Detail Katalog

ID: 29489
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PROGRAM JEMPUT BOLA UNTUK AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH / Fitrah Alamsyah Nastrun

Pengarang:
Fitrah Alamsyah Nastrun ; Nunung Munawaroh
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Administrasi Kependudukan di Kota
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
Administrasi Kependudukan di Kota FIT e
Control Number:
INLIS000000001192720
BIB ID:
0010-0126001165
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini mengkaji efektivitas Program Jemput Bola
untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten Banggai. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya tingkat aktivasi IKD yang baru mencapai 2,3% dari total penduduk wajib KTP pada triwulan kedua tahun 2024. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi program jemput bola untuk aktivasi identitas kependudukan digital di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten banggai berdasarkan teori budiani. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 informan yang terdiri dari pejabat Disdukcapil, petugas pelaksana, dan masyarakat penerima layanan, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jemput Bola telah diimplementasikan secara sistematis dengan pendekatan cluster yang menjangkau seluruh kecamatan. Capaian program menunjukkan peningkatan signifikan dari 2,49% pada Januari menjadi 4,74% pada November 2024. Berdasarkan empat dimensi efektivitas Budiani, program menunjukkan ketepatan sasaran yang baik namun belum mencapai target 10%. Sosialisasi program telah dilakukan secara komprehensif melalui berbagai media. Pencapaian tujuan program menunjukkan tren positif meski menghadapi kendala infrastruktur dan kepemilikan perangkat. Sistem pemantauan program telah berjalan terstruktur dengan mekanisme pelaporan berjenjang. Kesimpulan: Program Jemput Bola Disdukcapil Banggai mencapai 4,74% aktivasi IKD, masih di bawah target 10%. Program terkendala infrastruktur dan literasi digital rendah, meski upaya optimalisasi telah dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi berbasis desa. Diperlukan inovasi pemantauan dan penguatan infrastruktur untuk meningkatkan
efektivitas
Kata Kunci: Efektivitas Program, Jemput Bola, Identitas Kependudukan Digital, Administrasi
Kependudukan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07106/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192720 1
005 _ _ 20260128010822 2
035 # # $a 0010-0126001165 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PROGRAM JEMPUT BOLA UNTUK AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c Fitrah Alamsyah Nastrun 4
100 _ # $a Fitrah Alamsyah Nastrun 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21235 7
700 _ # $a Nunung Munawaroh 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a Administrasi Kependudukan di Kota 10
084 # # $a Administrasi Kependudukan di Kota FIT e 11
650 # 4 $a Administrasi Kependudukan di Kota 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini mengkaji efektivitas Program Jemput Bola untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banggai. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya tingkat aktivasi IKD yang baru mencapai 2,3% dari total penduduk wajib KTP pada triwulan kedua tahun 2024. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi program jemput bola untuk aktivasi identitas kependudukan digital di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten banggai berdasarkan teori budiani. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 informan yang terdiri dari pejabat Disdukcapil, petugas pelaksana, dan masyarakat penerima layanan, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jemput Bola telah diimplementasikan secara sistematis dengan pendekatan cluster yang menjangkau seluruh kecamatan. Capaian program menunjukkan peningkatan signifikan dari 2,49% pada Januari menjadi 4,74% pada November 2024. Berdasarkan empat dimensi efektivitas Budiani, program menunjukkan ketepatan sasaran yang baik namun belum mencapai target 10%. Sosialisasi program telah dilakukan secara komprehensif melalui berbagai media. Pencapaian tujuan program menunjukkan tren positif meski menghadapi kendala infrastruktur dan kepemilikan perangkat. Sistem pemantauan program telah berjalan terstruktur dengan mekanisme pelaporan berjenjang. Kesimpulan: Program Jemput Bola Disdukcapil Banggai mencapai 4,74% aktivasi IKD, masih di bawah target 10%. Program terkendala infrastruktur dan literasi digital rendah, meski upaya optimalisasi telah dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi berbasis desa. Diperlukan inovasi pemantauan dan penguatan infrastruktur untuk meningkatkan efektivitas Kata Kunci: Efektivitas Program, Jemput Bola, Identitas Kependudukan Digital, Administrasi Kependudukan 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name