Detail Katalog

ID: 28935
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EVALUASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH REUSE REDUCE RECYCLE DI KABUPATEN MOJOKERTO / Adhe Prayoga Setyo Adji

Pengarang:
Adhe Prayoga Setyo Adji ; Andi Pitono
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pengelolaan Lingkungan
Deskripsi Fisik:
13
Nomor Panggil:
363.759 828 51 ADH e
Control Number:
INLIS000000001192185
BIB ID:
0010-0126000630
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sampah merupakan persoalan lingkungan yang terus
meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Kabupaten Mojokerto
menghadapi tantangan serius akibat kelebihan kapasitas TPA Karangdiyeng, sementara
pengelolaan konvensional dinilai tidak lagi efektif. Strategi berkelanjutan diperlukan, salah
satunya melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Tujuan:
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan penyelenggaraan TPS 3R di Kabupaten
Mojokerto dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kebijakan berdasarkan teori evaluasi William N. Dunn, meliputi enam kriteria: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TPS 3R di Kabupaten Mojokerto belum berjalan optimal. Terdapat ketimpangan antara jumlah TPS 3R dan jumlah desa/kelurahan, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya partisipasi masyarakat, serta keterbatasan alokasi anggaran. Hambatan utama yang diidentifikasi antara lain adalah kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis 3R, serta lemahnya regulasi dan koordinasi antarinstansi terkait. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta perluasan dan penguatan peran TPS 3R sebagai upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto.
Kata kunci: Kebijakan Publik, Pengelolaan Sampah, Evaluasi, Kabupaten Mojokerto
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06749/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192185 1
005 _ _ 20260121095147 2
035 # # $a 0010-0126000630 3
245 1 # $a EVALUASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH REUSE REDUCE RECYCLE DI KABUPATEN MOJOKERTO /$c Adhe Prayoga Setyo Adji 4
100 _ # $a Adhe Prayoga Setyo Adji 5
300 # # $a 13 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21277 7
700 _ # $a Andi Pitono 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.759 828 51 10
084 # # $a 363.759 828 51 ADH e 11
650 # 4 $a Pengelolaan Lingkungan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sampah merupakan persoalan lingkungan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Kabupaten Mojokerto menghadapi tantangan serius akibat kelebihan kapasitas TPA Karangdiyeng, sementara pengelolaan konvensional dinilai tidak lagi efektif. Strategi berkelanjutan diperlukan, salah satunya melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan penyelenggaraan TPS 3R di Kabupaten Mojokerto dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kebijakan berdasarkan teori evaluasi William N. Dunn, meliputi enam kriteria: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TPS 3R di Kabupaten Mojokerto belum berjalan optimal. Terdapat ketimpangan antara jumlah TPS 3R dan jumlah desa/kelurahan, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya partisipasi masyarakat, serta keterbatasan alokasi anggaran. Hambatan utama yang diidentifikasi antara lain adalah kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis 3R, serta lemahnya regulasi dan koordinasi antarinstansi terkait. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta perluasan dan penguatan peran TPS 3R sebagai upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto. Kata kunci: Kebijakan Publik, Pengelolaan Sampah, Evaluasi, Kabupaten Mojokerto 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name