Detail Katalog
ID: 28946Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN TANGGAP DARURAT PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA TOMOHON PROVINSI SULAWESI UTARA / Pongoh, Rachel Avril Febiana
Pengarang:
Pongoh, Rachel Avril Febiana ; Sembiring, Uliana Ria
Pongoh, Rachel Avril Febiana ; Sembiring, Uliana Ria
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Penanggulangan Bencana Tanah Longsor
Deskripsi Fisik:
10
10
Nomor Panggil:
363.349.559.842.42 RAC m
363.349.559.842.42 RAC m
Control Number:
INLIS000000001192196
INLIS000000001192196
BIB ID:
0010-0126000641
0010-0126000641
Catatan
Permasalahan/latar Belakang (GAP): Peningkatan jumlah kejadian bencana dan besarnya kerugian akibat tanah longsor di Kota Tomohon menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk manajemen tanggap darurat yang lebih efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami manajemen tanggap darurat bencana tanah longsor yang diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sementara teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Hasil menunjukkan bahwa koordinasi antar instansi, tim reaksi cepat (TRC), serta mobilisasi sumber daya berjalan cukup optimal. Namun, kendala seperti keterbatasan anggaran, rendahnya kesadaran dan kurangnya kerja sama masyarakat di kawasan rawan longsor, serta keterbatasan jumlah sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD mengusulkan tambahan anggaran, pengadaan perlengkapan tanggap darurat, serta peningkatan infrastruktur dan edukasi masyarakat guna mengurangi risiko bencana. Dengan pendekatan berkelanjutan, diharapkan respons terhadap tanah longsor semakin optimal demi keselamatan masyarakat.
Kata kunci: Manajemen Tanggap Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tanah Longsor
Kata kunci: Manajemen Tanggap Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tanah Longsor
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00165/IPDN/2026 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192196 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260121100509 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000641 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN TANGGAP DARURAT PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA TOMOHON PROVINSI SULAWESI UTARA /$c Pongoh, Rachel Avril Febiana | 4 |
| 100 | 3 |
# |
$a Pongoh, Rachel Avril Febiana | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 10 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22026 | 7 |
| 700 | 3 |
# |
$a Sembiring, Uliana Ria | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.349.559.842.42 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.349.559.842.42 RAC m | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Penanggulangan Bencana Tanah Longsor | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/latar Belakang (GAP): Peningkatan jumlah kejadian bencana dan besarnya kerugian akibat tanah longsor di Kota Tomohon menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk manajemen tanggap darurat yang lebih efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami manajemen tanggap darurat bencana tanah longsor yang diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sementara teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Hasil menunjukkan bahwa koordinasi antar instansi, tim reaksi cepat (TRC), serta mobilisasi sumber daya berjalan cukup optimal. Namun, kendala seperti keterbatasan anggaran, rendahnya kesadaran dan kurangnya kerja sama masyarakat di kawasan rawan longsor, serta keterbatasan jumlah sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD mengusulkan tambahan anggaran, pengadaan perlengkapan tanggap darurat, serta peningkatan infrastruktur dan edukasi masyarakat guna mengurangi risiko bencana. Dengan pendekatan berkelanjutan, diharapkan respons terhadap tanah longsor semakin optimal demi keselamatan masyarakat. Kata kunci: Manajemen Tanggap Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tanah Longsor | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Jan 2026