Detail Katalog

ID: 29471
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS POLITICAL BRANDING CALON BUPATI PADA PILKADA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2024 / Mercy Angelita Hakim

Pengarang:
Mercy Angelita Hakim ; Romi Saputra
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Kampanye Pilkada di Kab Lampung Tengah
Deskripsi Fisik:
12 : Ilus
Nomor Panggil:
324.959 818 42 MER
Control Number:
INLIS000000001192702
BIB ID:
0010-0126001147
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tahun 2022, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Provinsi Lampung mempunyai angka sebesar 78,32, mengartikan kehidupan demokrasi di wilayah Lampung berada level sedang. Partai politik juga mempunyai peran pada branding pada pasangan calon sebagai alat untuk penguasaan jabatan publik. Terdapat persaingan branding politik yang terjadi antar pasangan calon dimana hal ini menjadi fokus penelitian penulis dalam karya ini Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi political
branding yang dilakukan oleh kedua pasangan calon bupati Lampung Tengah saat kampanye Pilkada 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif Deskriptif. Metode ini dipilih karena mampu menggambarkan sebuah keadaan atau fakta yang ada di lokasi penelitian dengan terperinci. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta pelaksanaan triangulasi data untuk mencapai keselarasan jawaban. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah teori Kerangka Kerja Penilaian Identitas Merek Politik Pribadi oleh Philbrick dan Cleveland tahun 2015. Infoman yang terlibat dalam penelitian ini adalah 11 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: hasil temuan pada penelitian ini dapat dilakukan pada masing masing dimensi, pada dimensi mantra merek dengan temuan bahwa masing masing pasangan calon meiliki karakter sendiri dan juga memunculkan branding masing masing, pada dimensi Jejak Offline diketahui bahwa pasangan calon 2 dinilai lebih peduli dan lebih dekat dengan masyrakat daripada paslon 1 meskipun mantan seorang bupati, pada dimensi terakhir terkait dengan Jejak online diketahui bahwa kedua paslon sama sama memberikan Riwayat yang baik terlihat pada media social masing masing paslon. Kesimpulan: secara umum hasil penelitian terkait dengan analisis political branding pada 2 paslon yang ada diketahui masing masing paslon sudah membranding diri mereka dengan sebaik mungkin sesuai denga karakteristik masing masing paslon.
Kata Kunci: Political Branding, Bupati kabupaten Lampung tengah Pilkada 2024
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07089/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192702 1
005 _ _ 20260128120117 2
035 # # $a 0010-0126001147 3
245 1 # $a ANALISIS POLITICAL BRANDING CALON BUPATI PADA PILKADA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2024 /$c Mercy Angelita Hakim 4
100 _ # $a Mercy Angelita Hakim 5
300 # # $a 12 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22519 7
700 _ # $a Romi Saputra 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 324.959 818 42 10
084 # # $a 324.959 818 42 MER 11
650 # 4 $a Kampanye Pilkada di Kab Lampung Tengah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tahun 2022, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Provinsi Lampung mempunyai angka sebesar 78,32, mengartikan kehidupan demokrasi di wilayah Lampung berada level sedang. Partai politik juga mempunyai peran pada branding pada pasangan calon sebagai alat untuk penguasaan jabatan publik. Terdapat persaingan branding politik yang terjadi antar pasangan calon dimana hal ini menjadi fokus penelitian penulis dalam karya ini Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi political branding yang dilakukan oleh kedua pasangan calon bupati Lampung Tengah saat kampanye Pilkada 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif Deskriptif. Metode ini dipilih karena mampu menggambarkan sebuah keadaan atau fakta yang ada di lokasi penelitian dengan terperinci. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta pelaksanaan triangulasi data untuk mencapai keselarasan jawaban. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah teori Kerangka Kerja Penilaian Identitas Merek Politik Pribadi oleh Philbrick dan Cleveland tahun 2015. Infoman yang terlibat dalam penelitian ini adalah 11 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: hasil temuan pada penelitian ini dapat dilakukan pada masing masing dimensi, pada dimensi mantra merek dengan temuan bahwa masing masing pasangan calon meiliki karakter sendiri dan juga memunculkan branding masing masing, pada dimensi Jejak Offline diketahui bahwa pasangan calon 2 dinilai lebih peduli dan lebih dekat dengan masyrakat daripada paslon 1 meskipun mantan seorang bupati, pada dimensi terakhir terkait dengan Jejak online diketahui bahwa kedua paslon sama sama memberikan Riwayat yang baik terlihat pada media social masing masing paslon. Kesimpulan: secara umum hasil penelitian terkait dengan analisis political branding pada 2 paslon yang ada diketahui masing masing paslon sudah membranding diri mereka dengan sebaik mungkin sesuai denga karakteristik masing masing paslon. Kata Kunci: Political Branding, Bupati kabupaten Lampung tengah Pilkada 2024 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name