Detail Katalog
ID: 29214Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN PANTAI PUDAK DI KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR / Alfin Muhammad Farid Anuar
Pengarang:
Alfin Muhammad Farid Anuar ; Simbolon, Herson
Alfin Muhammad Farid Anuar ; Simbolon, Herson
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Administrasi pemerintah daerah
Deskripsi Fisik:
13
13
Nomor Panggil:
352.150 598 282 ALF o
352.150 598 282 ALF o
Control Number:
INLIS000000001192445
INLIS000000001192445
BIB ID:
0010-0126000890
0010-0126000890
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pantai Pudak di Kabupaten Blitar adalah pantai yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena jaraknya paling dekat dengan Jalur Lintas
Selatan (JLS). Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah, target kunjungan pada tahun 2023 masih belum tercapai serta Pantai yang memiliki potensi pada keadaan alam dan Kondisi geografisnya ini memiliki jumlah kunjungan yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan pantai Serang dan Tambakrejo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, kendala yang dihadapi, dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 11 informan, observasi lapangan, dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh peneliti yaitu Indikator dari dimensi tujuan berupa maksimalisasi potensi Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia belum mecapai keuntungan tertinggi. Pada dimensi alternatif keputusan juga masih ada kekurangan dimana Master Plan sebagai alternatif keputusan yang paling efektif untuk mencapai tujuan belum terealisasikan. Pada dimensi Sumber Daya yang membatasi juga menunjukkan adanya kekurangan, dimana masih memiliki keterbatasan pada sumber daya penunjang berupa dana dan infrastruktur, serta Sumber Daya Manusianya masih memiliki kurang dalam kualitas dan kapasitasnya dalam pengelolaan pariwisata. Kesimpulan:
pengembangan Pantai Pudak masih belum optimal karena masih terdapat kekurangan. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya penunjang berupa anggaran dan infrastruktur
serta minimnya kualitas sumber daya manusia. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala
tersebut adalah pemanfaatan dana desa yang dikelola oleh Bumdes untuk membangun
infrastruktur dasar, serta pendampingan dan pelatihan kepada masayarakat lokal melalui bimbingan teknis mengenai pengelolaan Pariwisata.
Kata kunci: Optimalisasi, Pariwisata, Pantai Pudak, Pengembangan, Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata.
Selatan (JLS). Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah, target kunjungan pada tahun 2023 masih belum tercapai serta Pantai yang memiliki potensi pada keadaan alam dan Kondisi geografisnya ini memiliki jumlah kunjungan yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan pantai Serang dan Tambakrejo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, kendala yang dihadapi, dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 11 informan, observasi lapangan, dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh peneliti yaitu Indikator dari dimensi tujuan berupa maksimalisasi potensi Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia belum mecapai keuntungan tertinggi. Pada dimensi alternatif keputusan juga masih ada kekurangan dimana Master Plan sebagai alternatif keputusan yang paling efektif untuk mencapai tujuan belum terealisasikan. Pada dimensi Sumber Daya yang membatasi juga menunjukkan adanya kekurangan, dimana masih memiliki keterbatasan pada sumber daya penunjang berupa dana dan infrastruktur, serta Sumber Daya Manusianya masih memiliki kurang dalam kualitas dan kapasitasnya dalam pengelolaan pariwisata. Kesimpulan:
pengembangan Pantai Pudak masih belum optimal karena masih terdapat kekurangan. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya penunjang berupa anggaran dan infrastruktur
serta minimnya kualitas sumber daya manusia. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala
tersebut adalah pemanfaatan dana desa yang dikelola oleh Bumdes untuk membangun
infrastruktur dasar, serta pendampingan dan pelatihan kepada masayarakat lokal melalui bimbingan teknis mengenai pengelolaan Pariwisata.
Kata kunci: Optimalisasi, Pariwisata, Pantai Pudak, Pengembangan, Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06885/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192445 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260126112529 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000890 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN PANTAI PUDAK DI KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR /$c Alfin Muhammad Farid Anuar | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Alfin Muhammad Farid Anuar | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24044 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Simbolon, Herson | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.150 598 282 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.150 598 282 ALF o | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi pemerintah daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pantai Pudak di Kabupaten Blitar adalah pantai yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena jaraknya paling dekat dengan Jalur Lintas Selatan (JLS). Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah, target kunjungan pada tahun 2023 masih belum tercapai serta Pantai yang memiliki potensi pada keadaan alam dan Kondisi geografisnya ini memiliki jumlah kunjungan yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan pantai Serang dan Tambakrejo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, kendala yang dihadapi, dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 11 informan, observasi lapangan, dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh peneliti yaitu Indikator dari dimensi tujuan berupa maksimalisasi potensi Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia belum mecapai keuntungan tertinggi. Pada dimensi alternatif keputusan juga masih ada kekurangan dimana Master Plan sebagai alternatif keputusan yang paling efektif untuk mencapai tujuan belum terealisasikan. Pada dimensi Sumber Daya yang membatasi juga menunjukkan adanya kekurangan, dimana masih memiliki keterbatasan pada sumber daya penunjang berupa dana dan infrastruktur, serta Sumber Daya Manusianya masih memiliki kurang dalam kualitas dan kapasitasnya dalam pengelolaan pariwisata. Kesimpulan: pengembangan Pantai Pudak masih belum optimal karena masih terdapat kekurangan. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya penunjang berupa anggaran dan infrastruktur serta minimnya kualitas sumber daya manusia. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah pemanfaatan dana desa yang dikelola oleh Bumdes untuk membangun infrastruktur dasar, serta pendampingan dan pelatihan kepada masayarakat lokal melalui bimbingan teknis mengenai pengelolaan Pariwisata. Kata kunci: Optimalisasi, Pariwisata, Pantai Pudak, Pengembangan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 26 Jan 2026