Detail Katalog

ID: 29270
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGUATAN KAPASITAS SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM DI KECAMATAN PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT / NOOR SANDY MASRINANDA

Pengarang:
NOOR SANDY MASRINANDA ; Luh Putu Vera Astri Pujayanti
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Perlindungan Masyarakat
Deskripsi Fisik:
16 : Ilus
Nomor Panggil:
352.345 983 612 NOO p
Control Number:
INLIS000000001192501
BIB ID:
0010-0126000946
Catatan
Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kinerja Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Pelaihari, Tanah Laut sangat terbatas akibat berbagai tantangan, termasuk anggaran yang tidak memadai, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurangnya fasilitasdanperalatan yang memadai. Masalah ini semakin diperburuk oleh rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung ketentraman dan ketertiban umum. Akibatnya, Satlinmas kesulitan menjalankan tugasnya secara efektif, yang berpotensi mengancam stabilitas dan keselamatan masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan kebijakan yang lebih kuat dan inisiatif strategis untuk meningkatkan kapasitas Satlinmas, guna lebih efektif menangani ancaman keamanan dan mendukung penegakan hukum di tingkat desa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penguatan kapasitas Satlinmas di Pelaihari dan perannya dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) di daerah tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, dengan fokus pada informan kunci dari berbagai unit pemerintah daerah dan anggota Satlinmas. Analisis didasarkan pada teori penguatan kapasitas Merilee S. Grindle, yang mencakup tiga dimensi: pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi, dan reformasi kelembagaan. Hasil/Temuan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya penguatan kapasitas Satlinmas di Pelaihari belum sepenuhnya efektif. Hambatan utama termasuk anggaran yang terbatas, kesempatan pelatihan yang minim, dan kurangnya peralatan yang memadai untuk anggota Satlinmas. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap peran Satlinmas dalam menjaga ketertiban masih rendah. Namun, pihak berwenang setempat telah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi tantangan ini, termasuk pelatihan berkala, penyusunan peraturan daerah, dan peningkatan koordinasi antar lembaga. Kesimpulan: Meskipun Satlinmas di Pelaihari telah berkontribusi dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum, efektivitasnya masih terkendala oleh berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, pelatihan yang tidak memadai, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perannya. Kata kunci: Ketentraman dan Ketertiban Umum, Pemerintah Daerah, Pelaihari, Satlinmas, Tanah Laut
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06939/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192501 1
005 _ _ 20260127091547 2
035 # # $a 0010-0126000946 3
245 1 # $a PENGUATAN KAPASITAS SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM DI KECAMATAN PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT /$c NOOR SANDY MASRINANDA 4
100 _ # $a NOOR SANDY MASRINANDA 5
300 # # $a 16 : $b Ilus 6
700 _ # $a Luh Putu Vera Astri Pujayanti 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 352.345 983 612 9
084 # # $a 352.345 983 612 NOO p 10
650 # 4 $a Perlindungan Masyarakat 11
520 # # $a Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kinerja Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Pelaihari, Tanah Laut sangat terbatas akibat berbagai tantangan, termasuk anggaran yang tidak memadai, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurangnya fasilitasdanperalatan yang memadai. Masalah ini semakin diperburuk oleh rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung ketentraman dan ketertiban umum. Akibatnya, Satlinmas kesulitan menjalankan tugasnya secara efektif, yang berpotensi mengancam stabilitas dan keselamatan masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan kebijakan yang lebih kuat dan inisiatif strategis untuk meningkatkan kapasitas Satlinmas, guna lebih efektif menangani ancaman keamanan dan mendukung penegakan hukum di tingkat desa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penguatan kapasitas Satlinmas di Pelaihari dan perannya dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) di daerah tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, dengan fokus pada informan kunci dari berbagai unit pemerintah daerah dan anggota Satlinmas. Analisis didasarkan pada teori penguatan kapasitas Merilee S. Grindle, yang mencakup tiga dimensi: pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi, dan reformasi kelembagaan. Hasil/Temuan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya penguatan kapasitas Satlinmas di Pelaihari belum sepenuhnya efektif. Hambatan utama termasuk anggaran yang terbatas, kesempatan pelatihan yang minim, dan kurangnya peralatan yang memadai untuk anggota Satlinmas. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap peran Satlinmas dalam menjaga ketertiban masih rendah. Namun, pihak berwenang setempat telah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi tantangan ini, termasuk pelatihan berkala, penyusunan peraturan daerah, dan peningkatan koordinasi antar lembaga. Kesimpulan: Meskipun Satlinmas di Pelaihari telah berkontribusi dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum, efektivitasnya masih terkendala oleh berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, pelatihan yang tidak memadai, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perannya. Kata kunci: Ketentraman dan Ketertiban Umum, Pemerintah Daerah, Pelaihari, Satlinmas, Tanah Laut 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name