Detail Katalog

ID: 29428
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

LITERASI POLITIK MASYARAKAT TRANSISI PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA / Silalahi, Grex Qoryo Dhavio

Pengarang:
Silalahi, Grex Qoryo Dhavio ; Astika Ummy Athahirah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Proses Politik
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
Nomor Panggil:
324 095 981 281 SIL l
Control Number:
INLIS000000001192659
BIB ID:
0010-0126001104
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Dairi di Provinsi Sumatera Utara sedang mengalami transisi sosial-politik yang signifikan, namun tingkat literasi politik masyarakatnya masih menjadi pertanyaan besar. Pemilihan kepala daerah menjadi momentum krusial yang menguji pemahaman dan partisipasi politik warga. Kurangnya pemahaman mengenai proses demokrasi, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta minimnya akses terhadap informasi politik yang akurat dapat mengancam kualitas pemilihan umum di daerah transisi ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi politik masyarakat Transisi di Kabupaten Dairi dalam menentukan pilihan politilk pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dipakai dalam menganalisis permasalahan ini. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan penuh bagi peneliti untuk memodifikasi penelitian secara fleksibel guna mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Literasi Politik oleh Maghok (2005). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 12 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: penelitian terkait literasi politik Masyarakat dalam proses pemulihan kepala daerah di Kabupaten Dairi dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi partisipasi dalam kegiatan politik ditemukan bahwa Masyarakat kurang terlibat dalam kegiatan politik yang lebih luas, pada dimensi Pengetahuan Kebijakan, Perencanaan Dana Anggaran untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik ditemukan bahwa banyak masyarakat yang kurang mengetahui kebijakan atau peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, terutama dalam hal politik, pada dimensi Kemampuan Membuat Opini dan Otonomi Posisi Politik ditemukan bahwa kebebasan opini dan otomi berjalan dengan baik, pada dimensi Kesadaran dan Kehirauan Pentingnya Aktivitas dan Institusi Politik, Peran dan Kewenangannya ditemukan bahwa dinas terkait yaitu Kesbangpol sudah memiliki kesadaran akan pentingnya aktivitas politik. Kesimpulan: Secara umum tingkat literasi politik Masyarakat transisi pada pemilihan kepala daerah kabupaten Dairi masih belum optimal, terbukti dengan Kurangnya pemahaman masyarakat akan struktur dan peranan pemerintah, masyarakat yang tidak tahu terkait berita dan isu politik, bahkan sebagian masyarakat tidak memiliki kertetarikan untuk mengetahui kondisi politik. KataKunci:Literasi Politik, Masyarakat Transisi, Pilkada.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07052/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192659 1
005 _ _ 20260128103407 2
035 # # $a 0010-0126001104 3
245 1 # $a LITERASI POLITIK MASYARAKAT TRANSISI PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Silalahi, Grex Qoryo Dhavio 4
100 _ # $a Silalahi, Grex Qoryo Dhavio 5
300 # # $a 15 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24671 7
700 _ # $a Astika Ummy Athahirah 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 9
082 # # $a 324 095 981 281 10
084 # # $a 324 095 981 281 SIL l 11
650 # 4 $a Proses Politik 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Dairi di Provinsi Sumatera Utara sedang mengalami transisi sosial-politik yang signifikan, namun tingkat literasi politik masyarakatnya masih menjadi pertanyaan besar. Pemilihan kepala daerah menjadi momentum krusial yang menguji pemahaman dan partisipasi politik warga. Kurangnya pemahaman mengenai proses demokrasi, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta minimnya akses terhadap informasi politik yang akurat dapat mengancam kualitas pemilihan umum di daerah transisi ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi politik masyarakat Transisi di Kabupaten Dairi dalam menentukan pilihan politilk pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dipakai dalam menganalisis permasalahan ini. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan penuh bagi peneliti untuk memodifikasi penelitian secara fleksibel guna mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Literasi Politik oleh Maghok (2005). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 12 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: penelitian terkait literasi politik Masyarakat dalam proses pemulihan kepala daerah di Kabupaten Dairi dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi partisipasi dalam kegiatan politik ditemukan bahwa Masyarakat kurang terlibat dalam kegiatan politik yang lebih luas, pada dimensi Pengetahuan Kebijakan, Perencanaan Dana Anggaran untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik ditemukan bahwa banyak masyarakat yang kurang mengetahui kebijakan atau peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, terutama dalam hal politik, pada dimensi Kemampuan Membuat Opini dan Otonomi Posisi Politik ditemukan bahwa kebebasan opini dan otomi berjalan dengan baik, pada dimensi Kesadaran dan Kehirauan Pentingnya Aktivitas dan Institusi Politik, Peran dan Kewenangannya ditemukan bahwa dinas terkait yaitu Kesbangpol sudah memiliki kesadaran akan pentingnya aktivitas politik. Kesimpulan: Secara umum tingkat literasi politik Masyarakat transisi pada pemilihan kepala daerah kabupaten Dairi masih belum optimal, terbukti dengan Kurangnya pemahaman masyarakat akan struktur dan peranan pemerintah, masyarakat yang tidak tahu terkait berita dan isu politik, bahkan sebagian masyarakat tidak memiliki kertetarikan untuk mengetahui kondisi politik. KataKunci:Literasi Politik, Masyarakat Transisi, Pilkada. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 28 Jan 2026
Export