Detail Katalog

ID: 29262
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN PENCEMARAN SUNGAI DI KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN UTARA / Efraim Putra Agung

Pengarang:
Efraim Putra Agung ; Mutia Rahmah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Implementasi kebijakan publik
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
363.739 459 839 32 EFR i
Control Number:
INLIS000000001192493
BIB ID:
0010-0126000938
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Masih tingginya kasus pencemaran sungai di KabupatenMalinau menunjukkan bahwa implementasi kebijakan tersebut belum optimal. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor keberhasilan implementasi kebijakan pencemaran sungai di Kabupaten Malinau serta upaya untuk mengoptimalkan keberhasilan implementasi kebijakan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sementara teknik pengumpulan data berupa wawancara dan analisis studi dokumen serta aplikasi ATLAS.ti dalam menganalisis data tersebut. Informan pada penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teori yang digunakan adalah teori Implementasi Kebijakan (Knill & Tosun, 2020) yang mencakup enam dimensi: Pilihan Instrumen Kebijakan, Desain Kebijakan, Struktur Pengawasan, Desain Kelembagaan, Kemampuan Administratif, dan Penerimaan Sosial. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor keberhasilan implementasi kebijakan pengendalian pencemaran sungai di Kabupaten Malinau meliputi adanya koordinasi internal dan antar organisasi, kejelasan struktur pengawasan oleh masyarakat maupun badan pengawas, dan adanya kemanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat, sedangkan temuan utama penelitian menunjukkan adanya peningkatan kasus pencemaran sungai oleh industri pertambangan. Kesimpulan: Adapun faktor penghambatnya berupa terbatasnya sumber daya manusia, anggaran, teknologi, dan informasi, keterlibatan masyarakat tidak didukung oleh sanksi dan penegakan hukum yang tegas, dan kurang tepatnya pilihan instrumen kebijakan. Kata Kunci: implementasi kebijakan, pencemaran sungai, pengendalian
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00195/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192493 1
005 _ _ 20260127085048 2
035 # # $a 0010-0126000938 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN PENCEMARAN SUNGAI DI KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN UTARA /$c Efraim Putra Agung 4
100 _ # $a Efraim Putra Agung 5
300 # # $a 12 6
700 _ # $a Mutia Rahmah 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 363.739 459 839 32 9
084 # # $a 363.739 459 839 32 EFR i 10
600 # 4 $a Implementasi kebijakan publik 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Masih tingginya kasus pencemaran sungai di KabupatenMalinau menunjukkan bahwa implementasi kebijakan tersebut belum optimal. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor keberhasilan implementasi kebijakan pencemaran sungai di Kabupaten Malinau serta upaya untuk mengoptimalkan keberhasilan implementasi kebijakan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sementara teknik pengumpulan data berupa wawancara dan analisis studi dokumen serta aplikasi ATLAS.ti dalam menganalisis data tersebut. Informan pada penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teori yang digunakan adalah teori Implementasi Kebijakan (Knill & Tosun, 2020) yang mencakup enam dimensi: Pilihan Instrumen Kebijakan, Desain Kebijakan, Struktur Pengawasan, Desain Kelembagaan, Kemampuan Administratif, dan Penerimaan Sosial. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor keberhasilan implementasi kebijakan pengendalian pencemaran sungai di Kabupaten Malinau meliputi adanya koordinasi internal dan antar organisasi, kejelasan struktur pengawasan oleh masyarakat maupun badan pengawas, dan adanya kemanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat, sedangkan temuan utama penelitian menunjukkan adanya peningkatan kasus pencemaran sungai oleh industri pertambangan. Kesimpulan: Adapun faktor penghambatnya berupa terbatasnya sumber daya manusia, anggaran, teknologi, dan informasi, keterlibatan masyarakat tidak didukung oleh sanksi dan penegakan hukum yang tegas, dan kurang tepatnya pilihan instrumen kebijakan. Kata Kunci: implementasi kebijakan, pencemaran sungai, pengendalian 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name