Detail Katalog
ID: 29307Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PROGRAM JEMPUT BOLA DALAM AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL BERBASIS BUDAYA SIBALIPARRI OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT / Muhammad Ahsan Arianto
Pengarang:
Muhammad Ahsan Arianto ; Maris Gunawan Rukmana
Muhammad Ahsan Arianto ; Maris Gunawan Rukmana
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Ilmu Kependudukan
Deskripsi Fisik:
18 : Ilus
18 : Ilus
Nomor Panggil:
304.659 846 31 MUH o
304.659 846 31 MUH o
Control Number:
INLIS000000001192538
INLIS000000001192538
BIB ID:
0010-0126000983
0010-0126000983
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rendahnya capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Tujuan: Tujuan utama dari penelitian ini untuk menganalisis gambaran yang jelas mengenai capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Majene. Metode: Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis dampak dari tiga dimensi teori Optimalisasi (Mardiasmo-2018) terhadap capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program jemput bola berbasis budaya Sibaliparri', yang dikenal dengan sebutan “Jepa Dokkang”, terbukti optimal di salah satu dimensi dengan data awal yakni 2,4% bergerak ke 3,09% dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Majene, khususnya di wilayah terpencil. Budaya Sibaliparri’ yang mengedepankan nilai gotong royong, kerja sama, kesetaraan, dan kekeluargaan menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan program ini. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan bahwa pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan, di antaranya keterbatasan literasi digital masyarakat, kondisi infrastruktur jaringan yang belum merata, serta kurangnya edukasi dan sosialisasi yang intensif. Untuk itu, diperlukan peningkatan sarana prasarana pelayanan, edukasi digital secara berkelanjutan, dan penguatan kolaborasi antarstakeholder guna mengoptimalkan program jemput bola berbasis budaya sibaliparri’ ini. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat dalam Program Jemput Bola Dalam Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Berbasis Budaya Sibaliparri’ telah berjalan cukup baik, hal ini dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan masyarakat. Guna meningkatkan nilai capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital, disarankan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendukung layanan jemput bola tersebut dan meningkatkan kolaborasi antarstakeholder di lingkup Pemerintah daerah untuk penerapan IKD di setiap pelayanan masyarakat.
Kata Kunci: Identitas Kependudukan Digital (IKD), Program Jemput Bola, Budaya Sibaliparri, Teori Optimasi, Partisipasi Masyarakat.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program jemput bola berbasis budaya Sibaliparri', yang dikenal dengan sebutan “Jepa Dokkang”, terbukti optimal di salah satu dimensi dengan data awal yakni 2,4% bergerak ke 3,09% dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Majene, khususnya di wilayah terpencil. Budaya Sibaliparri’ yang mengedepankan nilai gotong royong, kerja sama, kesetaraan, dan kekeluargaan menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan program ini. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan bahwa pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan, di antaranya keterbatasan literasi digital masyarakat, kondisi infrastruktur jaringan yang belum merata, serta kurangnya edukasi dan sosialisasi yang intensif. Untuk itu, diperlukan peningkatan sarana prasarana pelayanan, edukasi digital secara berkelanjutan, dan penguatan kolaborasi antarstakeholder guna mengoptimalkan program jemput bola berbasis budaya sibaliparri’ ini. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat dalam Program Jemput Bola Dalam Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Berbasis Budaya Sibaliparri’ telah berjalan cukup baik, hal ini dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan masyarakat. Guna meningkatkan nilai capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital, disarankan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendukung layanan jemput bola tersebut dan meningkatkan kolaborasi antarstakeholder di lingkup Pemerintah daerah untuk penerapan IKD di setiap pelayanan masyarakat.
Kata Kunci: Identitas Kependudukan Digital (IKD), Program Jemput Bola, Budaya Sibaliparri, Teori Optimasi, Partisipasi Masyarakat.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06968/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192538 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260127103517 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000983 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PROGRAM JEMPUT BOLA DALAM AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL BERBASIS BUDAYA SIBALIPARRI OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT /$c Muhammad Ahsan Arianto | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Ahsan Arianto | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 18 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21316 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Maris Gunawan Rukmana | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 304.659 846 31 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 304.659 846 31 MUH o | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Ilmu Kependudukan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rendahnya capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Tujuan: Tujuan utama dari penelitian ini untuk menganalisis gambaran yang jelas mengenai capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Majene. Metode: Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis dampak dari tiga dimensi teori Optimalisasi (Mardiasmo-2018) terhadap capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program jemput bola berbasis budaya Sibaliparri', yang dikenal dengan sebutan “Jepa Dokkang”, terbukti optimal di salah satu dimensi dengan data awal yakni 2,4% bergerak ke 3,09% dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Majene, khususnya di wilayah terpencil. Budaya Sibaliparri’ yang mengedepankan nilai gotong royong, kerja sama, kesetaraan, dan kekeluargaan menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan program ini. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan bahwa pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan, di antaranya keterbatasan literasi digital masyarakat, kondisi infrastruktur jaringan yang belum merata, serta kurangnya edukasi dan sosialisasi yang intensif. Untuk itu, diperlukan peningkatan sarana prasarana pelayanan, edukasi digital secara berkelanjutan, dan penguatan kolaborasi antarstakeholder guna mengoptimalkan program jemput bola berbasis budaya sibaliparri’ ini. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat dalam Program Jemput Bola Dalam Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Berbasis Budaya Sibaliparri’ telah berjalan cukup baik, hal ini dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan masyarakat. Guna meningkatkan nilai capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital, disarankan untuk melengkapi sarana dan prasarana pendukung layanan jemput bola tersebut dan meningkatkan kolaborasi antarstakeholder di lingkup Pemerintah daerah untuk penerapan IKD di setiap pelayanan masyarakat. Kata Kunci: Identitas Kependudukan Digital (IKD), Program Jemput Bola, Budaya Sibaliparri, Teori Optimasi, Partisipasi Masyarakat. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 27 Jan 2026