Detail Katalog
ID: 29067Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
INOVASI SISTEM PELAYANAN IDAMAN PUBLIK DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Pada, Priskia
Pengarang:
Pada, Priskia ; Budding, Asri
Pada, Priskia ; Budding, Asri
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Layanan Lembaga Pemerintahan
Deskripsi Fisik:
18 : Ilus
18 : Ilus
Nomor Panggil:
352.609 598 361 3 PAD i
352.609 598 361 3 PAD i
Control Number:
INLIS000000001192299
INLIS000000001192299
BIB ID:
0010-0126000744
0010-0126000744
Catatan
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Inovasi sistem pelayanan Idaman Publik dikembangkan untuk menyatukan berbagai layanan publik dalam satu platform digital. Namun, rating 3,7 di Play Store, keluhan terkait system error, dan rendahnya pemahaman digital di kalangan lansia, menunjukkan bahwa implementasinya belum berjalan optimal. Tujuan: Untuk mendeskripsikan inovasi sistem pelayanan Idaman Publik dalam penerapan e-government di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis mengacu pada enam dimensi Faktor Keberhasilan Inovasi dari Arundel dkk. (2019). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber ide inovasi berasal dari internal dan eksternal organisasi. Pengumpulan data informasi tunggal dilakukan dengan metode Rapid Application Development (RAD), melalui kolaborasi lintas dinas dan pendekatan modular development guna mempercepat pengembangan aplikasi sesuai kebutuhan masyarakat. Dari sisi tata kelola, regulasi dan kebijakan yang diterapkan telah sesuai aturan yang berlaku, didukung oleh budaya inovasi serta SDM yang kompeten. Namun, terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan SDM, sosialisasi yang belum konsisten dan kurang efektif, system error yang masih terjadi, serta ketiadaan SOP yang jelas. Kesimpulan: Secara umum, aplikasi ini telah berhasil menghadirkan layanan digital terpadu dan mudah diakses sebagai bentuk penerapan e-government. Untuk mencapai kinerja yang optimal, diperlukan penguatan kapasitas SDM, perbaikan strategi sosialisasi melalui pendekatan yang lebih edukatif dan interaktif, serta optimalisasi sistem dan koordinasi lintas instansi guna menjamin stabilitas dan keberlanjutan Aplikasi Idaman Publik ke depan. Kata Kunci: Pemerintahan Elektronik, Inovasi, Pelayanan Publik, Idaman Publik, Banjarbaru.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06803/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192299 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260122105825 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000744 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a INOVASI SISTEM PELAYANAN IDAMAN PUBLIK DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c Pada, Priskia | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Pada, Priskia | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 18 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/23374/ | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Budding, Asri | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.609 598 361 3 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.609 598 361 3 PAD i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Layanan Lembaga Pemerintahan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Inovasi sistem pelayanan Idaman Publik dikembangkan untuk menyatukan berbagai layanan publik dalam satu platform digital. Namun, rating 3,7 di Play Store, keluhan terkait system error, dan rendahnya pemahaman digital di kalangan lansia, menunjukkan bahwa implementasinya belum berjalan optimal. Tujuan: Untuk mendeskripsikan inovasi sistem pelayanan Idaman Publik dalam penerapan e-government di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis mengacu pada enam dimensi Faktor Keberhasilan Inovasi dari Arundel dkk. (2019). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber ide inovasi berasal dari internal dan eksternal organisasi. Pengumpulan data informasi tunggal dilakukan dengan metode Rapid Application Development (RAD), melalui kolaborasi lintas dinas dan pendekatan modular development guna mempercepat pengembangan aplikasi sesuai kebutuhan masyarakat. Dari sisi tata kelola, regulasi dan kebijakan yang diterapkan telah sesuai aturan yang berlaku, didukung oleh budaya inovasi serta SDM yang kompeten. Namun, terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan SDM, sosialisasi yang belum konsisten dan kurang efektif, system error yang masih terjadi, serta ketiadaan SOP yang jelas. Kesimpulan: Secara umum, aplikasi ini telah berhasil menghadirkan layanan digital terpadu dan mudah diakses sebagai bentuk penerapan e-government. Untuk mencapai kinerja yang optimal, diperlukan penguatan kapasitas SDM, perbaikan strategi sosialisasi melalui pendekatan yang lebih edukatif dan interaktif, serta optimalisasi sistem dan koordinasi lintas instansi guna menjamin stabilitas dan keberlanjutan Aplikasi Idaman Publik ke depan. Kata Kunci: Pemerintahan Elektronik, Inovasi, Pelayanan Publik, Idaman Publik, Banjarbaru. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jan 2026