mencerminkan persoalan sosial kompleks yang dipicu oleh kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, dan disfungsi keluarga. Minimnya daya jangkau program pemerintah mendorong peran strategis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam upaya pemberdayaan kelompok rentan ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam melaksanakan pemberdayaan anak jalanan di Kota Palembang, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari perwakilan Dinas Sosial, pengurus LSM, aktivis HAM, masyarakat, serta anak jalanan itu sendiri. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa LSM memiliki peran strategis dalam lima aspek pemberdayaan yaitu: penyediaan lingkungan yang mendukung (pemungkinan), peningkatan kapasitas (penguatan), perlindungan, dukungan emosional dan sosial (penyokongan), serta pemeliharaan berkelanjutan. Faktor pendukung berasal dari kerja sama lintas sektor, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan dana, rendahnya partisipasi masyarakat, dan stigma sosial terhadap anak jalanan. Kesimpulannya, pemberdayaan anak jalanan memerlukan pendekatan yang menyeluruh, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kesimpulan: Peran LSM sangat penting dalam menjembatani kebutuhan anak jalanan dengan program sosial, terutama dalam aspek pendidikan, keterampilan, dan dukungan psikososial. Kata kunci: Anak Jalanan, Pemberdayaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Kota Palembang 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name