Detail Katalog
ID: 29401Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI APLIKASI E-BMD DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH DI KABUPATEN CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT / Muhamad Aldi Rindra N.
Pengarang:
Muhamad Aldi Rindra N. ; Jatnika Dwi Asri
Muhamad Aldi Rindra N. ; Jatnika Dwi Asri
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Akuntabilitas Aset Daerah
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
15 : Ilus
Nomor Panggil:
352.485 982 416 MUH i
352.485 982 416 MUH i
Control Number:
INLIS000000001192632
INLIS000000001192632
BIB ID:
0010-0126001077
0010-0126001077
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di Kabupaten
Cianjur selama ini masih mengalami berbagai persoalan seperti ketidaksesuaian data aset,
keterlambatan pelaporan, serta rendahnya akurasi pencatatan aset. Penelitian sebelumnya lebih
banyak berfokus pada sistem manual atau penggunaan SIMDA BMD, sementara kajian tentang
implementasi aplikasi e-BMD berbasis Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 masih terbatas, khususnya di tingkat pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengkaji implementasi e-BMD di Kabupaten Cianjur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi e-BMD dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Cianjur. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teori implementasi dari Nilsen dan teori akuntabilitas dari Mahmudi. Hasil/Temuan : Penelitian menemukan bahwa lingkungan organisasi di Kabupaten Cianjur mulai terbuka terhadap digitalisasi, didukung komitmen pimpinan dan struktur organisasi yang terkoordinasi,proses implementasi aplikasi e-BMD berjalan efektif melalui tahapan perencanaan, pelatihan, uji coba, dan monitoring berkelanjutan, penerapan kontrol akses berbasis sistem mampu meningkatkan keamanan data aset dan meminimalkan kesalahan pencatatan, dan masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur jaringan, serta kurangnya sosialisasi ke seluruh unit kerja. Kesimpulan: Implementasi aplikasi e-BMD di Kabupaten Cianjur secara umum telah efektif dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Daerah. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya seperti pelatihan teknis, optimalisasi infrastruktur jaringan, dan perluasan sosialisasi. Ke depan, diperlukan penguatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur, dan integrasi sistem yang lebih baik untuk mendukung implementasi e-BMD yang berkelanjutan.
Kata kunci: e-BMD; Pengelolaan Aset; Akuntabilitas; Sistem Informasi; Pemerintah Daerah
Cianjur selama ini masih mengalami berbagai persoalan seperti ketidaksesuaian data aset,
keterlambatan pelaporan, serta rendahnya akurasi pencatatan aset. Penelitian sebelumnya lebih
banyak berfokus pada sistem manual atau penggunaan SIMDA BMD, sementara kajian tentang
implementasi aplikasi e-BMD berbasis Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 masih terbatas, khususnya di tingkat pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengkaji implementasi e-BMD di Kabupaten Cianjur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi e-BMD dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Cianjur. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teori implementasi dari Nilsen dan teori akuntabilitas dari Mahmudi. Hasil/Temuan : Penelitian menemukan bahwa lingkungan organisasi di Kabupaten Cianjur mulai terbuka terhadap digitalisasi, didukung komitmen pimpinan dan struktur organisasi yang terkoordinasi,proses implementasi aplikasi e-BMD berjalan efektif melalui tahapan perencanaan, pelatihan, uji coba, dan monitoring berkelanjutan, penerapan kontrol akses berbasis sistem mampu meningkatkan keamanan data aset dan meminimalkan kesalahan pencatatan, dan masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur jaringan, serta kurangnya sosialisasi ke seluruh unit kerja. Kesimpulan: Implementasi aplikasi e-BMD di Kabupaten Cianjur secara umum telah efektif dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Daerah. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya seperti pelatihan teknis, optimalisasi infrastruktur jaringan, dan perluasan sosialisasi. Ke depan, diperlukan penguatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur, dan integrasi sistem yang lebih baik untuk mendukung implementasi e-BMD yang berkelanjutan.
Kata kunci: e-BMD; Pengelolaan Aset; Akuntabilitas; Sistem Informasi; Pemerintah Daerah
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07034/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192632 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128092950 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001077 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI APLIKASI E-BMD DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH DI KABUPATEN CIANJUR, PROVINSI JAWA BARAT /$c Muhamad Aldi Rindra N. | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhamad Aldi Rindra N. | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20885 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Jatnika Dwi Asri | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.485 982 416 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.485 982 416 MUH i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Akuntabilitas Aset Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di Kabupaten Cianjur selama ini masih mengalami berbagai persoalan seperti ketidaksesuaian data aset, keterlambatan pelaporan, serta rendahnya akurasi pencatatan aset. Penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada sistem manual atau penggunaan SIMDA BMD, sementara kajian tentang implementasi aplikasi e-BMD berbasis Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 masih terbatas, khususnya di tingkat pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengkaji implementasi e-BMD di Kabupaten Cianjur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi e-BMD dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Cianjur. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teori implementasi dari Nilsen dan teori akuntabilitas dari Mahmudi. Hasil/Temuan : Penelitian menemukan bahwa lingkungan organisasi di Kabupaten Cianjur mulai terbuka terhadap digitalisasi, didukung komitmen pimpinan dan struktur organisasi yang terkoordinasi,proses implementasi aplikasi e-BMD berjalan efektif melalui tahapan perencanaan, pelatihan, uji coba, dan monitoring berkelanjutan, penerapan kontrol akses berbasis sistem mampu meningkatkan keamanan data aset dan meminimalkan kesalahan pencatatan, dan masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur jaringan, serta kurangnya sosialisasi ke seluruh unit kerja. Kesimpulan: Implementasi aplikasi e-BMD di Kabupaten Cianjur secara umum telah efektif dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Daerah. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya seperti pelatihan teknis, optimalisasi infrastruktur jaringan, dan perluasan sosialisasi. Ke depan, diperlukan penguatan kapasitas SDM, pengembangan infrastruktur, dan integrasi sistem yang lebih baik untuk mendukung implementasi e-BMD yang berkelanjutan. Kata kunci: e-BMD; Pengelolaan Aset; Akuntabilitas; Sistem Informasi; Pemerintah Daerah | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026