Detail Katalog

ID: 29047
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

AGILE GOVERNANCE DALAM IMPLEMENTASI SP4N-LAPOR PADA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI GORONTALO / Rian Dwiwahyunad Abdullah

Pengarang:
Rian Dwiwahyunad Abdullah ; Mutiar Fitri Dewi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Administrasi negara umum
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
Nomor Panggil:
351.159 843 RIA a
Control Number:
INLIS000000001192282
BIB ID:
0010-0126000727
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas pengelolaan pengaduan publik melalui SP4N-LAPOR di Provinsi Gorontalo, meskipun platform ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan publik. Fokus penelitian ini adalah penerapan prinsip Agile Governance oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dalam memaksimalkan penggunaan SP4N-LAPOR sebagai respons terhadap dinamika pemerintahan modern yang menuntut fleksibilitas, adaptabilitas, dan responsivitas.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana prinsip-prinsip Agile Governance oleh Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik diterapkan dalam implementasi SP4N-LAPOR oleh Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa prinsip Agile Governance seperti Systematic and adaptive approach dan Based on Quick Wins mulai tercermin dalam implementasi SP4N-LAPOR. Namun, masih terdapat hambatan pada indikator Good Enough Governance, Business Driven, dan Human Focused seperti kurangnya pemanfaatan data laporan dalam pengambilan kebijakan selanjutnya, rendahnya literasi digital masyarakat, serta masih terdapat beberapa fitur yang dapat ditambahkan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Agile Governance dalam SP4N-LAPOR belum optimal. Pemerintah daerah perlu mengembangkan sistem analisis data pengaduan SP4N-LAPOR, meningkatkan literasi digital dan sosialisasi hingga tingkat desa, mengintegrasikan notifikasi otomatis untuk percepatan respons, serta menambahkan fitur umpan balik pengguna guna meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan pengaduan publik. Kata Kunci: Agile Governance, SP4N-LAPOR, Pelayanan Publik, Pemerintah Daerah, Transformasi Digital
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06786/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192282 1
005 _ _ 20260122102733 2
035 # # $a 0010-0126000727 3
245 1 # $a AGILE GOVERNANCE DALAM IMPLEMENTASI SP4N-LAPOR PADA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI GORONTALO /$c Rian Dwiwahyunad Abdullah 4
100 _ # $a Rian Dwiwahyunad Abdullah 5
300 # # $a 14 : $b Ilus 6
700 _ # $a Mutiar Fitri Dewi 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 351.159 843 9
084 # # $a 351.159 843 RIA a 10
650 # 4 $a Administrasi negara umum 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas pengelolaan pengaduan publik melalui SP4N-LAPOR di Provinsi Gorontalo, meskipun platform ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan publik. Fokus penelitian ini adalah penerapan prinsip Agile Governance oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dalam memaksimalkan penggunaan SP4N-LAPOR sebagai respons terhadap dinamika pemerintahan modern yang menuntut fleksibilitas, adaptabilitas, dan responsivitas.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana prinsip-prinsip Agile Governance oleh Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik diterapkan dalam implementasi SP4N-LAPOR oleh Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa prinsip Agile Governance seperti Systematic and adaptive approach dan Based on Quick Wins mulai tercermin dalam implementasi SP4N-LAPOR. Namun, masih terdapat hambatan pada indikator Good Enough Governance, Business Driven, dan Human Focused seperti kurangnya pemanfaatan data laporan dalam pengambilan kebijakan selanjutnya, rendahnya literasi digital masyarakat, serta masih terdapat beberapa fitur yang dapat ditambahkan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Agile Governance dalam SP4N-LAPOR belum optimal. Pemerintah daerah perlu mengembangkan sistem analisis data pengaduan SP4N-LAPOR, meningkatkan literasi digital dan sosialisasi hingga tingkat desa, mengintegrasikan notifikasi otomatis untuk percepatan respons, serta menambahkan fitur umpan balik pengguna guna meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan pengaduan publik. Kata Kunci: Agile Governance, SP4N-LAPOR, Pelayanan Publik, Pemerintah Daerah, Transformasi Digital 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name