Detail Katalog
ID: 29071Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PARTISIPASI POLITIK GENERASI MUDA DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KENDARI TAHUN 2024 / Aghnes Tranelia
Pengarang:
Aghnes Tranelia ; Labolo, Muhadam
Aghnes Tranelia ; Labolo, Muhadam
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pemilihan Kepala Daerah
Deskripsi Fisik:
11
11
Nomor Panggil:
324.659 848 31 AGH p
324.659 848 31 AGH p
Control Number:
INLIS000000001192303
INLIS000000001192303
BIB ID:
0010-0126000748
0010-0126000748
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masalah yang mendorong peneliti untuk mengeksplorasi topik ini adalah partisipasi politik generasi muda khususnya generasi milenial dan Generasi Z dalam Pemilihan Wali Kota Kendari tahun 2024. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi politik generasi muda serta upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan politik kaum muda dalam Pemilihan Wali Kota Kendari tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data mencakup data primer yang diperoleh melalui wawancara, serta data sekunder yang bersumber dari dokumentasi dan internet. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi politik generasi milenial dan Generasi Z tercermin dalam pencalonan sebagai wali kota, dengan tiga (3) calon wali kota berasal dari generasi milenial. Partisipasi politik kaum muda juga terlihat dalam bentuk konvensional, seperti memberikan suara di beberapa tempat pemungutan suara di Kendari, diskusi politik melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan pemangku kepentingan pemerintah, kegiatan kampanye baik secara terbuka maupun tertutup, serta kelompok kepentingan yang dipimpin oleh anak muda yang mendukung berbagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada 2024. Namun, partisipasi politik non-konvensional di kalangan generasi muda tergolong rendah, dengan tidak adanya aksi signifikan seperti pengajuan petisi, demonstrasi, konfrontasi, atau tindakan kekerasan bermotif politik yang dilaporkan. Upaya pemerintah untuk meningkatkan partisipasi politik kaum muda di Kendari antara lain melalui program penyuluhan yang dilakukan di beberapa SMAN/SMKN se-Kota Kendari serta penetapan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XXII/2024 yang menurunkan batas usia minimal calon kepala daerah, sehingga membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk menjadi pemimpin daerah. Kesimpulan : Generasi muda berpartisipasi secara konvensional dan non konvensional dalam Pemilihan Walikota Kendari Tahun 2024. Saran : dari peneliti kepada lembaga pemerintah yang berwenang dalam Pemilihan Umum bahwa sosialisasi berkolaborasi dengan Influencer Lokal atau figur publik lokal yang memiliki banyak pengikut dari kalangan generasi muda untuk menyebarkan pesan dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya partisipasi dalam pemilihan walikota melalui sosial media. Kata Kunci: Partisipasi Politik, Generasi Muda, Pilkada 2024
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06807/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192303 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260122110612 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000748 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PARTISIPASI POLITIK GENERASI MUDA DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KENDARI TAHUN 2024 /$c Aghnes Tranelia | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Aghnes Tranelia | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 11 | 6 |
| 700 | _ |
# |
$a Labolo, Muhadam | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 324.659 848 31 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 324.659 848 31 AGH p | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Pemilihan Kepala Daerah | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masalah yang mendorong peneliti untuk mengeksplorasi topik ini adalah partisipasi politik generasi muda khususnya generasi milenial dan Generasi Z dalam Pemilihan Wali Kota Kendari tahun 2024. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi politik generasi muda serta upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan politik kaum muda dalam Pemilihan Wali Kota Kendari tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data mencakup data primer yang diperoleh melalui wawancara, serta data sekunder yang bersumber dari dokumentasi dan internet. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi politik generasi milenial dan Generasi Z tercermin dalam pencalonan sebagai wali kota, dengan tiga (3) calon wali kota berasal dari generasi milenial. Partisipasi politik kaum muda juga terlihat dalam bentuk konvensional, seperti memberikan suara di beberapa tempat pemungutan suara di Kendari, diskusi politik melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan pemangku kepentingan pemerintah, kegiatan kampanye baik secara terbuka maupun tertutup, serta kelompok kepentingan yang dipimpin oleh anak muda yang mendukung berbagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada 2024. Namun, partisipasi politik non-konvensional di kalangan generasi muda tergolong rendah, dengan tidak adanya aksi signifikan seperti pengajuan petisi, demonstrasi, konfrontasi, atau tindakan kekerasan bermotif politik yang dilaporkan. Upaya pemerintah untuk meningkatkan partisipasi politik kaum muda di Kendari antara lain melalui program penyuluhan yang dilakukan di beberapa SMAN/SMKN se-Kota Kendari serta penetapan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XXII/2024 yang menurunkan batas usia minimal calon kepala daerah, sehingga membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk menjadi pemimpin daerah. Kesimpulan : Generasi muda berpartisipasi secara konvensional dan non konvensional dalam Pemilihan Walikota Kendari Tahun 2024. Saran : dari peneliti kepada lembaga pemerintah yang berwenang dalam Pemilihan Umum bahwa sosialisasi berkolaborasi dengan Influencer Lokal atau figur publik lokal yang memiliki banyak pengikut dari kalangan generasi muda untuk menyebarkan pesan dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya partisipasi dalam pemilihan walikota melalui sosial media. Kata Kunci: Partisipasi Politik, Generasi Muda, Pilkada 2024 | 12 |
| 856 | # |
# |
$a - | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jan 2026