Detail Katalog

ID: 28937
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KINERJA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT DI KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA / Condro Rinoto

Pengarang:
Condro Rinoto ; Ismunarta
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Minat Baca Masyarakat
Deskripsi Fisik:
13
Nomor Panggil:
028.959.812.32 CON k
Control Number:
INLIS000000001192187
BIB ID:
0010-0126000632
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Minat baca masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Asahan, masih tergolong rendah meskipun berbagai program telah dijalankan oleh pemerintah daerah. Indikator kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan menunjukkan pencapaian yang belum optimal. Selain itu, belum ada penelitian sebelumnya yang secara spesifik mengevaluasi kinerja dinas tersebut menggunakan pendekatan teori kinerja sektor publik dari Agus Dwiyanto (2017). Tujuan: Untuk menganalisis kinerja Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan dalam meningkatkan minat baca masyarakat, berdasarkan lima indikator kinerja sektor publik yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Metode: Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive dan data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas dan kualitas layanan perpustakaan masih rendah akibat keterbatasan
fasilitas, jumlah pustakawan, serta keterbatasan koleksi buku. Responsivitas dan responsibilitas dinilai cukup baik melalui kesesuaian pelaksanaan program dengan regulasi dan tanggapan terhadap kebutuhan masyarakat. Akuntabilitas dinas juga cukup baik meskipun masih memerlukan penyempurnaan sistem administrasi. Kesimpulan: Kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan menunjukkan komitmen kinerja yang belum optimal dan masih perlu ditingkatkan terhadap peningkatan literasi berupa tantangan internal dan eksternal. Diperlukan peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan fasilitas, serta kolaborasi lintas sektor agar target peningkatan minat baca dapat tercapai secara optimal.
Kata kunci: Kinerja Organisasi, Minat Baca, Perpustakaan Daerah, Literasi, Evaluasi Publik.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00163/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192187 1
005 _ _ 20260121095422 2
035 # # $a 0010-0126000632 3
245 1 # $a KINERJA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT DI KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Condro Rinoto 4
100 _ # $a Condro Rinoto 5
300 # # $a 13 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24453 7
700 _ # $a Ismunarta 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 028.959.812.32 10
084 # # $a 028.959.812.32 CON k 11
650 # 4 $a Minat Baca Masyarakat 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Minat baca masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Asahan, masih tergolong rendah meskipun berbagai program telah dijalankan oleh pemerintah daerah. Indikator kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan menunjukkan pencapaian yang belum optimal. Selain itu, belum ada penelitian sebelumnya yang secara spesifik mengevaluasi kinerja dinas tersebut menggunakan pendekatan teori kinerja sektor publik dari Agus Dwiyanto (2017). Tujuan: Untuk menganalisis kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan dalam meningkatkan minat baca masyarakat, berdasarkan lima indikator kinerja sektor publik yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Metode: Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive dan data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas dan kualitas layanan perpustakaan masih rendah akibat keterbatasan fasilitas, jumlah pustakawan, serta keterbatasan koleksi buku. Responsivitas dan responsibilitas dinilai cukup baik melalui kesesuaian pelaksanaan program dengan regulasi dan tanggapan terhadap kebutuhan masyarakat. Akuntabilitas dinas juga cukup baik meskipun masih memerlukan penyempurnaan sistem administrasi. Kesimpulan: Kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan menunjukkan komitmen kinerja yang belum optimal dan masih perlu ditingkatkan terhadap peningkatan literasi berupa tantangan internal dan eksternal. Diperlukan peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan fasilitas, serta kolaborasi lintas sektor agar target peningkatan minat baca dapat tercapai secara optimal. Kata kunci: Kinerja Organisasi, Minat Baca, Perpustakaan Daerah, Literasi, Evaluasi Publik. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name