Detail Katalog
ID: 29562Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL OLEH DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU / Muhammad Fauzan
Pengarang:
Muhammad Fauzan ; Dwi Indah Kartika
Muhammad Fauzan ; Dwi Indah Kartika
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
permasalahan sosial
Deskripsi Fisik:
13 : Ilus
13 : Ilus
Nomor Panggil:
361.598 143 6 MUH p
361.598 143 6 MUH p
Control Number:
INLIS000000001192793
INLIS000000001192793
BIB ID:
0010-0126001238
0010-0126001238
Catatan
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Kota Batam yang mengalami fluktuasi dan naiknya angka kemiskinan di Kota Batam yang masih memerlukan perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Batam, yang mana keberadaan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tidak hanya menganggu ketertiban umum melainkan juga menunjukkan keterbatasan akses lapngan pekerjaan dan minimnya kesempatan peningkatan keterampilan bagi masyarakat rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui Program Rehabilitasi Sosial oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam dengan menggunakan pendekatan teori pemberdayaan masyarakat Sumodiningrat yang meliputi dimensi enabling, empowering, dan Protecting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis instrumen utama adalah peneliti, dilengkapi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap (9) informan, observasi, dokumentasi, dan triangulasi data. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa dalam dimensi enabling program berhasil menciptakan iklim yang kondusif, seangkan empowering diotemukan program tersebut memberikan penguatan kapasitas penerima manfaat melalui pelatihan keterampilan dan bimbingan kepercayaan diri. Namun pada dimensi protecting terlihat kelemahan dalam jaminan keberlanjutan ekonomi pasca rehabilitasi yang mana kurangnya mekanisme monitoring dan evaluasi sehingga menyebabkan keterbatasan perlindungan agar penerima manfaat benar-benar mandiri secara ekonomi. Faktor penghambat utama adalah keterbatasan kompetensi dan kuantitas sumber daya manusia serta alokasi anggaran yang terbatas, sementara dukungan pemerintah dengan kolaborasi CSR menjadi faktor pendukung yang signifikan. Kesimpulan: Program Rehabilitasi Sosial oleh Dinas Sosial dan pemberdayaan Masyarakat Kota Batam sudah berjalan dengan cukup baik dalam memberdayakan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang termasuk dalam penerima manfaat, namun perlu dilakukan penguatan mekanisme pasca rehabilitasi termasuk untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, alokasi dana berkelanjutan, dan sistem monitoring yang terintegrasi agar kemandirian ekonomi penerima manfaat dapat terwujud secara berkelanjutan. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat; Rehabilitasi Sosial; PMKS
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07174/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192793 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260129092048 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001238 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL OLEH DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU /$c Muhammad Fauzan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Fauzan | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 : $b Ilus | 6 |
| 700 | _ |
# |
$a Dwi Indah Kartika | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 361.598 143 6 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 361.598 143 6 MUH p | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a permasalahan sosial | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Kota Batam yang mengalami fluktuasi dan naiknya angka kemiskinan di Kota Batam yang masih memerlukan perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Batam, yang mana keberadaan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tidak hanya menganggu ketertiban umum melainkan juga menunjukkan keterbatasan akses lapngan pekerjaan dan minimnya kesempatan peningkatan keterampilan bagi masyarakat rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui Program Rehabilitasi Sosial oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam dengan menggunakan pendekatan teori pemberdayaan masyarakat Sumodiningrat yang meliputi dimensi enabling, empowering, dan Protecting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis instrumen utama adalah peneliti, dilengkapi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap (9) informan, observasi, dokumentasi, dan triangulasi data. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa dalam dimensi enabling program berhasil menciptakan iklim yang kondusif, seangkan empowering diotemukan program tersebut memberikan penguatan kapasitas penerima manfaat melalui pelatihan keterampilan dan bimbingan kepercayaan diri. Namun pada dimensi protecting terlihat kelemahan dalam jaminan keberlanjutan ekonomi pasca rehabilitasi yang mana kurangnya mekanisme monitoring dan evaluasi sehingga menyebabkan keterbatasan perlindungan agar penerima manfaat benar-benar mandiri secara ekonomi. Faktor penghambat utama adalah keterbatasan kompetensi dan kuantitas sumber daya manusia serta alokasi anggaran yang terbatas, sementara dukungan pemerintah dengan kolaborasi CSR menjadi faktor pendukung yang signifikan. Kesimpulan: Program Rehabilitasi Sosial oleh Dinas Sosial dan pemberdayaan Masyarakat Kota Batam sudah berjalan dengan cukup baik dalam memberdayakan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang termasuk dalam penerima manfaat, namun perlu dilakukan penguatan mekanisme pasca rehabilitasi termasuk untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, alokasi dana berkelanjutan, dan sistem monitoring yang terintegrasi agar kemandirian ekonomi penerima manfaat dapat terwujud secara berkelanjutan. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat; Rehabilitasi Sosial; PMKS | 12 |
| 856 | # |
# |
$a - | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jan 2026