Detail Katalog

ID: 29198
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KOMUNIKASI PEMERINTAHAN DALAM PENGEMBANGAN PERAJIN SONGKET DI KABUPATEN OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN / Muhammad Faiz Akbar

Pengarang:
Muhammad Faiz Akbar ; Simangunsong, Fernandes
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
UMKM
Deskripsi Fisik:
15
Nomor Panggil:
338.642 598 161 61 MUH k
Control Number:
INLIS000000001192429
BIB ID:
0010-0126000874
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Meskipun berbagai program pengembangan UMKM, termasuk pengrajin songket, telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, kenyataannya sebagian besar pengrajin masih belum mengalami peningkatan signifikan dalam hal kapasitas usaha maupun akses pasar. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kebijakan/program pemerintah dengan kebutuhan dan kondisi riil para pengrajin di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimanakah komunikasi pemerintahan dalam pengembangan perajin songket di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintahan dalam pengembangan perajin songket di Kabupaten Ogan Ilir telah dilaksanakan, namun belum berjalan secara optimal dan merata. Dapat dilihat terdapat 2 indikator yang masih kurang maksimal hasilnya yaitu sumber informasi dan Saluran. Beberapa hambatan yang ditemui antara lain yaitu Masih kurangnya pegawai di dinas yang mempunyai kompetensi dan pemahaman di bidang kain songket, Masih kurangnya anggaran yang tersedia untuk program pembinaan dan pengembangan yang berkelanjutan, Para perajin kesulitan mempromosikan dan menjual hasil kain songket yang dibuat karena terbatasnya akses pasar serta kurangnya kerjasama dengan pihak lain dan tidak memiliki pengalaman yang cukup. Kesimpulan: Komunikasi Pemerintahan dalam pengembangan perajin songket di Kabupaten Ogan Ilir sudah berjalan dengan baik namun memang belum optimal dan merata. Untuk itu perlunya melakukan pembaruan data secara rutin dan sistematis, minimal satu kali dalam setahun, untuk memastikan informasi yang dimiliki pemerintah mencerminkan kondisi terkini di lapangan serta Pemerintah perlu memperbarui data perajin secara berkala agar informasi yang digunakan dalam perencanaan program selalu mencerminkan kondisi terkini di lapangan
Kata Kunci: Komunikasi, Perajin Songket, Pemerintah Daerah
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06877/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192429 1
005 _ _ 20260126091918 2
035 # # $a 0010-0126000874 3
245 1 # $a KOMUNIKASI PEMERINTAHAN DALAM PENGEMBANGAN PERAJIN SONGKET DI KABUPATEN OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Muhammad Faiz Akbar 4
100 _ # $a Muhammad Faiz Akbar 5
300 # # $a 15 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24230 7
700 3 # $a Simangunsong, Fernandes 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 338.642 598 161 61 10
084 # # $a 338.642 598 161 61 MUH k 11
650 # 4 $a UMKM 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Meskipun berbagai program pengembangan UMKM, termasuk pengrajin songket, telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, kenyataannya sebagian besar pengrajin masih belum mengalami peningkatan signifikan dalam hal kapasitas usaha maupun akses pasar. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kebijakan/program pemerintah dengan kebutuhan dan kondisi riil para pengrajin di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimanakah komunikasi pemerintahan dalam pengembangan perajin songket di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintahan dalam pengembangan perajin songket di Kabupaten Ogan Ilir telah dilaksanakan, namun belum berjalan secara optimal dan merata. Dapat dilihat terdapat 2 indikator yang masih kurang maksimal hasilnya yaitu sumber informasi dan Saluran. Beberapa hambatan yang ditemui antara lain yaitu Masih kurangnya pegawai di dinas yang mempunyai kompetensi dan pemahaman di bidang kain songket, Masih kurangnya anggaran yang tersedia untuk program pembinaan dan pengembangan yang berkelanjutan, Para perajin kesulitan mempromosikan dan menjual hasil kain songket yang dibuat karena terbatasnya akses pasar serta kurangnya kerjasama dengan pihak lain dan tidak memiliki pengalaman yang cukup. Kesimpulan: Komunikasi Pemerintahan dalam pengembangan perajin songket di Kabupaten Ogan Ilir sudah berjalan dengan baik namun memang belum optimal dan merata. Untuk itu perlunya melakukan pembaruan data secara rutin dan sistematis, minimal satu kali dalam setahun, untuk memastikan informasi yang dimiliki pemerintah mencerminkan kondisi terkini di lapangan serta Pemerintah perlu memperbarui data perajin secara berkala agar informasi yang digunakan dalam perencanaan program selalu mencerminkan kondisi terkini di lapangan Kata Kunci: Komunikasi, Perajin Songket, Pemerintah Daerah 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 26 Jan 2026
Export