Detail Katalog

ID: 28963
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PROGRAM UTILITAS INTEGRASI DATA DIRI SENDIRI (TAS GRATIS) DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH / Agung Prasetyo

Pengarang:
Agung Prasetyo ; Poli, Arnold
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Administrasi kependudukan
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
352.659.844.31 AGU i
Control Number:
INLIS000000001192213
BIB ID:
0010-0126000658
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Meskipun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu telah menerapkan Program Utilitas Integrasi Data Diri Sendiri (Tas Gratis) berbasis Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, tingkat partisipasi masyarakat dalam aktivasi IKD masih rendah, yakni hanya mencapai 3,76% dari target 10%. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara ketersediaan teknologi dengan tingkat pemanfaatannya oleh masyarakat, yang disebabkan oleh rendahnya literasi digital, kurangnya sosialisasi, dan keterbatasan infrastruktur pendukung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Tas Gratis dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya optimalisasi penerapannya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori implementasi dari George Edward III yang mencakup empat elemen: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Tas Gratis di Kota Palu sudah cukup baik, terutama dalam hal komunikasi internal dan komitmen pelaksana. Namun, masih terdapat beberapa hambatan, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan jumlah tenaga ahli, dan kurangnya infrastruktur teknologi. Dinas Dukcapil Kota Palu telah melakukan berbagai upaya optimalisasi, termasuk sosialisasi langsung ke masyarakat dan pelatihan teknis bagi pegawai, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan: Implementasi Program Tas Gratis dinilai sudah cukup baik dalam mendukung digitalisasi pelayanan kependudukan di Kota Palu. Namun, tantangan berupa keterbatasan SDM, infrastruktur, dan literasi digital masyarakat masih perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Peningkatan sosialisasi, pelatihan teknis, serta dukungan infrastruktur yang memadai menjadi kunci dalam mengoptimalkan penerapan program ini.
Kata Kunci: Tas Gratis, Identitas Kependudukan Digital, Administrasi Kependudukan, Implementasi Program, Kota Palu.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00166/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192213 1
005 _ _ 20260121110606 2
035 # # $a 0010-0126000658 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM UTILITAS INTEGRASI DATA DIRI SENDIRI (TAS GRATIS) DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c Agung Prasetyo 4
100 _ # $a Agung Prasetyo 5
300 # # $a 12 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20981 7
700 3 # $a Poli, Arnold 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 352.659.844.31 10
084 # # $a 352.659.844.31 AGU i 11
650 # 4 $a Administrasi kependudukan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Meskipun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu telah menerapkan Program Utilitas Integrasi Data Diri Sendiri (Tas Gratis) berbasis Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, tingkat partisipasi masyarakat dalam aktivasi IKD masih rendah, yakni hanya mencapai 3,76% dari target 10%. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara ketersediaan teknologi dengan tingkat pemanfaatannya oleh masyarakat, yang disebabkan oleh rendahnya literasi digital, kurangnya sosialisasi, dan keterbatasan infrastruktur pendukung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Tas Gratis dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya optimalisasi penerapannya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori implementasi dari George Edward III yang mencakup empat elemen: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Tas Gratis di Kota Palu sudah cukup baik, terutama dalam hal komunikasi internal dan komitmen pelaksana. Namun, masih terdapat beberapa hambatan, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan jumlah tenaga ahli, dan kurangnya infrastruktur teknologi. Dinas Dukcapil Kota Palu telah melakukan berbagai upaya optimalisasi, termasuk sosialisasi langsung ke masyarakat dan pelatihan teknis bagi pegawai, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan: Implementasi Program Tas Gratis dinilai sudah cukup baik dalam mendukung digitalisasi pelayanan kependudukan di Kota Palu. Namun, tantangan berupa keterbatasan SDM, infrastruktur, dan literasi digital masyarakat masih perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Peningkatan sosialisasi, pelatihan teknis, serta dukungan infrastruktur yang memadai menjadi kunci dalam mengoptimalkan penerapan program ini. Kata Kunci: Tas Gratis, Identitas Kependudukan Digital, Administrasi Kependudukan, Implementasi Program, Kota Palu. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 21 Jan 2026
Export