Detail Katalog

ID: 29440
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KONSEP EKONOMI SIRKULAR TERHADAP TEMPAT PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU (TPST) PUSPA JELEKONG KECAMATAN BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG / Muhammad Husen Fadilah

Pengarang:
Muhammad Husen Fadilah ; Akhmad Marzuki
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pengelolaan sampah
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
Nomor Panggil:
363.725 982 432 MUH p
Control Number:
INLIS000000001192671
BIB ID:
0010-0126001116
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Bandung mendorong perlunya pendekatan baru yang berkelanjutan. Keterlibatan Masyarakat dalam hal ini perlu dilakukan dan diberdayakan dan berorientasi pada ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Konsep Ekonomi Sirkular Terhadap Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (Tpst) Puspa Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 10 orang. Teori utama yang digunakan adalah teori Pemberdayaan menurut Paolo Freire tahun 1992. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fasilitas pengelolaan sampah di TPST Puspa Jelekong sudah cukup memadai, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan daur ulang sampah masih rendah. Be-berapa faktor penghambat antara lain rendahnya kesadaran lingkungan, kurangnya edukasi, keterbatasan fasilitas pendukung, serta belum adanya sistem insentif yang jelas. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara sistem yang tersedia dengan implementasi di lapangan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang lebih intensif, kolaboratif, dan berbasis partisipasi aktif sangat dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Ekonomi Sirkular, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Sampah, TPST, Kabupaten Bandung
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07063/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192671 1
005 _ _ 20260128110004 2
035 # # $a 0010-0126001116 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KONSEP EKONOMI SIRKULAR TERHADAP TEMPAT PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU (TPST) PUSPA JELEKONG KECAMATAN BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG /$c Muhammad Husen Fadilah 4
100 _ # $a Muhammad Husen Fadilah 5
300 # # $a 15 : $b Ilus 6
700 _ # $a Akhmad Marzuki 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 363.725 982 432 9
084 # # $a 363.725 982 432 MUH p 10
650 # 4 $a Pengelolaan sampah 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Bandung mendorong perlunya pendekatan baru yang berkelanjutan. Keterlibatan Masyarakat dalam hal ini perlu dilakukan dan diberdayakan dan berorientasi pada ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Konsep Ekonomi Sirkular Terhadap Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (Tpst) Puspa Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 10 orang. Teori utama yang digunakan adalah teori Pemberdayaan menurut Paolo Freire tahun 1992. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fasilitas pengelolaan sampah di TPST Puspa Jelekong sudah cukup memadai, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan daur ulang sampah masih rendah. Be-berapa faktor penghambat antara lain rendahnya kesadaran lingkungan, kurangnya edukasi, keterbatasan fasilitas pendukung, serta belum adanya sistem insentif yang jelas. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara sistem yang tersedia dengan implementasi di lapangan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang lebih intensif, kolaboratif, dan berbasis partisipasi aktif sangat dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Ekonomi Sirkular, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Sampah, TPST, Kabupaten Bandung 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name