Detail Katalog

ID: 29425
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

MANAJEMEN LOGISTIK TANGGAP DARURAT BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI KOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR / Ilmiah Qolbi Akbar

Pengarang:
Ilmiah Qolbi Akbar ; Lubis, Bertha
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Bantuan dan penanggulangan bencana
Deskripsi Fisik:
18 : Ilus
Nomor Panggil:
363.348 598 2 ILM m
Control Number:
INLIS000000001192656
BIB ID:
0010-0126001101
Catatan
Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Peneliti berfokus pada masalah manajemen logistik tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Blitar pada sempitnya kapasitas gudang dan kurangnya personel di BPBD Kota Blitar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen logistik tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Blitar. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Teori yang digunakan dalam operasionalisasi konsep penelitian ini adalah teori fungsi manajemen logistik menurut H. Subagya (1990), yang mencakup fungsi perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, penghapusan, dan pengendalian logistik. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan informan yang terdiri dari Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar, Sekretaris BPBD, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik, serta staf yang terlibat langsung dalam manajemen logistik. Data sekunder berupa dokumen-dokumen terkait kebijakan dan laporan kegiatan BPBD Kota Blitar juga digunakan untuk mendukung analisis. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kota Blitar menjalankan fungsi manajemen logistik tanggap darurat melalui beberapa dimensi utama. Perencanaan dilakukan dengan turun langsung ke lokasi bencana untuk menentukan kebutuhan logistik. Pengadaan logistik melibatkan evaluasi stok dan penganggaran melalui koordinasi dengan instansi terkait. Penganggaran menggunakan dana APBD dan dana darurat untuk kebutuhan mendesak. Pemeliharaan logistik dilakukan dengan pengecekan rutin terhadap barang yang mendekati kedaluwarsa. Penyimpanan dan penyaluran menggunakan sistem FIFO untuk memastikan distribusi yang tepat. Penghapusan dilakukan terhadap barang yang tidak layak pakai, melalui distribusi atau lelang. Pengendalian memastikan proses logistik efisien dan transparan dengan koordinasi antar BPBD. Kesimpulan: Manajemen logistik yang efisien sangat penting untuk mengurangi dampak bencana. Untuk itu, perlu meningkatkan kapasitas gudang, menambah personel, dan melakukan pemeliharaan logistik secara rutin agar barang siap digunakan saat dibutuhkan. Upaya ini dapat memperkuat kesiapsiagaan BPBD Kota Blitar dalam menghadapi bencana. Kata kunci: Manajemen Logistik, Bencana Hidrometeorologi, BPBD, Distribusi Logistik, Tanggap
Darurat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07050/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192656 1
005 _ _ 20260128102747 2
035 # # $a 0010-0126001101 3
245 1 # $a MANAJEMEN LOGISTIK TANGGAP DARURAT BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI KOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR /$c Ilmiah Qolbi Akbar 4
100 _ # $a Ilmiah Qolbi Akbar 5
300 # # $a 18 : $b Ilus 6
700 3 # $a Lubis, Bertha 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 363.348 598 2 9
084 # # $a 363.348 598 2 ILM m 10
650 # 4 $a Bantuan dan penanggulangan bencana 11
520 # # $a Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Peneliti berfokus pada masalah manajemen logistik tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Blitar pada sempitnya kapasitas gudang dan kurangnya personel di BPBD Kota Blitar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen logistik tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Blitar. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Teori yang digunakan dalam operasionalisasi konsep penelitian ini adalah teori fungsi manajemen logistik menurut H. Subagya (1990), yang mencakup fungsi perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, penghapusan, dan pengendalian logistik. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan informan yang terdiri dari Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar, Sekretaris BPBD, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik, serta staf yang terlibat langsung dalam manajemen logistik. Data sekunder berupa dokumen-dokumen terkait kebijakan dan laporan kegiatan BPBD Kota Blitar juga digunakan untuk mendukung analisis. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kota Blitar menjalankan fungsi manajemen logistik tanggap darurat melalui beberapa dimensi utama. Perencanaan dilakukan dengan turun langsung ke lokasi bencana untuk menentukan kebutuhan logistik. Pengadaan logistik melibatkan evaluasi stok dan penganggaran melalui koordinasi dengan instansi terkait. Penganggaran menggunakan dana APBD dan dana darurat untuk kebutuhan mendesak. Pemeliharaan logistik dilakukan dengan pengecekan rutin terhadap barang yang mendekati kedaluwarsa. Penyimpanan dan penyaluran menggunakan sistem FIFO untuk memastikan distribusi yang tepat. Penghapusan dilakukan terhadap barang yang tidak layak pakai, melalui distribusi atau lelang. Pengendalian memastikan proses logistik efisien dan transparan dengan koordinasi antar BPBD. Kesimpulan: Manajemen logistik yang efisien sangat penting untuk mengurangi dampak bencana. Untuk itu, perlu meningkatkan kapasitas gudang, menambah personel, dan melakukan pemeliharaan logistik secara rutin agar barang siap digunakan saat dibutuhkan. Upaya ini dapat memperkuat kesiapsiagaan BPBD Kota Blitar dalam menghadapi bencana. Kata kunci: Manajemen Logistik, Bencana Hidrometeorologi, BPBD, Distribusi Logistik, Tanggap Darurat. 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name