Detail Katalog

ID: 28978
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI KOMUNITAS KREASI SUNGAI PUTAT (KSP) DALAM MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA / Irfan Asfianti Wirayuda

Pengarang:
Irfan Asfianti Wirayuda ; Hadi Prabowo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Perubahan Iklim
Deskripsi Fisik:
14
Nomor Panggil:
551.695.983.232 IRF p
Control Number:
INLIS000000001192228
BIB ID:
0010-0126000673
Catatan
Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Perubahan iklim merupakan tantangan global yang berdampak pada Kota Pontianak, khususnya Kecamatan Pontianak Utara yang rentan banjir akibat kondisi geografis dan penurunan kualitas sungai. Permasalahan penelitian adalah bagaimana proses pemberdayaan pemuda melalui Komunitas Kreasi Sungai Putat (KSP) dalam mitigasi perubahan iklim, serta faktor pendukung, penghambat, dan upaya yang telah dilakukan. Tujuan: Mendeskripsikan proses pemberdayaan pemuda melalui KSP dan mengevaluasi efektivitasnya dalam menciptakan pemuda yang aktif dan peduli lingkungan. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif dengan purposive sampling untuk memilih informan (aparat pemerintah dan anggota KSP). Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah konsep pemberdayaan masyarakat menurut Fahrudin (2012) dengan pendekatan enabling, empowering, dan protecting. Hasil / Temuan: Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pemuda melalui Komunitas Kreasi Sungai Putat (KSP) telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi isu perubahan iklim. Pemuda dilibatkan dalam kegiatan nyata seperti edukasi lingkungan, daur ulang sampah, restorasi sungai, serta penguatan kelembagaan komunitas. Temuan penelitian mengidentifikasi bahwa faktor pendukung utama adalah semangat pemuda, keberadaan komunitas yang solid, serta dukungan dari pemerintah daerah melalui pelatihan dan kebijakan. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan pendanaan, rendahnya kesadaran masyarakat luas, dan tantangan dalam membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas. Secara umum, pemberdayaan ini telah berhasil membangun kapasitas individu dan kolektif pemuda dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Kesimpulan: Keterlibatan pemuda melalui komunitas lingkungan efektif mendorong perubahan perilaku kolektif dalam menjaga ekosistem lokal. Disarankan agar pemerintah meningkatkan fasilitasi dan dukungan kebijakan terhadap komunitas pemuda serta memperluas model pemberdayaan ini ke wilayah lain dengan tantangan serupa.
Kata kunci: Perubahan iklim, Pemberdayaan pemuda, Mitigasi
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00171/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192228 1
005 _ _ 20260121123252 2
035 # # $a 0010-0126000673 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI KOMUNITAS KREASI SUNGAI PUTAT (KSP) DALAM MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA /$c Irfan Asfianti Wirayuda 4
100 _ # $a Irfan Asfianti Wirayuda 5
300 # # $a 14 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24858 7
700 _ # $a Hadi Prabowo 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 551.695.983.232 10
084 # # $a 551.695.983.232 IRF p 11
650 # 4 $a Perubahan Iklim 12
520 # # $a Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Perubahan iklim merupakan tantangan global yang berdampak pada Kota Pontianak, khususnya Kecamatan Pontianak Utara yang rentan banjir akibat kondisi geografis dan penurunan kualitas sungai. Permasalahan penelitian adalah bagaimana proses pemberdayaan pemuda melalui Komunitas Kreasi Sungai Putat (KSP) dalam mitigasi perubahan iklim, serta faktor pendukung, penghambat, dan upaya yang telah dilakukan. Tujuan: Mendeskripsikan proses pemberdayaan pemuda melalui KSP dan mengevaluasi efektivitasnya dalam menciptakan pemuda yang aktif dan peduli lingkungan. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif dengan purposive sampling untuk memilih informan (aparat pemerintah dan anggota KSP). Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah konsep pemberdayaan masyarakat menurut Fahrudin (2012) dengan pendekatan enabling, empowering, dan protecting. Hasil / Temuan: Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pemuda melalui Komunitas Kreasi Sungai Putat (KSP) telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi isu perubahan iklim. Pemuda dilibatkan dalam kegiatan nyata seperti edukasi lingkungan, daur ulang sampah, restorasi sungai, serta penguatan kelembagaan komunitas. Temuan penelitian mengidentifikasi bahwa faktor pendukung utama adalah semangat pemuda, keberadaan komunitas yang solid, serta dukungan dari pemerintah daerah melalui pelatihan dan kebijakan. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan pendanaan, rendahnya kesadaran masyarakat luas, dan tantangan dalam membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas. Secara umum, pemberdayaan ini telah berhasil membangun kapasitas individu dan kolektif pemuda dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Kesimpulan: Keterlibatan pemuda melalui komunitas lingkungan efektif mendorong perubahan perilaku kolektif dalam menjaga ekosistem lokal. Disarankan agar pemerintah meningkatkan fasilitasi dan dukungan kebijakan terhadap komunitas pemuda serta memperluas model pemberdayaan ini ke wilayah lain dengan tantangan serupa. Kata kunci: Perubahan iklim, Pemberdayaan pemuda, Mitigasi 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name