Detail Katalog

ID: 29031
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN PEMUKIMAN DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH / Yatasha Qurrata A’yuni

Pengarang:
Yatasha Qurrata A’yuni ; Mujahidin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Penanggulangan kebakaran dan perlindungan kebakaran
Deskripsi Fisik:
13 : Ilus
Nomor Panggil:
363.375 981 12 YAT e
Control Number:
INLIS000000001192270
BIB ID:
0010-0126000715
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya kepadatan penduduk dan semakin padatnya
kawasan permukiman di Kota Banda Aceh meningkatkan risiko penyebaran api secara cepat, menjadikan kebakaran permukiman sebagai bencana yang paling sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik materiil maupun non-materiil. Meskipun beberapa penelitian sebelumnya telah membahas efektivitas pelayanan pemadaman kebakaran, penelitian-penelitian tersebut umumnya masih bersifat umum dan belum secara spesifik menyoroti penanggulangan kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk dengan pendekatan teori efektivitas organisasi.Kesenjangan ini menunjukkan perlunya analisis lebih mendalam terhadap efektivitas penanggulangan bencana kebakaran permukiman dengan menggunakan pendekatan yang komprehensif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penanggulangan bencana kebakaran pemukiman di Kota Banda Aceh. Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,dan dokumentasi sebagai pendukung keabsahan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori efektivitas dari Duncan (1973), yang mencakup tiga indikator utama yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap aspek dari indikator efektivitas menurut Duncan hampir terpenuhi. Namun, masih memerlukan berbagai perbaikan dan optimalisasi dalam aspek pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. DPKP Kota Banda Aceh mengalami keterbatasan dalam hal armada, dari total 22 armada, 16 armada dalam kondisi rusak
ringan dan 1 armada rusak berat. Selain itu, hanya 16 orang petugas pemadam yang telah mendapatkan Sertifikat Pemadam I Pusdiklat Ciracas dari total 65 orang petugas pemadam yang ada di DPKP Kota Banda Aceh. DPKP Kota Banda Aceh telah memenuhi SPM dalam hal waktu tanggap yaitu 11 menit, serta pada tahun 2023 DPKP Kota Banda Aceh memperoleh persentase pencapaian target sasaran sebesar 95.32%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan para informan maka efektivitas penanggulangan bencana kebakaran pemukiman di Kota Banda Aceh cukup efektif, namun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan armada,kurangnya jumlah dan keterampilan personil, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam mencegah
dan merespons kebakaran. Upaya yang dilakukan antara lain pengajuan anggaran untuk penambahan dan peremajaan armada, pelatihan personil dan perekrutan relawan, serta peningkatan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.
Kata Kunci: Efektivitas, Penanggulangan Bencana, Kebakaran Permukiman
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06774/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192270 1
005 _ _ 20260122100438 2
035 # # $a 0010-0126000715 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN PEMUKIMAN DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH /$c Yatasha Qurrata A’yuni 4
100 _ # $a Yatasha Qurrata A’yuni 5
300 # # $a 13 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21460 7
700 _ # $a Mujahidin 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.375 981 12 10
084 # # $a 363.375 981 12 YAT e 11
650 # 4 $a Penanggulangan kebakaran dan perlindungan kebakaran 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya kepadatan penduduk dan semakin padatnya kawasan permukiman di Kota Banda Aceh meningkatkan risiko penyebaran api secara cepat, menjadikan kebakaran permukiman sebagai bencana yang paling sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik materiil maupun non-materiil. Meskipun beberapa penelitian sebelumnya telah membahas efektivitas pelayanan pemadaman kebakaran, penelitian-penelitian tersebut umumnya masih bersifat umum dan belum secara spesifik menyoroti penanggulangan kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk dengan pendekatan teori efektivitas organisasi.Kesenjangan ini menunjukkan perlunya analisis lebih mendalam terhadap efektivitas penanggulangan bencana kebakaran permukiman dengan menggunakan pendekatan yang komprehensif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penanggulangan bencana kebakaran pemukiman di Kota Banda Aceh. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,dan dokumentasi sebagai pendukung keabsahan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori efektivitas dari Duncan (1973), yang mencakup tiga indikator utama yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap aspek dari indikator efektivitas menurut Duncan hampir terpenuhi. Namun, masih memerlukan berbagai perbaikan dan optimalisasi dalam aspek pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. DPKP Kota Banda Aceh mengalami keterbatasan dalam hal armada, dari total 22 armada, 16 armada dalam kondisi rusak ringan dan 1 armada rusak berat. Selain itu, hanya 16 orang petugas pemadam yang telah mendapatkan Sertifikat Pemadam I Pusdiklat Ciracas dari total 65 orang petugas pemadam yang ada di DPKP Kota Banda Aceh. DPKP Kota Banda Aceh telah memenuhi SPM dalam hal waktu tanggap yaitu 11 menit, serta pada tahun 2023 DPKP Kota Banda Aceh memperoleh persentase pencapaian target sasaran sebesar 95.32%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan para informan maka efektivitas penanggulangan bencana kebakaran pemukiman di Kota Banda Aceh cukup efektif, namun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan armada,kurangnya jumlah dan keterampilan personil, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam mencegah dan merespons kebakaran. Upaya yang dilakukan antara lain pengajuan anggaran untuk penambahan dan peremajaan armada, pelatihan personil dan perekrutan relawan, serta peningkatan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Kata Kunci: Efektivitas, Penanggulangan Bencana, Kebakaran Permukiman 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name