Detail Katalog

ID: 29399
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT / Siringo Ringo, Eva Febriana

Pengarang:
Siringo Ringo, Eva Febriana ; Fanila Kasmita Kusuma
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Perlindungan dan keselamatan tenaga kerja
Deskripsi Fisik:
13
Nomor Panggil:
357.459 813 SIR i
Control Number:
INLIS000000001192630
BIB ID:
0010-0126001075
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) penting untuk diteliti mengingat tingginya risiko kerja yang dihadapi oleh petugas pemadam kebakaran, seperti paparan api, bahan kimia, dan runtuhan bangunan. Meskipun regulasi K3 telah tersedia, implementasinya di tingkat daerah, khususnya pada Dinas Pemadam Kebakaran, masih sering menghadapi hambatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi (K3) di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Solok. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III yang mencakup empat variabel, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari aspek komunikasi, penyampaian informasi mengenai K3 sudah dilakukan namun belum terdokumentasi secara sistematis. Dari aspek sumber daya, masih terdapat keterbatasan alat pelindung diri dan kurangnya pelatihan berkala. Dari sisi disposisi, sebagian besar petugas memiliki komitmen terhadap pelaksanaan K3 namun masih ditemukan pelanggaran kedisiplinan dalam penggunaan APD. Sementara itu, dari segi struktur birokrasi, belum terdapat unit khusus yang menangani K3 secara terfokus dan SOP belum dijalankan secara konsisten. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan dokumentasi komunikasi, pemenuhan peralatan K3 yang memadai, pelatihan rutin serta pembentukan struktur khusus yang menangani K3 agar implementasinya lebih maksimal. Kesimpulan: Peneliti dapat menyimpulkan bahwa implementasi K3 di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Solok belum berjalan secara optimal. Kata Kunci : APD, Implementasi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07032/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192630 1
005 _ _ 20260128092208 2
035 # # $a 0010-0126001075 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Siringo Ringo, Eva Febriana 4
100 _ # $a Siringo Ringo, Eva Febriana 5
300 # # $a 13 6
700 _ # $a Fanila Kasmita Kusuma 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 357.459 813 9
084 # # $a 357.459 813 SIR i 10
650 # 4 $a Perlindungan dan keselamatan tenaga kerja 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) penting untuk diteliti mengingat tingginya risiko kerja yang dihadapi oleh petugas pemadam kebakaran, seperti paparan api, bahan kimia, dan runtuhan bangunan. Meskipun regulasi K3 telah tersedia, implementasinya di tingkat daerah, khususnya pada Dinas Pemadam Kebakaran, masih sering menghadapi hambatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi (K3) di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Solok. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III yang mencakup empat variabel, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari aspek komunikasi, penyampaian informasi mengenai K3 sudah dilakukan namun belum terdokumentasi secara sistematis. Dari aspek sumber daya, masih terdapat keterbatasan alat pelindung diri dan kurangnya pelatihan berkala. Dari sisi disposisi, sebagian besar petugas memiliki komitmen terhadap pelaksanaan K3 namun masih ditemukan pelanggaran kedisiplinan dalam penggunaan APD. Sementara itu, dari segi struktur birokrasi, belum terdapat unit khusus yang menangani K3 secara terfokus dan SOP belum dijalankan secara konsisten. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan dokumentasi komunikasi, pemenuhan peralatan K3 yang memadai, pelatihan rutin serta pembentukan struktur khusus yang menangani K3 agar implementasinya lebih maksimal. Kesimpulan: Peneliti dapat menyimpulkan bahwa implementasi K3 di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Solok belum berjalan secara optimal. Kata Kunci : APD, Implementasi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 28 Jan 2026
Export