Detail Katalog
ID: 29043Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN PERLINDUNGAN PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA BATAM KEPULAUAN RIAU / BINTANA PUTERA CASANDRA
Pengarang:
BINTANA PUTERA CASANDRA ; Mujahidi
BINTANA PUTERA CASANDRA ; Mujahidi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Keselamatan & kesehatan kerja
Deskripsi Fisik:
16
16
Nomor Panggil:
658.385 981 436 BIN m
658.385 981 436 BIN m
Control Number:
INLIS000000001192279
INLIS000000001192279
BIB ID:
0010-0126000724
0010-0126000724
Catatan
Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas belum optimalnya penerapan manajemen
perlindungan bagi petugas pemadam kebakaran yang menghadapi situasi berisiko tinggi di Dinas
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Kepulauan Riau, yang disebabkan oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen perlindungan bagi petugas lapangan, mengidentifikasi hambatan utama, serta mengevaluasi upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan informan dari pejabat struktural dan petugas lapangan, serta berlandaskan pada teori sistem manajemen keselamatan kerja dari Bangun Wilson (2012). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur organisasi dan pembagian tanggung jawab telah berjalan, pelaksanaan kebijakan perlindungan masih belum optimal akibat keterbatasan alat pelindung diri (APD), kondisi cuaca ekstrem, serta ketidakseimbangan antara jumlah personel dan luas wilayah tugas. Kesimpulan: Untuk meningkatkan sistem ini, disarankan penguatan dukungan kebijakan, peningkatan alokasi anggaran, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan pelatihan, evaluasi, dan revisi prosedur operasional standar (SOP) agar perlindungan terhadap petugas lapangan dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Manajemen Perlindungan, Petugas Pemadam Kebakaran, Keselamatan Kerja, Dinas
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kota Batam.
perlindungan bagi petugas pemadam kebakaran yang menghadapi situasi berisiko tinggi di Dinas
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Kepulauan Riau, yang disebabkan oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen perlindungan bagi petugas lapangan, mengidentifikasi hambatan utama, serta mengevaluasi upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan informan dari pejabat struktural dan petugas lapangan, serta berlandaskan pada teori sistem manajemen keselamatan kerja dari Bangun Wilson (2012). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur organisasi dan pembagian tanggung jawab telah berjalan, pelaksanaan kebijakan perlindungan masih belum optimal akibat keterbatasan alat pelindung diri (APD), kondisi cuaca ekstrem, serta ketidakseimbangan antara jumlah personel dan luas wilayah tugas. Kesimpulan: Untuk meningkatkan sistem ini, disarankan penguatan dukungan kebijakan, peningkatan alokasi anggaran, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan pelatihan, evaluasi, dan revisi prosedur operasional standar (SOP) agar perlindungan terhadap petugas lapangan dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Manajemen Perlindungan, Petugas Pemadam Kebakaran, Keselamatan Kerja, Dinas
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kota Batam.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06783/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192279 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260122102023 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000724 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN PERLINDUNGAN PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA BATAM KEPULAUAN RIAU /$c BINTANA PUTERA CASANDRA | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a BINTANA PUTERA CASANDRA | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 16 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22949 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Mujahidi | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 658.385 981 436 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 658.385 981 436 BIN m | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Keselamatan & kesehatan kerja | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas belum optimalnya penerapan manajemen perlindungan bagi petugas pemadam kebakaran yang menghadapi situasi berisiko tinggi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Kepulauan Riau, yang disebabkan oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen perlindungan bagi petugas lapangan, mengidentifikasi hambatan utama, serta mengevaluasi upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan informan dari pejabat struktural dan petugas lapangan, serta berlandaskan pada teori sistem manajemen keselamatan kerja dari Bangun Wilson (2012). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur organisasi dan pembagian tanggung jawab telah berjalan, pelaksanaan kebijakan perlindungan masih belum optimal akibat keterbatasan alat pelindung diri (APD), kondisi cuaca ekstrem, serta ketidakseimbangan antara jumlah personel dan luas wilayah tugas. Kesimpulan: Untuk meningkatkan sistem ini, disarankan penguatan dukungan kebijakan, peningkatan alokasi anggaran, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan pelatihan, evaluasi, dan revisi prosedur operasional standar (SOP) agar perlindungan terhadap petugas lapangan dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Manajemen Perlindungan, Petugas Pemadam Kebakaran, Keselamatan Kerja, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kota Batam. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jan 2026