Detail Katalog

ID: 29488
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

MANAJEMEN DATA TERPADU SOSIAL BANUA (DATU SOBAN) DALAM MENDUKUNG PENYALURAN BANTUAN SOSIAL OLEH DINAS SOSIAL DI KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Irfan Baihaqi Mufid

Pengarang:
Irfan Baihaqi Mufid ; Dedi Kusmana
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Bantuan Sosial
Deskripsi Fisik:
18
Nomor Panggil:
361.095 983 611 IRF m
Control Number:
INLIS000000001192719
BIB ID:
0010-0126001164
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Datu Soban merupakan inovasi berbasis e-government
yang dikembangkan untuk mewujudkan sistem pendataan kesejahteraan sosial yang lebih akurat,
terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Permasalahan kemiskinan yang masih
tinggi di Kota Banjarmasin menunjukkan pentingnya data yang valid dan terkini dalam mendukung
program-program bantuan sosial agar tepat sasaran. Terdapat perbedaan data kesmiskinan yang ada
di BPS dan Datu Soban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif
manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) dalam mendukung penyaluran bantuan sosial
oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Metode: Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Datu Soban sudah cukup baik
dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dari indikator-indikator yang ada sudah terlaksana
dengan baik, namun dari segi pembagian tugas dan tanggung jawab masih terdapat permasalahan.
Faktor pendukung dalam manajemen Datu Soban antara lain adalah adanya regulasi yang jelas, sarana
dan prasarana yang lengkap, dan adanya pelatihan serta bimbingan teknis untuk petugas.
Kesimpulan: Manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) Dalam Mendukung Penyaluran
Bantuan Sosial Oleh Dinas Sosial di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan
cukup baik. Namun memang masih ditemukan beberapa hambatan, untuk itu perlunya optimalisasi
pemutakhiran data secara berkala, peningkatan literasi digital masyarakat, dan integrasi sistem antar
lembaga guna mendukung terciptanya tata kelola data sosial yang transparan, akuntabel, dan
berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.
Kata Kunci: Datu Soban, manajemen data, bantuan sosial
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07105/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192719 1
005 _ _ 20260128010611 2
035 # # $a 0010-0126001164 3
245 1 # $a MANAJEMEN DATA TERPADU SOSIAL BANUA (DATU SOBAN) DALAM MENDUKUNG PENYALURAN BANTUAN SOSIAL OLEH DINAS SOSIAL DI KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c Irfan Baihaqi Mufid 4
100 _ # $a Irfan Baihaqi Mufid 5
300 # # $a 18 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23912 7
700 _ # $a Dedi Kusmana 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 361.095 983 611 10
084 # # $a 361.095 983 611 IRF m 11
650 # 4 $a Bantuan Sosial 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Datu Soban merupakan inovasi berbasis e-government yang dikembangkan untuk mewujudkan sistem pendataan kesejahteraan sosial yang lebih akurat, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Permasalahan kemiskinan yang masih tinggi di Kota Banjarmasin menunjukkan pentingnya data yang valid dan terkini dalam mendukung program-program bantuan sosial agar tepat sasaran. Terdapat perbedaan data kesmiskinan yang ada di BPS dan Datu Soban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) dalam mendukung penyaluran bantuan sosial oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Datu Soban sudah cukup baik dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dari indikator-indikator yang ada sudah terlaksana dengan baik, namun dari segi pembagian tugas dan tanggung jawab masih terdapat permasalahan. Faktor pendukung dalam manajemen Datu Soban antara lain adalah adanya regulasi yang jelas, sarana dan prasarana yang lengkap, dan adanya pelatihan serta bimbingan teknis untuk petugas. Kesimpulan: Manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) Dalam Mendukung Penyaluran Bantuan Sosial Oleh Dinas Sosial di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan cukup baik. Namun memang masih ditemukan beberapa hambatan, untuk itu perlunya optimalisasi pemutakhiran data secara berkala, peningkatan literasi digital masyarakat, dan integrasi sistem antar lembaga guna mendukung terciptanya tata kelola data sosial yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik. Kata Kunci: Datu Soban, manajemen data, bantuan sosial 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name