Detail Katalog
ID: 29427Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KABUPATEN BATANG PROVINSI JAWA TENGAH / Arie Setianing Aji
Pengarang:
Arie Setianing Aji ; M. Nawawi
Arie Setianing Aji ; M. Nawawi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Angkatan Kerja dan Lapangan Pekerjaan
Deskripsi Fisik:
13 : Ilus
13 : Ilus
Nomor Panggil:
331.159 826 ARI s
331.159 826 ARI s
Control Number:
INLIS000000001192658
INLIS000000001192658
BIB ID:
0010-0126001103
0010-0126001103
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang
berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka
6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas
Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam
mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap
informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi
pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Disnaker telah merancang berbagai program pelatihan berbasis kompetensi, bekerja sama dengan sektor swasta, serta memanfaatkan inovasi digital seperti aplikasi BIMMA untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan. Meskipun demikian, tantangan seperti kesenjangan keterampilan, ketidakmampuan memenuhi jadwal pelatihan, dan kecenderungan tenaga kerja untuk bertahan di daerah asal masih menghambat efektivitas program.kerja yang belum maksimal. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diatas penulis berharap dari pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang agar dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas instruktur dan sarana prasarana penunjang pelatihan dan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi sebagai media sosialisasi. Kata kunci: Dinas Ketenagakerjaan, Pengangguran, Strategi
berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka
6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas
Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam
mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap
informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi
pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Disnaker telah merancang berbagai program pelatihan berbasis kompetensi, bekerja sama dengan sektor swasta, serta memanfaatkan inovasi digital seperti aplikasi BIMMA untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan. Meskipun demikian, tantangan seperti kesenjangan keterampilan, ketidakmampuan memenuhi jadwal pelatihan, dan kecenderungan tenaga kerja untuk bertahan di daerah asal masih menghambat efektivitas program.kerja yang belum maksimal. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diatas penulis berharap dari pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang agar dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas instruktur dan sarana prasarana penunjang pelatihan dan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi sebagai media sosialisasi. Kata kunci: Dinas Ketenagakerjaan, Pengangguran, Strategi
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07051/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192658 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128103325 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001103 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KABUPATEN BATANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Arie Setianing Aji | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Arie Setianing Aji | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 : $b Ilus | 6 |
| 700 | _ |
# |
$a M. Nawawi | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 331.159 826 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 331.159 826 ARI s | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Angkatan Kerja dan Lapangan Pekerjaan | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang adalah kabupaten yang berada di Jawa Tengah dengan angka pengangguran yang cukup tinggi berada pada angka 6,06% pada tahun 2023. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Dinas Ketenagakerjaan, masyarakat (pencari kerja), serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2017). Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Disnaker telah merancang berbagai program pelatihan berbasis kompetensi, bekerja sama dengan sektor swasta, serta memanfaatkan inovasi digital seperti aplikasi BIMMA untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan. Meskipun demikian, tantangan seperti kesenjangan keterampilan, ketidakmampuan memenuhi jadwal pelatihan, dan kecenderungan tenaga kerja untuk bertahan di daerah asal masih menghambat efektivitas program.kerja yang belum maksimal. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diatas penulis berharap dari pihak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang agar dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas instruktur dan sarana prasarana penunjang pelatihan dan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi sebagai media sosialisasi. Kata kunci: Dinas Ketenagakerjaan, Pengangguran, Strategi | 12 |
| 856 | # |
# |
$a - | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026