Detail Katalog
ID: 29104Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
POSITIONING POLITIK KEPALA DESA PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA BERBASIS E-VOTING DI DESA SEMUDUN KABUPATEN MEMPAWAH TAHUN 2023 / Rizki Ardelia
Pengarang:
Rizki Ardelia ; Rossy Lambelanova
Rizki Ardelia ; Rossy Lambelanova
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Perilaku Politik Perempuan
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
14 : Ilus
Nomor Panggil:
324.659 832 RIZ p
324.659 832 RIZ p
Control Number:
INLIS000000001192336
INLIS000000001192336
BIB ID:
0010-0126000781
0010-0126000781
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dominasi laki-laki dalam kepemimpinan desa masih menjadi realitas di banyak daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mempawah. Terpilihnya Ibu Wahdah sebagai kepala desa perempuan pertama di Desa Semudun pada Pilkades 2023 berbasis e-voting menjadi fenomena politik yang menarik untuk dikaji. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui positioning politik Kepala Desa Semudun dalam pemilihan kepala desa berbasis e-voting di Desa Semudun pada taun 2023. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendaam serta dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori positioning politik oleh Worcester dan Baines (2006), yang mencakup empat dimensi yaitu riset pasar dan isu politik, riset oposisi dan lawan, penyusunan produk politik dan penyampaian pesan politik. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa positioning politik yang dilakukan kepala desa semudun dinilai cukup berhasil namun ada satu dimensi yang belum maksimal yakni penyampaian pesan politik yang dilakukan hanya mengandalkan pertemuan secara langsung belum menggunakan media sosial. Kesimpulan: Keberhasilan Ibu Wahdah sebagai kepala desa perempuan pertama di Desa Semudun dalam Pilkades e-voting 2023 menunjukkan efektivitas strategi positioning politik yang mencakup riset masyarakat, pengamatan lawan, penyusunan program, dan penyampaian pesan politik. Meskipun penyampaian pesan belum maksimal, pendekatan yang merakyat, kolaborasi dengan tokoh lokal, dan program responsif gender menjadi kunci kemenangan. Strategi ini dapat menjadi contoh bagi kandidat perempuan lainnya dalam membangun citra kepemimpinan di tingkat desa. Kata Kunci: Positioning Politik, Pemilihan Kepala Desa, Kepala Desa Perempuan
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06835/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192336 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260122020142 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000781 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a POSITIONING POLITIK KEPALA DESA PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA BERBASIS E-VOTING DI DESA SEMUDUN KABUPATEN MEMPAWAH TAHUN 2023 /$c Rizki Ardelia | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rizki Ardelia | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b Ilus | 6 |
| 700 | _ |
# |
$a Rossy Lambelanova | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 324.659 832 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 324.659 832 RIZ p | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Perilaku Politik Perempuan | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dominasi laki-laki dalam kepemimpinan desa masih menjadi realitas di banyak daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mempawah. Terpilihnya Ibu Wahdah sebagai kepala desa perempuan pertama di Desa Semudun pada Pilkades 2023 berbasis e-voting menjadi fenomena politik yang menarik untuk dikaji. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui positioning politik Kepala Desa Semudun dalam pemilihan kepala desa berbasis e-voting di Desa Semudun pada taun 2023. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendaam serta dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori positioning politik oleh Worcester dan Baines (2006), yang mencakup empat dimensi yaitu riset pasar dan isu politik, riset oposisi dan lawan, penyusunan produk politik dan penyampaian pesan politik. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa positioning politik yang dilakukan kepala desa semudun dinilai cukup berhasil namun ada satu dimensi yang belum maksimal yakni penyampaian pesan politik yang dilakukan hanya mengandalkan pertemuan secara langsung belum menggunakan media sosial. Kesimpulan: Keberhasilan Ibu Wahdah sebagai kepala desa perempuan pertama di Desa Semudun dalam Pilkades e-voting 2023 menunjukkan efektivitas strategi positioning politik yang mencakup riset masyarakat, pengamatan lawan, penyusunan program, dan penyampaian pesan politik. Meskipun penyampaian pesan belum maksimal, pendekatan yang merakyat, kolaborasi dengan tokoh lokal, dan program responsif gender menjadi kunci kemenangan. Strategi ini dapat menjadi contoh bagi kandidat perempuan lainnya dalam membangun citra kepemimpinan di tingkat desa. Kata Kunci: Positioning Politik, Pemilihan Kepala Desa, Kepala Desa Perempuan | 12 |
| 856 | # |
# |
$a - | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jan 2026