Detail Katalog
ID: 29257Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS MITIGASI BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PROVINSI SUMATERA BARAT / Irfan Saputra
Pengarang:
Irfan Saputra ; D. Adam Ismail
Irfan Saputra ; D. Adam Ismail
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
penanggulangan bencana
Deskripsi Fisik:
12
12
Nomor Panggil:
363.345 981 361 IRF e
363.345 981 361 IRF e
Control Number:
INLIS000000001192488
INLIS000000001192488
BIB ID:
0010-0126000933
0010-0126000933
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang Potensi
bencana banjir yang sangat tinggi di Kabupaten Pasaman Barat dapat dilihat dari terjadinya bencana banjir setiap tahunnya. Banjir di Kabupaten Pasaman Barat biasanya terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat serta mengetahui faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah efektivitas Mitigasi Bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah digolongkan belum efektif, karena dilihat dari tiga ukuran efektivitas dimana hanya satu indikator saja yang dapat dikatakan tercapai yaitu integrasi, sedangkan pencapaian tujuan dan adaptasi masih belum maksimal. Faktor penghambat di dua indikator tersebut adalah sarana prasarana dan
pegawai yang kurang memadai dan berkualitas. Kesimpulan: Mitigasi bencana banjir masih belum bisa dikategorikan efektif, ini dibuktikan dengan indikator efektivitas yang didalamnya terdapat tiga indikator diantaranya pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Diantara ketiganya hanya satu indikator saja yang dikategorikan sudah efektif yaitu integrasi, dimana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasaman Barat sudah mampu melakukan proses sosalisasi mengenai bencana. Kemudian di indikator pencapaian tujuan masih belum maksimal dan indikator adaptasi masih harus menyesuaikan dikarenakan sarana dan prasarana yang belum memadai dan pegawai yang berkualitas.
Kata kunci: Efektivitas, penanggulanganbencana,banjir.
bencana banjir yang sangat tinggi di Kabupaten Pasaman Barat dapat dilihat dari terjadinya bencana banjir setiap tahunnya. Banjir di Kabupaten Pasaman Barat biasanya terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat serta mengetahui faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah efektivitas Mitigasi Bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah digolongkan belum efektif, karena dilihat dari tiga ukuran efektivitas dimana hanya satu indikator saja yang dapat dikatakan tercapai yaitu integrasi, sedangkan pencapaian tujuan dan adaptasi masih belum maksimal. Faktor penghambat di dua indikator tersebut adalah sarana prasarana dan
pegawai yang kurang memadai dan berkualitas. Kesimpulan: Mitigasi bencana banjir masih belum bisa dikategorikan efektif, ini dibuktikan dengan indikator efektivitas yang didalamnya terdapat tiga indikator diantaranya pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Diantara ketiganya hanya satu indikator saja yang dikategorikan sudah efektif yaitu integrasi, dimana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasaman Barat sudah mampu melakukan proses sosalisasi mengenai bencana. Kemudian di indikator pencapaian tujuan masih belum maksimal dan indikator adaptasi masih harus menyesuaikan dikarenakan sarana dan prasarana yang belum memadai dan pegawai yang berkualitas.
Kata kunci: Efektivitas, penanggulanganbencana,banjir.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06928/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192488 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260127084017 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000933 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS MITIGASI BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Irfan Saputra | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Irfan Saputra | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20175 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a D. Adam Ismail | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.345 981 361 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.345 981 361 IRF e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a penanggulangan bencana | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang Potensi bencana banjir yang sangat tinggi di Kabupaten Pasaman Barat dapat dilihat dari terjadinya bencana banjir setiap tahunnya. Banjir di Kabupaten Pasaman Barat biasanya terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat serta mengetahui faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah efektivitas Mitigasi Bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah digolongkan belum efektif, karena dilihat dari tiga ukuran efektivitas dimana hanya satu indikator saja yang dapat dikatakan tercapai yaitu integrasi, sedangkan pencapaian tujuan dan adaptasi masih belum maksimal. Faktor penghambat di dua indikator tersebut adalah sarana prasarana dan pegawai yang kurang memadai dan berkualitas. Kesimpulan: Mitigasi bencana banjir masih belum bisa dikategorikan efektif, ini dibuktikan dengan indikator efektivitas yang didalamnya terdapat tiga indikator diantaranya pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Diantara ketiganya hanya satu indikator saja yang dikategorikan sudah efektif yaitu integrasi, dimana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasaman Barat sudah mampu melakukan proses sosalisasi mengenai bencana. Kemudian di indikator pencapaian tujuan masih belum maksimal dan indikator adaptasi masih harus menyesuaikan dikarenakan sarana dan prasarana yang belum memadai dan pegawai yang berkualitas. Kata kunci: Efektivitas, penanggulanganbencana,banjir. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 27 Jan 2026