Detail Katalog

ID: 29204
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PENGGUNAAN INOKSON SEBAGAI PENGGANTI KANTONG PLASTIK DALAM MENANGANI TIMBULAN SAMPAH DI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA / Koibur, Lidia Oxsana Adatah

Pengarang:
Koibur, Lidia Oxsana Adatah ; Sinaga, Jona Bungaran Basuki
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Permasalahan Sampah
Deskripsi Fisik:
15
Nomor Panggil:
363.728 598 813 1 LID i
Control Number:
INLIS000000001192435
BIB ID:
0010-0126000880
Catatan
Permasalahan: Kebijakan penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik di kabupaten Biak Numfor sebagai bentuk implementasi Peraturan Bupati Biak Numfor Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Sampah menjadi salah satu permasalahan yang sering muncul dan produksi sampah berlebih yang dihasilkan dari aktivitas manusia dapat mengakibatkan timbulan sampah, sampai saat ini timbulan sampah masih menjadi masalah di kabupaten biak numfor. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti dengan judul Implementasi Penggunaan Inokson Sebagai Pengganti Kantong Plastik Dalam Menangani Timbulan Sampah Di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Tujuan dari penggunaan inokson ini adalah untuk mengurangi timbulan sampah di biak yang salah satunya disebabkan oleh penggunaan kantong plastik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik dalam menangani timbulan sampah di kabupaten biak numfor provinsi papua, mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dari implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik dalam menangani timbulan sampah di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori Implementasi Purwanto dan Sulistyastuti (2012) yaitu kualitas kebijakan, kecukupan input kebijakan, ketepatan instrumen, kapasitas implementor, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran, dan kondisi lingkungan, geografi, sosial, ekonomi, dan politik tempat implementasi dilakukan. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik dalam menangani timbulan sampah di kabupaten biak numfor belum berjalan dengan optimal. Keterbatasan pemerintah dalam melakukan sosialisasi sehingga masih ada masyarakat yang belum paham dan sadar, regenerasi pengrajin inokson yang terbatas, dan juga anggaran yang kurang
dikhususkan untuk kebijakan tersebut. Kesimpulan: Implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik di Kabupaten Biak Numfor belum berjalan secara optimal. Meskipun kebijakan telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2019, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala. Faktor-faktor penghambat utama meliputi kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, minimnya regenerasi pengrajin inokson, serta keterbatasan anggaran yang dialokasikan untuk mendukung keberlanjutan program. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan peningkatan upaya dari pemerintah daerah, baik dalam aspek komunikasi kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, maupun dukungan finansial agar penggunaan inokson dapat lebih efektif dalam mengurangi timbulan sampah di wilayah tersebut.
Kata kunci: Implementasi, Penggunaan Inokson, Timbulan Sampah
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06879/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192435 1
005 _ _ 20260126100849 2
035 # # $a 0010-0126000880 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PENGGUNAAN INOKSON SEBAGAI PENGGANTI KANTONG PLASTIK DALAM MENANGANI TIMBULAN SAMPAH DI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA /$c Koibur, Lidia Oxsana Adatah 4
100 3 # $a Koibur, Lidia Oxsana Adatah 5
300 # # $a 15 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24798 7
700 3 # $a Sinaga, Jona Bungaran Basuki 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.728 598 813 1 10
084 # # $a 363.728 598 813 1 LID i 11
650 # 4 $a Permasalahan Sampah 12
520 # # $a Permasalahan: Kebijakan penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik di kabupaten Biak Numfor sebagai bentuk implementasi Peraturan Bupati Biak Numfor Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Sampah menjadi salah satu permasalahan yang sering muncul dan produksi sampah berlebih yang dihasilkan dari aktivitas manusia dapat mengakibatkan timbulan sampah, sampai saat ini timbulan sampah masih menjadi masalah di kabupaten biak numfor. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti dengan judul Implementasi Penggunaan Inokson Sebagai Pengganti Kantong Plastik Dalam Menangani Timbulan Sampah Di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Tujuan dari penggunaan inokson ini adalah untuk mengurangi timbulan sampah di biak yang salah satunya disebabkan oleh penggunaan kantong plastik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik dalam menangani timbulan sampah di kabupaten biak numfor provinsi papua, mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dari implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik dalam menangani timbulan sampah di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori Implementasi Purwanto dan Sulistyastuti (2012) yaitu kualitas kebijakan, kecukupan input kebijakan, ketepatan instrumen, kapasitas implementor, karakteristik dan dukungan kelompok sasaran, dan kondisi lingkungan, geografi, sosial, ekonomi, dan politik tempat implementasi dilakukan. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik dalam menangani timbulan sampah di kabupaten biak numfor belum berjalan dengan optimal. Keterbatasan pemerintah dalam melakukan sosialisasi sehingga masih ada masyarakat yang belum paham dan sadar, regenerasi pengrajin inokson yang terbatas, dan juga anggaran yang kurang dikhususkan untuk kebijakan tersebut. Kesimpulan: Implementasi penggunaan inokson sebagai pengganti kantong plastik di Kabupaten Biak Numfor belum berjalan secara optimal. Meskipun kebijakan telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2019, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala. Faktor-faktor penghambat utama meliputi kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, minimnya regenerasi pengrajin inokson, serta keterbatasan anggaran yang dialokasikan untuk mendukung keberlanjutan program. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan peningkatan upaya dari pemerintah daerah, baik dalam aspek komunikasi kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, maupun dukungan finansial agar penggunaan inokson dapat lebih efektif dalam mengurangi timbulan sampah di wilayah tersebut. Kata kunci: Implementasi, Penggunaan Inokson, Timbulan Sampah 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 26 Jan 2026
Export