Detail Katalog
ID: 29451Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGARUH KESEHATAN DAN STANDAR HIDUP LAYAK TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA BARAT / Qiro Wafiq Hidayahtullah Yatasu Musthafa
Pengarang:
Qiro Wafiq Hidayahtullah Yatasu Musthafa ; Sayuti
Qiro Wafiq Hidayahtullah Yatasu Musthafa ; Sayuti
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Makroekonomi
Deskripsi Fisik:
19 : Ilus
19 : Ilus
Nomor Panggil:
339.095 982 4 QIR p
339.095 982 4 QIR p
Control Number:
INLIS000000001192682
INLIS000000001192682
BIB ID:
0010-0126001127
0010-0126001127
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Meskipun Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan berbagai upaya pengentasan kemiskinan melalui program kesehatan dan kesejahteraan, data menunjukkan bahwa angka kemiskinan belum berhasil mencapai target RPJMD pada tahun 2021 hingga 2023. Penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti faktor makroekonomi, namun masih terbatas yang secara khusus mengkaji pengaruh langsung kesehatan dan standar hidup layak yang diukur melalui angka harapan hidup dan pengeluaran per kapita terhadap kemiskinan di tingkat provinsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan standar hidup layak terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Barat secara parsial maupun simultan selama kurun waktu sepuluh tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder dari BPS Provinsi Jawa Barat tahun 2014–2023, dengan variabel angka harapan hidup (kesehatan), pengeluaran per kapita (standar hidup layak), dan tingkat kemiskinan sebagai variabel terikat. Selain itu, untuk mendalami konteks lebih lanjut dan memperoleh perspektif lebih lengkap, penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan informan kunci dari kalangan pejabat pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta ahli ekonomi yang berperan dalam kebijakan pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat. Total responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 15 orang yang dipilih berdasarkan kriteria pemahaman mendalam mengenai kebijakan kesehatan dan kesejahteraan sosial di tingkat provinsi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan berpengaruh signifikan positif terhadap kemiskinan, sedangkan standar hidup layak berpengaruh signifikan negatif. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Barat. Kesimpulan: Peningkatan angka harapan hidup tidak selalu diikuti dengan penurunan kemiskinan, yang mengindikasikan adanya disparitas dalam akses layanan kesehatan dan kapasitas ekonomi masyarakat. Penguatan akses kesehatan dan peningkatan daya beli masyarakat menjadi strategi penting dalam upaya pengurangan kemiskinan yang lebih merata di Jawa Barat. Kata Kunci: Kemiskinan, Kesehatan, Standar Hidup Layak
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07070/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192682 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128112112 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001127 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGARUH KESEHATAN DAN STANDAR HIDUP LAYAK TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA BARAT /$c Qiro Wafiq Hidayahtullah Yatasu Musthafa | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Qiro Wafiq Hidayahtullah Yatasu Musthafa | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 19 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/24140 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Sayuti | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 339.095 982 4 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 339.095 982 4 QIR p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Makroekonomi | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Meskipun Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan berbagai upaya pengentasan kemiskinan melalui program kesehatan dan kesejahteraan, data menunjukkan bahwa angka kemiskinan belum berhasil mencapai target RPJMD pada tahun 2021 hingga 2023. Penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti faktor makroekonomi, namun masih terbatas yang secara khusus mengkaji pengaruh langsung kesehatan dan standar hidup layak yang diukur melalui angka harapan hidup dan pengeluaran per kapita terhadap kemiskinan di tingkat provinsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan standar hidup layak terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Barat secara parsial maupun simultan selama kurun waktu sepuluh tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder dari BPS Provinsi Jawa Barat tahun 2014–2023, dengan variabel angka harapan hidup (kesehatan), pengeluaran per kapita (standar hidup layak), dan tingkat kemiskinan sebagai variabel terikat. Selain itu, untuk mendalami konteks lebih lanjut dan memperoleh perspektif lebih lengkap, penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan informan kunci dari kalangan pejabat pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta ahli ekonomi yang berperan dalam kebijakan pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat. Total responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 15 orang yang dipilih berdasarkan kriteria pemahaman mendalam mengenai kebijakan kesehatan dan kesejahteraan sosial di tingkat provinsi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan berpengaruh signifikan positif terhadap kemiskinan, sedangkan standar hidup layak berpengaruh signifikan negatif. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Barat. Kesimpulan: Peningkatan angka harapan hidup tidak selalu diikuti dengan penurunan kemiskinan, yang mengindikasikan adanya disparitas dalam akses layanan kesehatan dan kapasitas ekonomi masyarakat. Penguatan akses kesehatan dan peningkatan daya beli masyarakat menjadi strategi penting dalam upaya pengurangan kemiskinan yang lebih merata di Jawa Barat. Kata Kunci: Kemiskinan, Kesehatan, Standar Hidup Layak | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026