Detail Katalog
ID: 29423Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS PROGRAM SABTU MINGGU SIAP MELAYANI (SAMI-SAMI) DALAM MENINGKATKAN JUMLAH AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI KABUPATEN BEKASI PROVINSI JAWA BARAT / Rafli Anantapraja Sadrach
Pengarang:
Rafli Anantapraja Sadrach ; Ahmad Ripa’i
Rafli Anantapraja Sadrach ; Ahmad Ripa’i
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Administrasi Kependudukan
Deskripsi Fisik:
19
19
Nomor Panggil:
304.659 824 21 RAF e
304.659 824 21 RAF e
Control Number:
INLIS000000001192654
INLIS000000001192654
BIB ID:
0010-0126001099
0010-0126001099
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Belum optimalnya pelayanan administrasi kependudukan
bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang tidak memiliki waktu luang di hari kerja, khususnya dalam aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif Program Sami-Sami Disdukcapil Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan jumlah aktivasi IKD. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori efektivitas program menurut Budiani yang mencakup empat dimensi: ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Program Sami-Sami terbukti cukup efektif dalam meningkatkan aktivasi IKD, terutama bagi masyarakat yang sulit mengakses layanan di hari kerja. Per Januari 2025, aktivasi IKD di Kabupaten Bekasi mencapai 7,31%. Faktor pendukung meliputi inovasi layanan akhir pekan, kelengkapan jenis layanan, dan dukungan masyarakat serta perangkat wilayah. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan SDM dan peralatan teknis, belum adanya regulasi formal, serta minimnya sosialisasi. Kesimpulan: Program sami-sami memberikan kontribusi positif terhadap pelayanan administrasi
kependudukan, khususnya dalam memperluas akses aktivasi IKD. Upaya yang dilakukan
oleh Disdukcapil Kabupaten Bekasi, seperti pelatihan petugas dan sosialisasi digital, menunjukkan komitmen dalam mengatasi hambatan. Diperlukan regulasi resmi dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah untuk menjamin keberlanjutan program.
Kata Kunci: Pelayanan Publik, Program Sami-Sami, Identitas Kependudukan Digital, Efektivitas
Program, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Bekasi
bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang tidak memiliki waktu luang di hari kerja, khususnya dalam aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif Program Sami-Sami Disdukcapil Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan jumlah aktivasi IKD. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori efektivitas program menurut Budiani yang mencakup empat dimensi: ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Program Sami-Sami terbukti cukup efektif dalam meningkatkan aktivasi IKD, terutama bagi masyarakat yang sulit mengakses layanan di hari kerja. Per Januari 2025, aktivasi IKD di Kabupaten Bekasi mencapai 7,31%. Faktor pendukung meliputi inovasi layanan akhir pekan, kelengkapan jenis layanan, dan dukungan masyarakat serta perangkat wilayah. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan SDM dan peralatan teknis, belum adanya regulasi formal, serta minimnya sosialisasi. Kesimpulan: Program sami-sami memberikan kontribusi positif terhadap pelayanan administrasi
kependudukan, khususnya dalam memperluas akses aktivasi IKD. Upaya yang dilakukan
oleh Disdukcapil Kabupaten Bekasi, seperti pelatihan petugas dan sosialisasi digital, menunjukkan komitmen dalam mengatasi hambatan. Diperlukan regulasi resmi dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah untuk menjamin keberlanjutan program.
Kata Kunci: Pelayanan Publik, Program Sami-Sami, Identitas Kependudukan Digital, Efektivitas
Program, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Bekasi
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07048/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192654 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128102147 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001099 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS PROGRAM SABTU MINGGU SIAP MELAYANI (SAMI-SAMI) DALAM MENINGKATKAN JUMLAH AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI KABUPATEN BEKASI PROVINSI JAWA BARAT /$c Rafli Anantapraja Sadrach | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rafli Anantapraja Sadrach | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 19 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22161 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Ahmad Ripa’i | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 304.659 824 21 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 304.659 824 21 RAF e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Kependudukan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Belum optimalnya pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang tidak memiliki waktu luang di hari kerja, khususnya dalam aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif Program Sami-Sami Disdukcapil Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan jumlah aktivasi IKD. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori efektivitas program menurut Budiani yang mencakup empat dimensi: ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Program Sami-Sami terbukti cukup efektif dalam meningkatkan aktivasi IKD, terutama bagi masyarakat yang sulit mengakses layanan di hari kerja. Per Januari 2025, aktivasi IKD di Kabupaten Bekasi mencapai 7,31%. Faktor pendukung meliputi inovasi layanan akhir pekan, kelengkapan jenis layanan, dan dukungan masyarakat serta perangkat wilayah. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan SDM dan peralatan teknis, belum adanya regulasi formal, serta minimnya sosialisasi. Kesimpulan: Program sami-sami memberikan kontribusi positif terhadap pelayanan administrasi kependudukan, khususnya dalam memperluas akses aktivasi IKD. Upaya yang dilakukan oleh Disdukcapil Kabupaten Bekasi, seperti pelatihan petugas dan sosialisasi digital, menunjukkan komitmen dalam mengatasi hambatan. Diperlukan regulasi resmi dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah untuk menjamin keberlanjutan program. Kata Kunci: Pelayanan Publik, Program Sami-Sami, Identitas Kependudukan Digital, Efektivitas Program, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Bekasi | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026