Detail Katalog
ID: 28927Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PENERIMAAN RETRIBUSI PARKIR MELALUI QRIS DI KOTA MEDAN / Setiawan, Ardya Brahmantyo
Pengarang:
Setiawan, Ardya Brahmantyo ; Margono, Budi
Setiawan, Ardya Brahmantyo ; Margono, Budi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Parkir dan Perparkiran
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
14 : Ilus
Nomor Panggil:
388.474 598 121 1 SET o
388.474 598 121 1 SET o
Control Number:
INLIS000000001192178
INLIS000000001192178
BIB ID:
0010-0126000623
0010-0126000623
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Medan yang terus meningkat setiap tahunnya berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan parkir yang optimal. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Medan menerapkan sistem pembayaran retribusi parkir berbasis QRIS. Namun, sejak diterapkan, realisasi penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum Kota Medan dari tahun 2021 hingga 2024 belum pernah mencapai target. Beberapa faktor penyebabnya antara lain masih maraknya parkir liar, rendahnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan pembayaran melalui QRIS, serta belum maksimalnya peran petugas parkir di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidaktercapaian target penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum Kota Medan serta mengevaluasi upaya optimalisasi penerimaan retribusi parkir melalui QRIS oleh Dinas Perhubungan Kota Medan. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis dilakukan dengan menghubungkan teori optimalisasi pendapatan daerah oleh Sutedi (2008) dengan temuan di lapangan untuk mengungkap optimalisasi kebijakan pembayaran melalui QRIS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS dalam penerimaan retribusi parkir telah membawa perubahan positif ditunjukkan pada dimensi Memperluas Basis Penerimaan (Belum Optimal): Target penerimaan tinggi namun realisasi selalu di bawah, dipicu oleh juru parkir nakal; Dimensi Memperkuat Proses Pemungutan (Optimal): Sarana prasarana (rompi, QRIS) dan sosialisasi tata cara pemungutan telah disediakan; Dimensi Meningkatkan Pengawasan (Optimal): Pengawasan dilakukan melalui himbauan media, layanan pengaduan daring, pemasangan rambu, dan razia; Dimensi Meningkatkan Efisiensi Administrasi dan Menekan Biaya Pemungutan (Optimal): Sistem e-Parkir digunakan untuk monitoring, e-Jukir, dan pembayaran QRIS, yang meningkatkan efisiensi administrasi; Dimensi Meningkatkan Kapasitas Penerimaan Melalui Perencanaan yang Lebih Baik (Optimal): Dinas Perhubungan berencana mengubah sistem parkir menjadi pembayaran secara berlangganan per tahun untuk menekan kebocoran, serta akan menambah titik – titik parkir resmi. Kesimpulan: Optimalisasi penerimaan retribusi parkir melalui QRIS di Kota Medan telah menunjukkan arah yang positif, tetapi belum sepenuhnya optimal dalam meningkatkan realisasi penerimaan sesuai target yang ditetapkan. Perlu strategi tambahan berupa peningkatan pengawasan, sosialisasi berkelanjutan, serta penertiban parkir liar agar implementasi pembayaran melalui QRIS dapat berjalan lebih optimal. Kata Kunci: Retribusi Parkir, QRIS, Optimalisasi, Pendapatan Daerah
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00159/IPDN/2026 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192178 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260121093839 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000623 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PENERIMAAN RETRIBUSI PARKIR MELALUI QRIS DI KOTA MEDAN /$c Setiawan, Ardya Brahmantyo | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Setiawan, Ardya Brahmantyo | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/21989/ | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Margono, Budi | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 388.474 598 121 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 388.474 598 121 1 SET o | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Parkir dan Perparkiran | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Medan yang terus meningkat setiap tahunnya berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan parkir yang optimal. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Medan menerapkan sistem pembayaran retribusi parkir berbasis QRIS. Namun, sejak diterapkan, realisasi penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum Kota Medan dari tahun 2021 hingga 2024 belum pernah mencapai target. Beberapa faktor penyebabnya antara lain masih maraknya parkir liar, rendahnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan pembayaran melalui QRIS, serta belum maksimalnya peran petugas parkir di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidaktercapaian target penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum Kota Medan serta mengevaluasi upaya optimalisasi penerimaan retribusi parkir melalui QRIS oleh Dinas Perhubungan Kota Medan. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis dilakukan dengan menghubungkan teori optimalisasi pendapatan daerah oleh Sutedi (2008) dengan temuan di lapangan untuk mengungkap optimalisasi kebijakan pembayaran melalui QRIS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS dalam penerimaan retribusi parkir telah membawa perubahan positif ditunjukkan pada dimensi Memperluas Basis Penerimaan (Belum Optimal): Target penerimaan tinggi namun realisasi selalu di bawah, dipicu oleh juru parkir nakal; Dimensi Memperkuat Proses Pemungutan (Optimal): Sarana prasarana (rompi, QRIS) dan sosialisasi tata cara pemungutan telah disediakan; Dimensi Meningkatkan Pengawasan (Optimal): Pengawasan dilakukan melalui himbauan media, layanan pengaduan daring, pemasangan rambu, dan razia; Dimensi Meningkatkan Efisiensi Administrasi dan Menekan Biaya Pemungutan (Optimal): Sistem e-Parkir digunakan untuk monitoring, e-Jukir, dan pembayaran QRIS, yang meningkatkan efisiensi administrasi; Dimensi Meningkatkan Kapasitas Penerimaan Melalui Perencanaan yang Lebih Baik (Optimal): Dinas Perhubungan berencana mengubah sistem parkir menjadi pembayaran secara berlangganan per tahun untuk menekan kebocoran, serta akan menambah titik – titik parkir resmi. Kesimpulan: Optimalisasi penerimaan retribusi parkir melalui QRIS di Kota Medan telah menunjukkan arah yang positif, tetapi belum sepenuhnya optimal dalam meningkatkan realisasi penerimaan sesuai target yang ditetapkan. Perlu strategi tambahan berupa peningkatan pengawasan, sosialisasi berkelanjutan, serta penertiban parkir liar agar implementasi pembayaran melalui QRIS dapat berjalan lebih optimal. Kata Kunci: Retribusi Parkir, QRIS, Optimalisasi, Pendapatan Daerah | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Jan 2026